Warna Sumut: Hankam
Showing posts with label Hankam. Show all posts
Showing posts with label Hankam. Show all posts

Thursday, January 14, 2021

Tekab Polsek Sunggal Polrestabes Medan Ungkap Curanmor


warnasumut.com - Medan. Setelah bekerja keras selama sekitar 2 bulan, akhirnya petugas Tekab Polsek Sunggal Polrestabes Medan berhasil meringkus pelaku curanmor an. AS als Ari Pelong (29), warga Jl Binjai km 13,5 Desa Mulio Rejo, saat berada di rumahnya.

Keberhasilan tersebut disampaikan oleh Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak SE MH, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (14/01)

Disampaikan Kanit, penangkapan tersebut berawal dari laporan pengaduan korban INTAN P (34), warga Jl. Mesjid Desa Paya Geli Kec. Sunggal DS, atas pencurian sepeda motor merk Honda Scoopy BK 2055 ABF, yang dialaminya ke Polsek Sunggal pada tanggal 18 Nopember 2020 saat sepeda motor diparkirkan di depan rumah korban.

Setelah menerima laporan pengaduan korban, selanjutnya Tekab Polsek Sunggal melakukan olah TKP dan penyelidikan guna mengumpulkan saksi dan barang bukti.

Dari hasil penyelidikan, diduga kuat bahwa pelaku yg mengambil sepeda motor korban adalah tersangka AS alias Ari Pelong sehingga segera dilakukan pengejaran, namun tersangka AS cukup licin menghindari kejaran petugas.

"Namun, tambah Kanit lagi, pada hari Rabu (13/01), petugas mendapatkan informasi bahwa tersangka sedang berada di rumahnya sehingga langsung dikejar. Setelah dipastikan orang yang dicari sedang berada di rumahnya, petugas langsung menyergap sehingga tersangka tidak berkutik lagi dan mengakui perbuatannya telah mengambil sepeda motor korban. Selain itu, tersangka juga menerangkan telah mengambil sepeda motor yg lain di Pondok Miri Desa Sei Semayang Kec. Sunggal DS, yang mana kedua sepeda motor telah dijual kepada S dan G yang masih kita kejar", imbuhnya lagi.

"Dari tersangka berhasil kita amankan barang bukti berupa 1 helai baju kaos warna hitam dan 1 buah kunci letter T sebagai alat yg dipergunakan untuk mengambil sepeda motor, terhadap tersangka AS alias Ari Pelong kita persangkakan melanggar pasal 363 (1) KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara", pungkas Kanit mengakhiri. (Rizky Zulianda)

Tuesday, January 12, 2021

KPK Akui Telah Menerima Laporan Masyarakat Mengenai Dugaan Korupsi


warnasumut.com - Jakarta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akui telah menerima laporan masyarakat mengenai dugaan korupsi proyek pembangunan ratusan toilet disejumlah institusi pendidikan di Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

 Pelaksana Tugas Juru Bicara (Plt Jubir) Penindakan KPK, Ali Fikri menyatakan, bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan verifikasi data.
"Sudah ada verifikasi dan telaah oleh tim pengaduan masyarakat KPK kepada pihak masyarakat pelapor. Namun demikian tentu terkait materi laporan tidak bisa kami sampaikan," kata Ali saat dihubungi, Senin (11/1/2021).


Dikatakan Ali, verifikasi dilakukan untuk mengetahui apakah laporan itu masuk ke ranah tindak pidana korupsi atau bukan. Jika laporan dikategorikan sebagai korupsi, Ali meyakini maka KPK akan memproses lebih lanjut.
"Setelah diverifikasi data, KPK tentu akan melakukan langkah-langkah berikutnya sebagaimana hukum yang berlaku," tandasnya.


Sebelumnya, proyek pembangunan toilet dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemerintah Kabupaten Bekasi sebanyak 488 toilet senilai Rp200 perunit yang menyedot anggaran Rp98 miliar dari APBD-P Kabupaten Bekasi tahun 2020 viral di media sosial.

Salah satu kontraktor berinisial GN mengaku untuk pembangunan perunit toilet sekolah berikut uang koordinasi lapangan dan setoran 10 persen setelah dipotong pajak sampai selesai hanya menghabiskan modal sebesar Rp47 juta sudah berikut bahan material dan jasa tukang. (Redaksi Warna Sumut)

Irdam I/BB Brigjen TNI Gamal HP Ingatkan Prajurit Bijak Gunakan Medsos


warnasumut.com - Medan. Inspektur Kodam I / BB Brigjen TNI Gamal Haryo Putro SIP, MHum, MSS mengingatkan seluruh prajurit jajaran Kodim 0201/BS bijak menggunakan media sosial dengan hal hal positif yang bermanfaat buat orang banyak.

Demikian disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Makodim 0201/BS Jalan Pengadilan  No 8 Medan Petisah, Senin pagi (11/01/2021).


Irdam I/BB meminta, prajurit agar manfaatkan medsos secara arif dan bijaksana sesuai fungsi tugas sebagai satuan teritorial guna mewaspadai gejala serta kerawanan yang timbul di dalam kehidupan masyarakat yang berpotensi menjadi ancaman bagi kehidupan bangsa. 

"Melalui medsos, hal buruk dan baik itu secara cepat diketahui oleh masyarakat. Kalau kalian melakukan hal yang buruk, dengan segera ini akan mengurangi kepercayaan masyarakat kepada kita (TNI), tetapi untuk menyandang hal yang baik tidak mudah, maka saya sarankan di setiap Kodim harus ada semacam Satgas Penerangan," imbaunya. Brigjen Gamal Haryo Putro.


Brigjen Gamal Haryo Putro. juga memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada personel Kodim 0201/BS untuk menguatkan Ideologi Pancasila kepada masyarakat guna mengawal keutuhan dan kedaulatan bangsa.

"Tantangan Satkowil yang pertama dan paling menonjol adalah membumikan Ideologi Pancasila dengan melakukan pendekatan yang atraktif kepada masyarakat sehingga mampu memberikan pengaruh positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Dalam kunjungannya, Irdam I/BB disambut Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar SIP dan para Perwira, staf serta Danramil jajaran Kodim 0201/BS, disusul pemberian hormat jajar oleh personil jaga plankton ketika Brigjen TNI Gamal Haryo Putro tiba di Makodim.

Kunker Irdam I/BB tersebut merupakan kegiatan pendahuluan dalam rangka pengawasan dan pemeriksaan akhir (post audit) terhadap program kerja Kodim 0201/BS TA 2020 yang telah dilaksanakan, sekaligus memberikan arahan dan penekanan tentang pelaksanaan program kerja yang akan dilaksanakan Tahun 2021.

Dandim 0201/BS dalam kesempatan itu menjelaskan kepada Irdam I/BB tentang kondisi satuan saat ini, termasuk hal-hal menonjol di disatuan dan jajarannya.

Dandim sangat berharap arahan dan petunjuk dari Irdam I/BB, khususnya terkait dengan pengawasan dan pemeriksaan maupun tentang bagaimana seharusnya program dan anggaran Tahun 2021 dijalankan. 

"Selanjutnya kami mohon petunjuk dan arahan tentang pelaksanaan program kerja dan anggaran Tahun 2021 ini, sehingga kami dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik di masa yang akan datang," jelas Dandim.

Dalam giatnya, Brigjen Gamal Haryo Putro juga meninjau beberapa bangunan yang berada di Makodim 0201/BS Medan dan proses pembangunan kantor Persit, kantin dan koperasi yang sedang berjalan.

Sumber : Avid - Pewarta

Monday, January 11, 2021

Pelaku Pembunuh Wanita Hamil Berhasil Di Tangkap Polisi

Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja (kemeja hitam)

warnasumut.com - Medan. Polisi berhasil menangkap pelaku seorang wanita hamil inisial F, yang ditemukan di kawasan Jalan Medan-Binjai Sumatera Utara, Pelaku inisial WD itu ditangkap di wilayah Labuhanbatu, Sumut.

Sudah ditangkap, Tersangka diamankan saat hendak melarikan diri di wilayah Labuhanbatu," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi di Mapolda Sumut, Minggu (10/1/2021).

Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan bahwa pelaku merupakan pacar korban. Pelaku menghabisi nyawa korban menggunakan pisau.


Setelah ditangkap, polisi kemudian meminta tersangka untuk menunjukkan barang bukti yang dia gunakan untuk melakukan pembunuhan dan penganiayaan, Saat diminta menunjukkan barang bukti, tersangka melakukan perlawanan kepada petugas.

Pada saat pencarian barang bukti yang ditunjukkan pelaku, pelaku berusaha menganiaya anggota, Itu satu anggota ada yang luka, kemudian dilakukan tindakan tegas oleh aparat," jelas Tatan.

Selain itu, Tatan juga mengungkap motif WD membunuh F. Menurutnya, WD tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan F.

Jadi kalau motif yang pertama, yang bersangkutan (pelaku) dimintai pertanggung jawabannya, Korban hamil 4 bulan, tersangka tidak mau," ungkap Tatan.

Tidak hanya melakukan pembunuhan kepada F. Tatan mengatakan WD juga melakukan penganiayaan kepada pria berinisial IM di Jalan Nibung, Medan.

Selesai melakukan pembunuhan kepada saudari F, kemudian pada pukul 22.30 WIB tersangka melakukan penganiayaan berat kepada IM," ucap Tatan.

Akibat dari penganiayaan ini korban IM kritis. Motif penganiayaan ini karena dipicu rasa cemburu. 

Korban IM itu ada 10 bacokan, tangan kanan cacat permanen. Motifnya cemburu," jelasnya.

Seperti diketahui, mayat F ditemukan pada Selasa (5/1) malam. Saat mayatnya ditemukan, F mengenakan kerudung hitam, kemeja biru gelap dan rok cokelat kemerahan. (Rizky Zulianda)

Warga Tangkap Tiga Oknum Polisi Saat Memakai Narkoba

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi

warnasumut.com - Labuhanbatu. Tiga oknum polisi di Labuhanbatu, Sumatera Utara, ditangkap oleh warga, Penangkapan ini dilakukan saat ketiganya sedang menggunakan narkoba.

jadi kejadiannya itu tanggal 5 Januari 2021 sore, Ada sekelompok masyarakat yang melakukan penggerebekan terhadap oknum anggota Polri (saat menggunakan narkoba)," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, di Mapolda Sumut, Minggu (10/1/2021).

Hadi mengatakan oknum anggota polisi yang ditangkap itu berpangkat Bripka dan Brigadir. Dua orang oknum disebut bertugas di Ditpolair dan satu lagi di Polsek.

Hadi menjelaskan ketiga oknum polisi ini sudah dipindahkan ke Polres Labuhanbatu. Ketiganya juga sudah dibawa ke Propam untuk dilakukan pemeriksaan.

Kemudian tindak lanjut pemeriksaan juga sudah dilakukan oleh Propam Polres yang bekerjasama dengan Propam Polda," tutur Hadi.

Hadi kemudian mengucapkan terimakasih kepada warga yang telah melaporkan oknum polisi menggunakan narkoba, Dia mengatakan pihaknya akan menindak seluruh orang yang kedapatan melakukan penyalahgunaan narkoba.

Bapak Kapolda sudah berkali-kali menekankan tidak ada tempat untuk pelaku penyalahgunaan narkoba siapapun dia, Kasusnya berlanjut baik etik maupun pidana," jelasnya. (Redaksi Warna Sumut)

Sunday, January 10, 2021

Pak Polisi !!! Masyarakat Resah, Tangkap Bandar Judi Tembak Ikan Di Medan Utara

warnasumut.com - Medan. Hingga kini lokasi judi tembak ikan yang beromset jutaan rupiah per hari nya masih bebas beroperasi di Wilayah Medan Utara, Kota Medan – Provinsi Sumatera Utara. Sabtu (5/9/2020).

Pantauan awak media lokasi Judi Tembak Ikan tersebut dengan terang terangan melakukan aktivitas  di tengah  tengah pemukiman masyarakat di Medan Utara.

Warga Belawan enggan disebutkan identitasnya, berharap kepada pihak kepolisian Polres Pelabuhan Belawan segera tindak lokasi judi Tembak Ikan tersebut yang selalu membuat keresahkan masyarakat.

Sekaligus tangkap bandar Judi Tembak Ikan itu yang dengan sengaja membuka lapak judi nya di tengah – tengah pemukiman masyarakat Medan Utara.

Akibat maraknya lokasi Judi Tembak Ikan di wilayah Medan Utara ini dapat merusak masa depan generasi anak bangsa. Tandasnya.

“Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek  tidak bisa dikonfirmasi awak media ,bahkan salah seorang penjaga lokasi membawa bawa nama akp jonny mantang waka polres pelabuhan belawan yang bertugas di kasi voropos poltabes medan.
Diminta kepada kapolda tindak judi ikan  yang bebas di pemukiman masyarakat, pabila di biarkan maka masyarakat akan bertindak. (Redaksi Warna Sumut)

Friday, January 8, 2021

Usai Transaksi Sabu, Kecik Diciduk Satresnarkoba Polres Sergai


warnasumut.com - Serdang Bedagai. Usai transaksi narkoba jenis sabu, Restu Pringadi aliad Kecik (30) disergap Satresnarkoba Polres Sergai, Selasa (5/1/2021) sekira pukul 17.00 WIB. 

Pedagang asongan tersebut ditangkap di lingkungan tempat tinggalnya di Lingkungan Kampung Tempel, Kel.Simpang Tiga Pekan, Kec.Perbaungan Kab.Sergai. 


Dari tersangka petugas Satresnarkoba Polres Sergai mengamankan barang bukti, 1 buah kotak rokok yang berisikan, 1 kaca pirex,1 pipet plastik yang ujungnya diruncingkan atau sekop,1 plastik klip yang didalamnya berisikan 19 plastik kecil, 5 plastik klip sedang kosong. 

Dan 1 plastik klip ukuran sedang, 6 plastik klip ukuran kecil yang berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto 1,2 gram serta 1 unit HP merk Samsung. 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH MHum mengatakan, Jumat (8/1/2021), bahwa penangkapan tersangka menindaklanjuti informasi masyarakat tentang jual beli narkotika jenis sabu yang dilakukan Kecik. 

Kemudian dilakukan penyelidikan dan setelah keberadaannya diketahui tim langsung menuju TKP dan langsung mengamankan tersangka dan ditemukan barang bukti. 

Saat dilakukan introgasi awal tersangka menerangkan memperoleh barang bukti dari seorang bernama Ipul  dan diterima melalui Yani Tobing, lalu tim langsung menuju rumah keduanya namun tidak berada dirumah. 

Selanjutnya tim mengamankan tersangka dan  barang bukti ke Mapolres Sergai. 

" Tersangka dijerat pasal 114 subs 112 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," Ungkap Kapolres. (Julian)

Warga negara Nigeria Melakukan Penikaman Terhadap Polwan

Pria berinisial DMM asal Nigeria penikam Polwan penyidik Narkoba Polrestbes Medan.

warnasumut.com - Medan. Tahanan Polrestabes Medan inisial DMM yang melakukan penikaman terhadap Aipda MM, seorang Polisi Wanita (Polwan), kini masih diobservasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) DR Muhammad Ildrem.

Warga negara Nigeria inisial DMM yang merupakan tahanan dalam kasus narkoba itu, melakukan penikaman dengan menggunakan gunting terhadap Aipda MM.

Djon Edison Purba, Kasi Keperawatan dan Rehabilitasi RSJ DR Muhammad Ildrem, menyampaikan DMM dirawat di Ruang Sibayak.

"Saat ini pasien dirawat di Ruang Sibayak, untuk kondisi kita masih lakukan pemeriksaan dan observasi, dan hasilnya belum dapat kita ketahui, apakah menderita gangguan jiwa atau tidak, sebab 2 minggu baru bisa kita ketahui hasilnya," ucap Djhon Edison Purba di Medan, Kamis (7/1/2021).

Kata Djhon Purba, DMM saat ini masih sedang dalam observasi dan tidak boleh diberi terapi, Ia dirawat di ruang tersendiri.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian masih melakukan pengamanan terhadap pasien.

Penjagaan berlangsung 24 jam oleh 10 orang polisi sejak DMM dirawat di ruangan rumah sakit tersebut.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi beberapa waktu lalu kepada awak media menjelaskan bahwa proses hukum terhadap DMM akan terus diproses. (Redaksi WarSu)

Wednesday, January 6, 2021

Kajari Mahayu Kembangkan Perkara Buldoser Rp 8,4 Miliar


warnasumut.com - Cikarang. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Mahayu Dian Suryandari meminta agar masyarakat ikut mengawasi perkara pengadaan buldoser Rp 8,4 Miliar yang sedang diproses jajarannya.

“Tolong diawasi supaya tidak aneh aneh,” singkatnya ketika press ghatering beberapa hari lalu.

Mahayu pun mengungkapkan, adanya dugaan korupsi di Dinas LH kabupaten Bekasi tentang pengadaan alat berat Buldozer sebanyak 3 unit dengan menyerap anggaran dari APBD tahun 2019 Kabupaten Bekasi, mengundang banyak pertanyaan  publik.

“Dari sejak Bulan Oktober sudah mulai menangani kasus tersebut. Namun kendalanya untuk saat ini saksi-saksi baru beberapa yang memberikan keterangan yang dapat dihimpun dan datanya masih perlu kita kembangkan lagi,” kata wanita yang pernah duduk sebagai Kepala TU Pimpinan (Katup) Kejaksaan Agung tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Senin, (26/10/2020) mengungkap, jajarannya sedang melakukan pengungkapan kasus pengadaan alat berat tahun anggaran 2019 dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi senilai Rp8,4 Miliar.

Untuk diketahui alat berat yang dimaksud yaitu bermerk Zoomlion type zd220s-3 sebanyak 3 unit, pengadaan tahun anggaran 2019 dengan nilai Rp 8,4 Miliar. Dalam perjalanan kasus ini 10 orang sudah diperiksa yakni PPTK, PPK, Pokja ULP, pemenang tender yang juga kontraktornya 2 orang. (Tim)

Resahkan Warga, Pengedar Sabu Ditangkap Usai Dilaporkan Melalui Aplikasi Horas Paten


warnasumut.com - Simalungun. Seorang pemuda yang kesehariannya mengedarkan narkotika jenis sabu ditangkap Sat Res Narkoba Polres Simalungun. Pria berinisial AYD atau Congek itu tak berkutik saat diamankan dari rumahnya, Selasa (05/01/2021) di Jalan Asahan Km 8, Dolok Hataran, Kecamatan Siantar. 

Congek diketahui sudah sering meresahkan warga sekitar lingkungannya karena aktivitas menjajakan barang haram itu. Sehingga warga membuat laporan ke pihak berwajib melalui aplikasi Horas Paten Simalungun. 

Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP Lukman Hakim Sembiring menerangkan, atas dasar laporan itu kemudian tim opsnal bergerak ke rumah Congek yang sudah dijadikan tersangka itu. 

Polisi menemukan Congek sedang berada di rumahnya dan langsung melakukan penggeledahan. Dari dia ditemukan barang bukti berupa 4 bungkus plasti klip narkoba jenis sabu dengan berat 0,76 gram, 1 kotak kecil plastik transparan serta 4 plastik klip transparan kosong dan sebuah mancis. 

Ketika diinterogasi, Congek mengaku barang haram itu didapatnya dari seorang warga Sionggang, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. 

"Tersangka dan barang bukti selanjutnya dibawa ke markas untuk diproses lebih lanjut. Kita juga akan melakukan pengembangan," pungkas AKP Lukman. (Redaksi Warna Sumut)

Pasca Hujan Deras, Kapolres Serdang Bedagai Cek Ruang Tahanan Polsek Perbaungan & DAM Sungai Baungan


warnasumut.com - Sergai. Pasca terjadinya banjir di Mako Polsek Perbaungan, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH,MHum mengecek ruang tahanan Polsek Perbaungan dan DAM Sungai Baungan, Rabu (6/1/2021) siang.

Awalnya Kapolres mengecek tahanan Mapolsek Perbaungan dan melanjutkan ke lokasi DAM Sungai Baungan Jl. Kabupaten Perbatasan, Kel. Simpang Tiga Pekan dan Desa Kotagaluh.

Turut hadir, Kabag Ops Kompol T. Manurung, Kasat Lantas, AKP Agung Basuni, Kasat Reskrim, AKP Pandu Winata, Kasat Sabhara, AKP Abdul Rahman, Kapolsek Perbaungan, AKP V. Simanjuntak, Camat Perbaungan, Erfin Farchrurazi,  dan Kasat Tahti, IPTU T. Hutagalung.

" Akibat curah hujan tinggi Mako Polsek Perbaungan mengalami peningkatan debit air sekira pukul 02.00 WIB dengan mancapai tinggi air sekitar 50 cm.

Ruang Tahanan (RTP) Polsek Perbaungan mengalami kebanjiran dan sebanyak 36 orang tahanan Polsek Perbaungan terendam banjir," ujar kapolres.

Sewaktu pengecekan DAM irigasi Sungai Baungan di Jl. Kabupaten Perbatasan Desa Kotagaluh dengan Desa Simp. Tiga Pekan Perbaungan.

DAM irigasi Sungai Baungan sudah dibuka  dengan menggunakan Crine.

Untuk itu, sambung kapolres, mengupayakan tahanan untuk di evakuasi Ke Polres dan Polsek sejajaran 

Selanjutnya, sebanyak 2  pintu air Sungai Perbaungan dilakukan pembukaan paksa lantaran kran penutup hilang.

Selanjutnya berkordinasi dengan dinas terkait dalam perbaikan pintu A
Air Sungai Baungan. Dan Hingga saat ini debit air sudah menurun, evakuasi tahanan dilakukan dengan situasi aman dan kondusif, pungkas kapolres. (Redaksi Warna Sumut)

Jalin Sinergitas, Pangdam I/BB Silaturrahmi Ke Polres Bukittinggi


warnasumut.com - Bukittinggi. Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin SIP MM usai meninjau kesiapan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/BRS melaksanakan Silaturahmi ke Polres Bukittinggi di Kota Bukittinggi Rabu, 6 Januari 2021. 

Kedatangan Pangdam di sambut oleh Kapolres Bukittingi AKBP Dody Prawiranegara beserta PJU Polres dan Ibu Bhayangkara yang diawali dengan jajar kehormatan dari anggota Polwan Polres 
Bukittinggi. 

Usai penyambutan dilanjutkan dengan acara silaturrahmi di Aula Polres, dalam sambutannya Kapolres menyampaikan rasa bangga dan ucapan terimakasihnya kepada Pangdam I/BB atas berkenannya berkunjung ke Polres. 

"Kami sangat bangga dan ucapan terimakasih kepada Pangdam I/BB yang berkenan hadir di tempat kami dan baru kali ini Pangdam berkunjung ke Polres Bukittinggi". 

Kapolres menyampaikan  bahwa bangunan Polres Bukittinggi adalah bangunan Pertama Pendidikan Polwan di Indonesia. 

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin SIP, M.M, menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutannya saya sangat bangga dengan apa yang sudah dilakukan oleh Polres Bukittinggi yang telah bersinergi dengan Kodim 0304/Agam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam penanganan Covid 19.

Lebih lanjut Pangdam juga menyampaikan terimakasih atas peyelesaian permasalahan yang terjadi beberapa waktu lalu tentang kejadian Moge di Kota Bukittinggi dan penyelesaiannya sedang berjalan serta telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada, tutur Pangdam I/BB

"Untuk itu mari kita jaga Sinergitas TNI-Polri yang selama ini sudah terjalin dengan baik, agar ke depan sinergitas TNI-Polri semakin solid dalam melaksanakan tugas dan pengabdian untuk masyarakat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah guna menciptakan suasana yang kondusif serta mempertahankan NKRI, pungkas Mayjen Hassanudin.

Turut hadir dalam acara Ketua Persit KCK PD I/BB, Danrem 032/WBR serta PJU Kodam I/BB. (Avid)

Demi Narkoba, Pria Di Langkat Sumut Paksa Istri Jual Diri Dan Siksa 2 Anak Kandung


warnasumut.com - Langkat. Sumisno warga Desa Bukit Besilam Lambasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, ditangkap petugas Kepolisan Polres Langkat.

Pasalnya, bapak dua anak itu selain memukuli dua anak kandungnya, dia juga memaksa sang istri menjual diri. Semua itu dilakukan Sumisno, karena kecanduan narkoba jenis sabu-sabu.

Terbongkarnya aksi bejat pelaku setelah video dia menyiksa istri dan anaknya viral di media sosial Dalam video viral tersebut, Sumisno terlihat sedang mengamuk dan menganiaya anaknya yang berusia 15 tahun. Video penyiksaan tersebut direkam oleh bidan desa, yang kebetulan sedang berada di rumah pelaku karena mengobati anak ketiga pelaku yang sakit.

Menindak lanjuti peristiwa tersebut Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga kemudian memerintahkan personel Satreskim untuk mendatangi rumah pelaku di Desa Bukit Besilam Lambasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.

Pelaku ternyata sudah melarikan diri, namun berhasil ditangkap petugas di dalam bus di Terminal Pasar 10, Kecamatan Hinai Langkat,” kata Kapolres, Selasa 5 Desember 2021.

Dari pemeriksaan petugas, pelaku mengaku khilaf memukuli anak anaknya. Kanit PPA Polres Langkat Iptu Nelson Manurung menyatakan tersangka akan dikenakan pasal penyiksaan dan perlindungan perempuan dan anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Pelaku diduga melakukan penyiksaan karena pengaruh narkoba jenis sabu sabu dan himpitan ekonomi,”Ujarnya. (Red-WarSu)

Tuesday, January 5, 2021

Terdakwa Penganiaya Wartawan Aceh Timur Divonis 2 Bulan Penjara, 5 Bulan Percobaan


warnasumut.com - Aceh Timur. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Idi Aceh Timur yang di pimpin hakim tunggal Tri Purnama, SH memvonis terdakwa Ridwan Ibrahim (35 tahun) bersalah dalam perkara percobaan penganiyaan terhadap Azhar Bin Mukhtar alias Rais Azhary (wartawan) dari media cetak&online yang terjadi di halaman sebuah Caffe Desa Tanjong Minje Kecamatan Madat Aceh Timur. Pada tanggal 29 September 2020 lalu. 

Berdasarkan. A. Laporan Polisi Nomor : LP/115/Res.1.18./X/2020/SPKT, tanggal 1 Oktober 2020. Pelapor Azhar Bin Mukhtar.

B. Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sp.Dik/127/XII/RES.1.6/2020/Reskrim, tanggal 22 Desember 2020. Tentang tindak pidana penganiayaan ringan sebagaimana dimaksud dalam pasal 352 KUHPidana.
 
Dalam vonis yang dibacakan oleh Hakim Pengadilan Negeri Idi Aceh Timur, Senin 4 Januari 2020. Ridwan Ibrahim dinyatakan bersalah dan dihukum penjara 2 (dua) bulan dengan hukuman percobaan 5 (lima) bulan. Kepada terdakwa, hakim juga memutuskan membebankan biaya perkara sebesar Rp 2000. (Dua ribu Rupiah).

Amatan media ini di persidangan yang dibuka untuk umum. Oleh Hakim tunggal Pengadilan Negeri Idi menyebutkan, hukuman badan tidak perlu dijalani terdakwa kecuali dalam waktu lima bulan yang bersangkutan melakukan tindak pidana.

Pada vonisnya, majelis hakim menyatakan unsur-unsur pasal 352 Ayat 1 KUHP bahwa unsur percobaan penganiayaan yang dilakukan terdakwa terhadap saksi korban Azhar bin Mukhtar pada hari, Selasa 29 September 2020 sekitar pukul 15.40 WIB di Desa Tanjong Minje Kecamatan Madat Aceh Timur terbukti. Oleh karenanya dakwaan alternatif tentang perbuatan tidak menyenangkan terhadap saksi korban.

Terhadap putusan itu, Ridwan Ibrahim terlihat tidak merasa keberatan dan ia pun tidak ditahan. 

Sedangkan Azhar bin Mukhtar (wartawan) saksi korban yang menyaksikan persidangan itu mengatakan puas dengan putusan hakim. "Saya tidak tidak meminta dia dihukum enam atau lima bulan penjara, yang penting dia (terdakwa) dinyatakan bersalah, dan tidak lagi bertindak arogan, karena negara kita adalah negara hukum dan ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua," ucapnya. (Avid)

Sat Reskrim Polres Simalungun Gelar Rekontruksi Kasus Tewasnya Seorang Maling


warnasumut.com - Simalungun. Sat Reskrim Polres Simalungun melaksanakan Gelar Rekontruksi menggelar rekonstruksi adegan penganiayaan terhadap korban Youvanry Aldryansyah Purba (21) warga Komplek SD 2 Serbalawan, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Senin (4/1/2021) di Halaman Kantor Satreskrim Polres Simalungun, Pematangraya.

Kapolres Simalungun Akbp Agus Waluyo, S.I.K., menyampaikan bahwa “Menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat, ketika mendapati seorang melakukan tindak pidana  sebagaimana contoh pelaku pencurian",  kita semua tidak berhak untuk mengadili maupun menghakimi pelaku yang diduga melakukan pencurian dengan melakukan penganiayaan hingga meninggal dunia.


"Semua warga negara secara hukum mendapat perlakuan yang sama" (pasal 27 UUD 1945) dan semua orang memiliki hak hidup yang dilindungi UU No 39 Tentang Hak Azasi Manusia. 

Jadi saya himbau jika masyarakat mendapati atau menemukan terduga pelaku pencurian maka serahkanlah kepada pihak Kepolisian terdekat,” kata Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK, saat usai menggelar rekonstruksi adegan penganiayaan terhadap korban Youvanry Aldryansyah Purba (21) warga Komplek SD 2 Serbalawan, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Senin (4/1/2021) di Halaman Kantor Satreskrim Polres Simalungun, Pematangraya.


Setidaknya ada 25 adegan yang diperankan oleh para tersangka terkait peristiwa diduga penganiayaan terhadap korban Youvanry Aldryansyah Purba hingga meninggal dunia di TKP, yang terjadi di Komplek Perumahan PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (PT BSRE) Merangir, Nagori Dolok Melangir I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Minggu (27/12/2020) dini hari pagi. Dengan menghadirkan 6 tersangka, khusus pelaku dibawah umur dengan didampingi Bapas/Litmas Kelas IA Medan, pihak Kejaksaan Negeri Simalungun, Kasat Reskrim Polres Simalungun, Keluarga Korban, Keluarga tersangka, Pengacara tersangka, dan dikawal ketat dari personel Satreskrim Polres Simalungun.

Dari kegiatan gelar rekontruksi yang dilaksanakan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun dapat diketahui peran dari para tersangka, HN sebagai pemilik rumah berperan Menangkap Korban, Memukul wajah korban, Mengikat korban dengan tali, Memukul Kepala Korban dengan menggunakan Telenan selanjuntnya Peran Pelaku anak HN berinisial AR (16 THN) Memukul korban secara berulang ulang dengan tangan dan memijak tubuh korban, Mengambil tali pinggang utk mengikat kaki korban selanjutnya Peran Pelaku masih anak HN berinisial IM (15thn) Menendang wajah korban, dada korban dan memijak punggung korban dan Peran TSK HS (sekuriti) Mengikat korban, Memijak badan korban dan kaki, Menekan dada, serta memukul wajah korban, Peran tsk HS (Sekuriti) Mengikat, Memijak korban, Peran tsk SA (Sekuriti) Mengikat korban, Menekan pinggang dengan lutut, Mengunci tangan korban kebelakang punggung.


Pada peragaan adegan ke-21, disaat korban meronta dan berusaha melepaskan diri dari para tersangka, tersangka H mengambil telenan (sakkalan) yang berada dekat dengan kepala korban dan dipukulkan ke bagian kepala korban. Sementara itu keadaan dan posisi korban dijelaskan dari mulai adegan ke-8 dan 9 dimana saat korban hendak melarikan diri berhasil diamankan terlebih dahulu oleh tersangka H yang selanjutnya dibantu oleh kedua anaknya (AR dan IM). Kemudian, korban dalam keadaan terlentang dilantai teras dapur, HS langsung menekan dada korban dengan cara menindihnya menggunakan lutut kaki kanan dan dibantu AR dan IM (adegan ke-10) sembari meneriaki maling…maling.

Selang beberapa saat datang 2 orang petugas security HSD dan HS di TKP dan langsung membantu HS dengan mengambil alih dan menarik tangan korban kebagian belakang badan korban sehingga posisi korban telungkup dengan tangan keatas punggung sambil menekan tubuh korban (adegan ke-11). Dalam keadaan telungkup, korban berusaha bangkit dengan meronta ingin melepaskan dari, sehingga HSD memiting leher dan kepala korban yang dalam keadaan masih telungkup. Saat HSD memiting kepala korban, paha sebelah kiri HSD sempat digigit korban (adegan ke-12), Pada saat posisi korban sudah dalam keadaan kakinya terikat, datanglah tersangka SPL seorang petugas security juga yang langsung membantu para tersangka lainnya dengan menangkap tangan kanan korban dan tangan kiri korban dipegang oleh HS dan H. 


Dalam adegan ke-20, korban terus berusaha meronta-ronta walau dalam posisi terlentang dan terus berusaha menghindar saat akan diikat kembali. Kemudian korban dalam posisi telungkup, SPL menduduki bagian belakang korban dan melakukan mengunci dengan menarik tangan kiri korban kebagian belakang dibantu HS menarik tangan kanan korban juga kebagian punggung dan HSD memijak-mijak kaki korban, pada saat korban berusaha melepaskan diri HN memukulkan telenan kearah kepala korban sebanyak 1 kali, dan HN memanggil sekuriti ZN dan SA untuk memborgol tersangka, diduga pada saat itu korban sudah meninggal dunia diperkuat oleh keterangan SA yang mencoba mengecek nadi pada leher korban dan mengetahui bahwa nadi korban tidak berdenyut lagi.

Kasat Reskrim Polres Simalungun Akp Rachmat Aribowo, S.I.K, MH., menyampaikan bahwa kasus ini juga banya mencuri perhatian Masyarakat Awam sampai Warganet/Netizen yang menimbulkan asumsi-asumsi yang negative kepada Pihak Kepolisian selaku Penegak Hukum, namun dapat diketahui bahwa Polisi hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberi kepastian hukum, dan Akp Aribowo berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Sumber : Humas Polres Simalungun

Monday, January 4, 2021

Penekanan Danramil 03 Serengan Saat Apel Pagi, Inilah Jawabannya


warnasumut.com - Surakarta. Tahun 2021 sudah memasuki Hari ke 4 Maka Komandan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Tri Sakti K memberikan penekanan kepada anggota pada saat apel Pagi bertempat di Ruang Data, (4/01) 

Adapun penyampaian Danramil Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Laksanakan tugas pokok dengan sungguh sungguh tanpa ada pamrih, Yakinkan Aman diwilayah dan apabila ada hal menonjol di wilayah masing masing.


Babinsa wajib mengetahui Bangsit dan segera laporkan pada kesempatan pertama Jaga dan pertahankan kekompakan, karena selama ini sudah bagus Hindari pelanggaran sekecil apapun Selalu menjaga kesehatan Sterilkan diri sebelum kembali kerumah masing2 bertemu keluarga, 

Danramil menambahkan laksanakan Patroli diwilayah untuk menghimbau Masyarakat yang bergerombol/bekerumun, Physical Distancing, menggunakan masker selalu Pedomani Protokol kesehatan (Covid -19) Pemkot Surakarta dan jajarannya akan menindak secara tegas maupun Sangsi sosial. 

Apa bila masih kedapatan warga masyarakat yang melanggar protokol kesehatan serta apa bila ada saudara/keluarga yang teridikasi virus Corona agar segera di sampaikan kepada satuan supaya cepat di ambil keputusan lebih lanjut, pungkasnya 

Setealah apel pagi dilanjutkan pembersihan pangkalan dan dilanjutkan Pemantauan wilayah binaan masing-masing. (Agus Kemplu)

Sunday, January 3, 2021

Di Hukum 6 Tahun Penjara, Pimpinan Teroris Bom Polrestabes Medan

warnasumut.com - Medan. Pimpinan teroris bom Porestabes Medan, Salman Alfarizih (42) dihukum 6 tahun penjara. Salman terbukti sebagai Ketua JAD Belawan yang mendoktrin anak buahnya melakukan bom bunuh diri hingga menimbulkan kematian sejumlah orang.

Hal itu tertuang dalam putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) Minggu (3/1/2021). Kasus bermula saat Rabbial Muslim Nasution melakukan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada 13 November 2019 pagi. Akibat bom bunuh diri itu, sejumlah orang meninggal dunia, yakni:

1. Pelaku bom bunuh diri, Rabbial Muslim Nasution
2. Anggota teroris, Khaerudin, tewas karena melawan petugas saat ditangkap
3. Anggota teroris, Ananda Putra, tewas karena melawan petugas saat ditangkap
4. Kasi Propam Polrestabes Medan, Abdul Mutolib
5. Pekerja harian lepas di Mapolrestabes Medan, Richard Purba
6. Anggota Polri Mako Polresta Medan, Sarponi
7. Anggota Polresta Medan, Deni Hamdani
8. Anggota Propam Polrestabes Medan, Jully Chandra
9. PNS Balai Pemasyarakatan, Ihsan Muliadi Siregar

Melihat berita pengeboman yang dilakukan anak buahnya, Salman langsung melakukan rapat kilat dengan jejaring teroris lainnya. 

Hasilnya, Salman yang merupakan pimpinan Jamaah Anshor Daullah (JAD) Belawan-Sicanang-Hamparan Perak, memutuskan anak buahnya untuk berpencar dan melarikan diri.

Polisi tidak tinggal diam. Densus 88 secepat kilat mengejar dan menangkap Salman pada 26 November 2019 pukul 14.30 WIB. Saat ditangkap, Salman sedang bersembunyi di sebuah rumah di Desa Brandan, Tanjung Gunteng, Ranto Peureulak, Aceh Timur. Salman kemudian diproses secara hukum dan diadili di PN Jaktim.

"Menyatakan Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Terorisme melanggar Pasal 15 Jo Pasal 7 UU Nomor 5 tahun 2018 tentang Perubahan atas UU Nomor 15 tahun 2003 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang dalam Dakwaan Kesatu. 

Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa tersebut diatas oleh karena itu dengan pidana penjara selama 6 (enam) tahun," kata ketua majelis yang diketuai Sutikna dengan anggota Lingga Setiawan dan Nunsuhaini.

Vonis itu diketok pada 16 Desember 2020. Majelis menyatakan Salman sebagai amir yang dipercaya oleh seluruh Jamah Anshor Daullah (JAD) daerah Sicanang, Belawan dan Hamparan Perak untuk Salman pimpin. Oleh karena itu untuk mempertangungjawabkan baiat Salman yang sekaligus sebagai pemimpin, otomatis Salman harus bertanggungjawab untuk membuat organisasi yang menegakkan syariat Islam di seluruh dunia dengan langkah- langkah yang telah Salman lakukan.

"Antara lain merekrut anggota dengan cara di baiat, mempersiapkan diri dengan cara idad baik idad fisik, keahlian dan persenjataan seperti senjata api, pisau, panah dan bom yang akan digunakan untuk hijrah dan jihad hal tersebut Terdakwa lakukan bersama dengan seluruh kelompok JAD yang Terdakwa pimpin dengan target utama di Indonesia adalah anggota kepolisian," ujar majelis.

Majelis hakim menyatakan maksud dibentuknya organisasi/kelompok pendukung daullah/ISIS/JAD yang tersebar di wilayah Medan seperti Belawan, Marelan/Hamparan Perak dan Sicanang yang Salman pimpin yaitu ingin menegakkan syariat Islam agar hukum Islam dijalankan sesuai dengan Alquran/ perintah Allah di seluruh muka bumi. Caranya, dengan cara berperang melalui hijrah dan jihad di negeri Syiria.

Majelis juga memutuskan kompensasi negara kepada korban teroris yaitu sebesar:

1. Kasi Propam Polrestabes Medan, Abdul Mutolib sebesar Rp 29,4 juta.
2. Pekerja harian lepas di Mapolrestabes Medan, Richard Purba, sebesar Rp 21 juta.
3. Anggota Polri Mako Polresta Medan, Sarponi sebesar Rp 21,4 juta.
4. Anggota Polresta Medan, Deni Hamdani sebesar Rp 21,8 juta.
5. Anggota Propam Polrestabes Medan, Jully Chandra sebesar Rp 21,5 juta.
6. PNS Balai Pemasyarakatan, Ihsan Muliadi Siregar sebesar Rp 20,6 juta.
7. Kabag Ops Polrestabes Medan, Romadhoni Sutardjo sebesar Rp 6,4 juta.Uang ini sebagai ganti rugi karena mobilnya mengalami kerusakan akibat bom bunuh diri itu.(Tim)

Saturday, January 2, 2021

YARA Langsa Minta Polisi Buru Kasus Dugaan Raibnya Uang Gampong Alue Pineung Langsa Timur


warnasumut.com - Langsa. Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Langsa, H A Muthallib Ibr, SE,.SH,.M.Si,.M.Kn, minta polisi Polres Langsa, kejar kasus raibnya uang Gampong Alue Pineung Langsa Timur, yang mencapai ratusan juta rupiah.

Apa lagi ada dugaan terlibat pihak Bank Aceh, jangan sampai kasus ini terhenti, ujar H Thallib kepada sejumlah awak media Sabtu (02/01/2021)

Banyak dugaan dan banyak pihak yang terlibat dalam kasus raibnya uang gampong Alue Pineung Langsa Timur Pemko Langsa Provinsi Aceh.

Kita minta polisi segera lanjutkan status kasus penyelidikan ke tingkat penyidik unsurnya cukup, kita minta Polisi tahan segera orang orang yang terlibat, kita sudah mendapat data sementara pihak polres Langsa sudah memanggil 4 orang dalam kasus ini, ujar H Thallib yang juga Dosen Fakultas Hukum Unsam.

Bukti awal sudah didapatkan oleh Polisi tinggal naik kan status saja dari penyelidikan, apalagi banyak pihak sudah berkicau uang yang ditarik dari Bank Aceh, lalu sudah ada perdamaian antara Bank Aceh, dengan pihak Geucik, dan Bendahara Gampong, sangat aneh kalau kasus seperti ini bisa berdamai apalagi saling mengakui untuk membayar, ujar H Thallib, mantan Wakil Ketua PWI Aceh.

Sekarang kita desak Polisi agar dapat proses kasus penggelapan itu sesuai dengan jalur Hukum apalagi terlibat pihak Bank Aceh, ujar nya lagi.

H Thallib yang juga Advokat, menyebutkan kasus ini bukan kasus baru di Langsa, ada ke anehan dalam kasus ini, kok bisa damai dan saling bayar berarti sudah jelas ada kejahatan pada saat penarikan uang di Bank Aceh.

Kita mendesak Polisi segera tahan agar pelaku tidak menghilangkan barang bukti, apalagi Geucik sudah pernah meny├╣ruh melarikan diri keuangan Gampong Alue Pineung Langsa Timur.

Ada dugaan sementara kasus ini terlibat perangkat Gampong Alue Pineung lain nya, bukan hanya sebatas Geucik, Bendahara Gampong saja, semua perangkat Desa dugaan kita terlibat, makanya kita desa Polisi tahan oknum oknom yang terlibat, tutup H Thallib.

Sumber : Rahmad

Wednesday, December 30, 2020

Ini Yang Dilakukan Anggota Pos Pam X Manhattan Polsek Medan Helvetia Menyambut Nataru

warnasumut.com - Medab. Petugas Pos Pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) X Manhattan Polsek Medan Helvetia, melakukan kegiatan dengan membagikan masker dan menghimbau agar mentaati rambu - rambu lalu lintas bagi pengendara kendaraan bermotor. Rabu (30/12/2020) Pagi. 

Kegiatan ini langsung dipimpin Kapos Pam X Manhattan Polsek Medan Helvetia Ipda.Sutrisna dan didampingi unsur terkait yang diperbantukan ke Pos Pam tersebut. 


"Kegiatan ini kami lakukan guna mengingatkan dan memberikan himbuan kepada pengguna jalan raya, khususnya pengguna kendaraan bermotor yang akan melakukan aktifitas dan mudik, 

Harapan kami, semoga dengan pembagian masker ini, bisa memutus mata rantai penyebaran Covid - 19 di wilayah kami Medan Helvetia ini, 


Pada kesempatan itu, pihaknya terus memberikan pemahaman kepada warga untuk tetap menggiatkan gerakan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan sesering mungkin dan menjaga jarak, 

Aktivitas 3M ini wajib dilaksanakan oleh kita semua, sebagai langkah untuk memutus penyebaran Covid - 19".imbuhnya. (Avid)

BNN SUMUT Gelar Press Release Akhir Tahun 2020


warnasumut.com - Sumut. BNN SUMUT gelar Press Release akhir tahun 2020 di Ruang Rapat BNN  Sumut, Jalan Willem Iskandar No.01 A, Pasar V Medan Estate, Kec.Percut Sei Tua, Selasa 29/12/2020 siang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol, Drs. Atrial, S.H beserta jajarannya, wartawan dan awak media.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengulas balik seluruh kegiatan yang diselenggarakan oleh BNN Sumut sepanjang tahun 2020, dimana menjadi sebuah PR dan mencari kekurangan untuk dilakukan perbaikan di tahun 2021.

Dalam hal ini kegiatan tersebut dimulai dari pembacaan doa serta sambutan dari kepala BNNP Sumut, serta pemutaran video Dokumenter kegiatan selama tahun 2020.

Kepala BNNP Sumut mengatakan sepanjang tahun 2020 telah banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh Institusinya yaitu dari segi Pemberantasan, Pencegahan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Rehabilitasi.

Terkhususnya dari sektor Pemberantasan, BNN Sumut telah melakukan pengungkapan sebanyak 62 Kasus dengan perincian kasus sabu sebanyak 30231,02 gram, ekstasi sebanyak 1160,5 butir, ganja sebanyak 303972,2 gram, dan pemusnahan lahan ganja di wilayah Pegunungan Tor Sihite di Desa Banjar Lancat, Kec. Penyambungan Timur, Kab. Mandailing Natal sebangak 3 kali, di lokasi titik yang berbeda. Namun kegiatan tersebut banyak mengalami hambatan akibat dari Pandemi Covid 19 yang terjadi sepanjang tahun 2020.

Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol. Drs. Atrial, S.H mengatakan kepada. Awak wartawan agar upaya pemberantasan narkoba di wilayah Sumatera Utara, agar lebih mengedepankan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat tentang bahaya narkoba, dan dampak yang ditimbulkan, dan harapannya untuk Sumut lebih baik dari peredaran narkoba baik dari tingkata desa/kelurahan,serta  nasional maupun skla internasional. ujarnya.

Dalam kegiatan ini diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada salah satu anggota BNNP Sumut di bidang Pemberantasan yakni Ipda Nova Rosmalina yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan ganja sebanyak 7 kg, di wilayah Padang Lawas serta di berbagai daerah kab/kota yang ada di wilayah provinsi sumatera utara. (Tim)