Warna Sumut: Sosbud
Showing posts with label Sosbud. Show all posts
Showing posts with label Sosbud. Show all posts

Sunday, October 17, 2021

R.Anggi Resmi Menjabat WASEKJEN (PWDS) Perkumpulan Wartawan Deli Serdang


warnasumut.com - Deli Serdang. Percut Seituan - R.Anggi S wartawan Media Online Snipernews hari ini resmi jabat posisi sebagai Wakil Sekretaris Perkumpulan Wartawan Deli Serdang (PWDS) periode 2021-2026, Minggu (17/10/21)

Pengangkatan ini secara resmi dilakukan simbolik saat diserahkan Surat Pengangkatan oleh Ketua PWDS Feri Afrizal yang didampingi Wakil Ketua S.Marpaung di Jl.Sidomulyo Dusun XIII Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Seituan kabupaten Deliserdang. 

Acara yang disajikan sederhana namun penuh makna benar benar tersajikan dalam penyerahan SK pengangkatan hari ini. 

Dengan acara yang diawali oleh doa yang dibawakan Al-ustad Muhammad Najib, selanjutnya penyerahan SK pengangkatan dan pontong tupeng  oleh Ketua PWDS, serta pemberian santunan bagi anak yatim. 

Di sela sela acara Feri Afrizal Ketua PWDS mengatakan kepada wartawan, kiranya apa yang dicapai dan didapat oleh Anggi menjadi amanah yang benar benar dijalankan dengan sebaiknya. 

" ini amanah, dan tentunya adalah kepercayaan bagi Anggi untuk dapat menjalankan dengan baik" 

Diwaktu yang sama, rasa terima kasih Anggi ucapkan atas perhatian serta kepercayaan PWDS khususnya ketua, yang telah memberikan amanah ini. 

" Mohon dukungan, tanpa teman teman dan tentunya saya butuh masukan dan kritik, agar mendewasakan saya dalam berorganisasi." 

Kegiatan ini juga turut dihadiri, Ketua PWDS Feri Afrizal, Wakil Ketua S.Marpaung, Kapolsek Percut Seituan yang diwakili Kanit Binmas IPTU Rahim Dalimunthe, Sekcam Batang Kuis Junaidi, SE, Msi, Al-Ustad Muhamad Najib, Lembaga Anti Narkoba (LAN) Deliserdang. (Rizky Zulianda)

Monday, October 11, 2021

BIN Tuntaskan Vaksin Dosis 2 Bagi 5500 Warga Deli Serdang, 4 Ribu Diantaranya Pelajar

warnasumut.com - Deli Serdang. Turut menjadi garda terdepan dalam perang melawan penyebaran Covid-19, Badan Intelijen Negara (BIN) menjadi salahsatu instansi negara yang paling intens melaksanakan vaksinisasi.

Seperti yang nampak hari ini, Senin (11/10/2021), di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, kabupaten Deli Serdang, ribuan pelajar berseragam putih abu-abu mengikuti vaksinasi dosis kedua yang merupakan lanjutan program BIN Daerah Sumut pada empat minggu yang lalu.

Kepala BIN Daerah Sumut, Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana, saat meninjau pelaksanaan kegiatan ini menjelaskan bahwa hari ini pihaknya menuntaskan pemberian vaksin yang telah dimulai pada tanggal 13 September 2021 lalu.

Dijelaskannya bahwa vaksinasi dosis awal waktu itu dipusatkan di SMK Negeri 1 Beringin, yang mana pada pelaksanaannya ditinjau langsung secara virtual oleh Presiden Jokowi dari SMA 1 Kartasura, Sukoharjo.

Brigjen Asep berharap pelaksanaan vaksinasi dosis 2 hari ini, mempercepat pertambahan warga Sumatera Utara yang memperoleh vaksin dosis lengkap. Sebagaimana dilansir dari website resmi Kementerian Kesehatan, per 10 Oktober 2021, warga Sumut yang telah lengkap menerima dosis 2 masih sebanyak 2.467.196 dari target 11.419.559 peserta, atau masih 21,61 persen. Sementara khusus di kabupaten Deli Serdang, warga yang menerima vaksin dosis satu masih 25,54 persen, masih jauh dari target nasional sebesar 70 persen.

Jenderal Angkatan Darat ini juga berharap agar masyarakat dan pelajar yang sudah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Dengan vaksinasi lengkap disertai sikap disiplin masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan, maka kita akan secepatnya menang dalam perang melawan wabah kesehatan ini," pungkasnya.

Sebelumnya, diperoleh informasi bahwa pelaksanaan penuntasan dosis kedua bagi 5500 warga Deli Serdang ini dipusatkan di sejumlah titik, antara lain, di SMA 2 Lubuk Pakam diikuti sekitar 2400 pelajar, kemudian di SMK 1 Beringin diikuti 1600 pelajar, masing-masing dari sejumlah SMA dan SMK sekitarnya. Selanjutnya 1500 masyarakat di kecamatan Beringin, yang dilaksanakan di dua tempat, yakni kantor Desa Beringin dan Desa Sidodadi. (Rizky Zulianda)

Friday, October 1, 2021

BEM SI Sumut Gelar Aksi Mulia di Medan, Berbagi untuk Warga

warnasumut.com - Medan. Sejumlah mahasiswa di kota Medan yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Koorda Sumatera Utara, melakukan aksi sosial membagikan ratusan paket sembako bertema "Berbagi, Indonesia Sehat Indonesia Hebat" kepada warga tidak mampu yang terdampak pandemi covid-19, Jum'at (1/10/2021). 

Koordinator BEM SI Daerah Sumatera Utara, Ahmad Al Gibran menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap warga tidak mampu yang kesulitan secara ekonomi akibat pandemi Covid-19. 
 
"Kegiatan ini adalah wujud nyata dan konkrit kehadiran mahasiswa dan kepeduliaan dalam bentuk aksi kemanusiaan untuk membantu warga tidak mampu yang kesulitan secara ekonomi akibat pandemi Covid-19" ucapnya. 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BEM SI Sumbagut dengan Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat yang mendirikan posko di jalan Cik Ditiro Medan. Selama pandemi Covid-19, Gerakan Berbagi tersebut telah turun langsung dari rumah ke rumah untuk memastikan tidak ada warga yang tidak bisa makan karena kehabisan bahan pangan. 

Sekitar seratus sembako ini dibagikan kepada warga di sekitaran Kecamatan Sunggal Kota Medan. 

"Kegiatan ini juga untuk membuka mata mahasiswa dari universitas lain untuk peduli terhadap lingkungan," paparnya. 

Untuk itu ia berharap agar kegiatan ini terus rutin diadakan dan semakin banyak mahasiswa yang mau ikut andil dalam gerakan sosial ini. 

"Berharap semoga kedepannya mahasiswa lebih banyak yang mau berkolaborasi dan para konglomerat di Kota Medan juga semakin banyak yang mau berbagi,” ucapnya. 

Sementara saat dijumpai, Wakil Presma USU Anas Al Farizi yang juga turut serta dalam kegiatan sosial tersebut menyatakan bahwa pihaknya ikut andil karena masih banyak masyarakat yang harus ditolong. 

"Kita hari ini ikut kegiatan berbagi karena masih banyak masyarakat atau warga yang periuknya harus diisi dengan nasi," ucapnya.

Terpisah, Koordinator BEM SI Wilayah Sumbagut, Muhammad Rizki Fadillah menegaskan bahwa selaku koordinator dirinya telah menginstruksikan seluruh BEM yang ada di wilayah Sumbagut untuk terlibat aktif dalam kegiatan- kegiatan positif bagi masyarakat di masa Pandemi Covid-19 saat ini.

"Saya selaku koordinator BEM SI menginstruksikan BEM-BEM yang di Sumatera Utara untuk terlibat aktif dan terus bergerak membagikan bantuan- bantuan sosial kepada masyarakat, setiap harinya", tutur Rizki Fadillah yang juga menjabat Presiden Mahasiswa USU ini.

Sebelumnya, Koordinator Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat wilayah Medan saudara Ardi, menyatakan bahwa pihaknya akan terus siap membantu berbagai komunitas ataupun masyarakat yang hendak berbagi dengan masyarakat di Kota Medan. 

"Gerakan berbagi ini sudah lama berdiri, dan kami akan selalu siap memberikan bantuan kepada warga tidak mampu. Pandemi ini menyadarkan kita bahwa uluran tangan setiap orang bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Moment hari kesaktian Pancasila 1 Oktober 2021 harus kita jadikan semangat kuat untuk terus membantu sesama warga yang kesusahan." pungkasnya. (Tim)

Tuesday, September 28, 2021

BIN Tuntaskan Vaksin Dosis 2 Untuk 5 Ribu Warga Binjai

foto : Para santriwati Pondok Pesantren Sabilul Mukminin berpose bersama usai disuntik vaksin dosis 2 oleh vaksinator BIN Daerah Sumut, Selasa (28/9/2021)


warnasumut.com - Binjai. Setelah menggelar vaksinasi bagi 5.000 warga kota Binjai pada tanggal 31 Agustus 2021 yang lalu, hari ini Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumatera Utara melanjutkan pemberian vaksin untuk dosis yang kedua.

Ditemui di sela-sela kegiatan vaksinasi pelajar di SMP Negeri 1 kota Binjai, Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana selaku pimpinan kegiatan ini, menyatakan bahwa pemberian vaksin dosis 2 hari ini digelar di 6 titik yang tersebar di penjuru kota.

"Vaksinasi ini merupakan lanjutan dari kegiatan di Ponpes Sabilul Mukminin yang ditinjau Presiden Jokowi secara virtual sekitar 4 minggu yang lalu," tutur Kepala BIN Daerah Sumut, didampingi Kepala SMP Negeri 1 Binjai, Drs. Sofyan, MPd dan Kolonel CAJ M. Hutauruk, Selasa (28/9).

Dijelaskannya, penyuntikan vaksin dosis kedua ini dilaksanakan di Ponpes Sabilul Mukminin (Binjai Barat), SMP Negeri 1 (Binjai Kota), SMP Negeri 8 (Binjai Estate), MTs Negeri 1 (Binjai Selatan), MTs Aisyiyah (Binjai Utara) dan Puskesmas Berngam.

Brigjen TNI Asep mengapresiasi antusias warga kota Binjai, khususnya santri dan pelajar untuk mendapatkan vaksin Covid-19. 

Beliau juga mengapresiasi dukungan Drs Amir Hamzah MAP selaku Walikota Binjai atas pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini. 

"Dengan antusiasme dan apresiasi pemerintah daerah, BIN akan melanjutkan program ini hingga 70% masyarakat di Sumut tervaksin, karena dengan adanya vaksinasi disertai sikap disiplin masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan, maka kita secepatnya dapat menang dalam perang melawan pandemi covid-19 ini," pungkasnya. (Rizky Zulianda)

Thursday, September 23, 2021

Tim Vaksinator Keliling BIN Layani Warga Binjai, Pasangan Suami-istri Penyandang Disabilitas Ucap Terimakasih Kepada Presiden

warnasumut.com - Binjai. Pasangan suami-istri penyandang disabilitas Iwan Noveriyadi, usia 51 tahun dan Melia Suryana, 49 tahun, yang tinggal lingkungan II kelurahan Kebun Lada, kecamatan Binjai Utara, merupakan dua dari ribuan warga kota Binjai yang menerima vaksinasi program Badan Intelijen Negara (BIN), Kamis (23/9/2021).

Amatan media ini, tim vaksinator yang datang dengan mobil keliling BIN tiba di rumah warga tersebut didampingi oleh aparat pemerintah setempat, kemudian ada petugas yang  berdialog dan melakukan skrining disertai pengecekan kondisi keduanya.

Setelah divaksin, Iwan Noveriyadi, yang mengaku lumpuh karena polio sejak umur 2 tahun tampak menyatakan terimakasihnya dengan mata yang berkaca-kaca. "Terimakasih Pak Jokowi, kami sudah divaksin", tuturnya.

Sementara Rocky, salah seorang petugas berseragam merah dengan logo BIN dan bertulisan 'Indonesia Hebat, Indonesia Sehat' menyatakan bahwa kedatangan tim vaksinator BIN ke rumah-rumah untuk memfasilitasi warga yang sulit mengakses vaksinasi terpusat.

"Jadi Tim keliling door to door mendatangi warga yang kesulitan menjangkau lokasi vaksin, bisa karena disabilitas atau sepuh atau memiliki keterbatasan- keterbatasan lainnya", ujarnya.

Terpisah, Kabinda Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana menyatakan bahwa hari ini BIN membawa 11 ribu dosis vaksin, yang 7.500 diantaranya diperuntukkan bagi pelajar dan masyarakat kota Binjai.

"Total vaksin yang kami bawa hari ini ada 11 ribu dosis. 7.500 untuk pelajar dan masyarakat kota Binjai, sementara 3.500 lainnya untuk santri yang dipusatkan di Pondok Pesantren Darularafah Raya di Kutalimbaru, Deli Serdang," tuturnya.

Brigjen Asep mengharapkan percepatan vaksinasi dapat mewujudkan perlindungan kepada masyarakat dari Covid-19. 

"BIN akan melanjutkan program ini hingga 70% masyarakat di Sumut tervaksin, karena dengan adanya vaksinasi disertai sikap disiplin masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan, maka kita secepatnya dapat menang melawan pandemi covid-19 ini," pungkasnya. (Rizky Zulianda)

Tuesday, September 14, 2021

DPAC GRANAT PERCUT SEI TUAN MENGHADIRI KEGIATAN SOSPERDA

warnasumut.com - Deli Serdang. Kegiatan  SOSPERDA(sosialisasi Peraturan Daerah yang diadakan di jalan Tiung Raya halaman Gereja GKPI Kelurahan Kenangan Kecamatan Percut SeiTuan Kabupaten Deli Serdang. sebagai panitia pelaksana kegiatanSOSPERDA  PAC  PDI-Perjuangan,  jumat 10/09/2021.

Kegiatan tersebut di hadiri Ruben Tarigan SE  Anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara dari Fraksi  PDI Perjuangan.

Perwakilan dari kecamatan percut sei tuan Ibu Andriani perwakilan Kapolsek percut sei tuan Karya Tarigan perwakilan kelurahan kenangan dan organisasi pemuda pancasila kelurahan kenangan.

Dalam kata sambutan bapak Ruben Tarigan SE menjelaskan tentang PERDA PROVSU NO1tahun 2019.menjelaskan tentang fasilitaspencegahan penyalah gunaan Narkotika Psikotropika Dan Zat Adiktif lain ya.

Setelah itu acara di lanjutkan oleh Narasumber yang langsung dari LEMBAGA GRANAT DPAC Percut Sei Tuan Sucipto selaku wakil ketua mengatakan 
Mari kita semua segenap anak bangsa terutama para generasi muda mudi mari kita bersama sama menyelamatkan Indonesia dari pengaruh  NARKOBAH yang sudah meraja rela  di Infonesiakita selamat man anak bangsa kita.

Setelah selesai acara Awak media  Warna Sumut menjumpai ketua FADLUN HANIEF   seketaris WARDOYO  bendahara SUPANDI     dan para anggotaDPAC GRANAT Percut sei Tuan.

Awak media Warna  Sumut menayakan bagaimana  kedepan  ya DPAC  GRANAT percut Sei Tuan.

Fadllun Hanief menjelas Kami selaku pengurus dan para anggota untuk selalu bersinergi dengan pemerintahan atau pihak MUSPIKA Percut Sei Tuan demi menuyelamatkan  generasi muda mudi anak bangsa dari narkoba. (Wahyudi/Suriyono)

SELAMATKAN ANAK BANGSA GRNERASI MUDA DARI BAHAYA NARKOBA

warnasumut.com -Sumut. Selasa,14.September.2021, bertempat di : "Jambur Taras Bangun" Pasar I Jln.Dusun II Bangun Setia,Desa Amplas,Kecamatan Percut sei tuan.
Pukul,10.30 wib s/d pukul 12.30 wib.

Hadir dalam giat :

1. Ruben Tarigan.S.E 
     ( Anggota DPRD
      Provinsi Sumatera utara).
2. Pengurus GRANAT PAC Kecamatan Percut sei tuan.
3. Edi Purwanto(Kepala Desa Amplas)serta Perangkat Desa.
4. Saham Ambarita Situmorang(Petugas DisCapil Kabupaten Deli Serdang)serta 4 orang anggota.
5. AIPDA Wandi(Bhabinkamtibmas Desa Amplas).
6. SERDA M.Rasyd(Babinsa Desa Amplas).
7. Pengurus PDIP DPC Kabupaten Deli Serdang.
8. Pengurus PDIP PAC Kecamatan Percut sei tuan.
9. Tokoh masyarakat.
10. FKDM.

Jumlah yang hadir 68 orang.

"TATA TERTIB ACARA": sosialisasi tentang fasilitasi Pencegahan penyalahgunaan narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya sebagai berikut:

TEMA :
"SELAMATKAN ANAK BANGSA DAN GENERASI MUDA DARI BAHAYA NARKOBA"

1.Pembukaan oleh Protokol.
2.Menyanyikan lagu Indonesia Raya.
3. Kata sambutan oleh       Edi Purwanto(Kepala Desa Amplas).
4.Kata sambutan oleh Ruben Tarigan(Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara).
5. Wardoyo.S.Pd(Nara sumber).
6.Tanya jawab.
7.Acara ditutup oleh Protokol kemudian di lanjutkan makan siang bersama.

Kata sambutan oleh Edi Purwanto Kepala Desa Amplas, bahwa pentingnya pranserta,peduli masyarakat untuk mempersempit ruang gerak para bandar,pengedar dan para pengguna narkoba agar bersinergitas kepada Pemerintah dan pihak yang berwajib/Kepolisian selaku penegak hukum,apabila mengetahui masyarakat mempergunakan narkoba segera laporkan kepada pihak yang berwajib terdekat.

Dengan Sosperda no.1 tahun 2019,tentang P4GN Masyarakat sangat merespon,sehingga masyarakat memohon kepada Pemerintah Desa agar segera membentuk pengurus Ranting GRANAT Desa Amplas,kepala Desa menanggapi dengan serius agar permohonan dari bapak,ibu kita koordinasikan kepada Bapak Camat.

Selanjutnya Ruben Tarigan.S.E. Menyampaikan tentang: Sosialisasi Peraturan Daerah (SosPerDa) no.1 thn 2019, tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya.

Serta menyampaikan tentang Akta Perkawinan (non Muslim)serta Akta Kelahiran dan KIA geratis.

Berkaitan dengan pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan hanya tanggung jawab Pemerintah saja tetapi tanggung jawab kita bersama menyelamatkan anak bangsa dan generasi muda dari bahaya narkoba.

Wardoyo.S.pdi(Nara sumber)telah memaparkan bahwa meningkatnya kenakalan remaja,tawuran dan tindak pidana yang meresahkan masyarakat luas umumnya dan terkhusus di wilayah hukum Polsek Percut Sei tuan.

Pemerintah dan pihak yang berwajib Kepolisian selaku penegak hukum bersama masyarakat peduli turut berperan serta kolaborasi dan bersinergitas mengantisipasi gangguan Kamtibmas,agar tercipta suasana terkendali kondusif dan aman.

Para peserta sosialisasi yang hadir tetap mematuhi perokes,menggunakan masker tetap jaga jarak,seluruh rangkaian acara berjalan tertib lancar dan aman,diakhiri dengan foto bersama pada pukul 12.30 wib. (Wahyudi / Suriyono)

Monday, September 13, 2021

Saat Jenderal BIN Kawal Warga Yang Divaksin Di Atas Becak

warnasumut.com - Deli Serdang. Bapak Miskun, 70 tahun, warga dusun Cempaka, desa Beringin kecamatan Beringin kabupaten Deli Serdang menjalani vaksin Covid-19 di atas becak yang ditumpanginya, Senin siang (13/9/2021).

Lebih uniknya lagi, pemberian vaksin Covid-19 kepada Miskun oleh tim vaksinator dari tenaga kesehatan RS USU Medan, dikawal seorang jenderal Badan Intelijen Negara (BIN).

Sosok Perwira Tinggi tersebut adalah Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana, yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala BIN Daerah Sumut. Awalnya Brigjen Asep meninjau pemberian vaksin door to door yang menggunakan mobil keliling yang sudah didesain khusus di dusun tersebut.

Saat tim sedang berada di kediaman Bapak Supriadi, lewatlah pak Miskun diantar oleh kerabatnya hendak ke lokasi stationer vaksin di kantor desa Beringin, namun ketika melihat ada mobil keliling BIN, mereka bertanya dan jadilah pak Miskun diskrining dan akhirnya dìvaksin di atas becak dikawal oleh Kabinda Sumut.

Sebelumnya, Brigjen Asep menjelaskan, untuk vaksinasi keliling BIN bagi masyarakat, dipusatkan di dua tempat, yakni di kantor desa Sidodadi dan kantor desa Beringin, BIN mengalokasikan 1.500 dosis.

Selain itu, petugas vaksinator juga mengetuk pintu rumah-rumah warga yang memiliki keterbatasan akses di sejumlah dusun dan mengajak warga tersebut menerima vaksin di dalam mobil keliling yang telah didesain khusus. 

Khusus untuk mendukung pembelajaran tatap muka, 4.000 dosis vaksin Covid-19 diberikan kepada para pelajar SMA sederajat di kabupaten ini. Kegiatan dipusatkan di SMKN 1 Beringin, Deli Serdang. Di sini para siswa sebagian besar dijemput dan diantar ke sekolahnya masing-masing dengan bus yang disediakan oleh BIN Daerah Sumut, dimana 7 diantaranya adalah bantuan dari Pemko Binjai. (Rizky Zulianda)

Dukung Pembelajaran Tatap Muka, BIN Vaksin 4.000 Pelajar SMA di Deli Serdang

warnasumut.com - Deli Serdang. Badan Intelijen Negara (BIN) mendukung penuh upaya pemerintah kabupaten (Pemkab) Deli Serdang Sumatera Utara yang telah melaksanakan sekolah dengan pembelajaran tatap muka di dalam kelas.

Dukungan ini dinyatakan dengan melaksanakan vaksinisasi pada 4.000 pelajar SMA sederajat dari sejumlah sekolah di kabupaten Deli Serdang, yang dipusatkan di SMKN 1 Beringin, Senin (13/9/2021).

Kegiatan ini merupakan bagian dari vaksinasi keliling BIN di 10 provinsi di Indonesia yang ditinjau langsung secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo dari Sukoharjo, Jawa Tengah.

Tampak peninjauan virtual oleh Presiden ini disambut oleh Kepala SMKN 1 Beringin, Ilyas, didampingi Kabinda Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana, Wakil Bupati HM Yusuf Siregar, dan unsur Forkopimda Deli Serdang.

Di sela-sela kegiatan, Brigjen TNI Asep menyatakan bahwa dalam kegiatan kali ini, BIN membawa 5.500 dosis vaksin bagi pelajar dan masyarakat kabupaten Deli Serdang.

"Kegiatan dipusatkan di SMKN 1 Beringin, kita targetkan 4.000 siswa SMA sederajat di sini dìvaksin hari ini. BIN total mendukung percepatan vaksinisasi agar pembelajaran tatap muka di sekolah dapat segera dilaksanakan, bahkan sampai mendapat bantuan 7 unit bus dari Pemko Binjai untuk antar jemput pelajar yang divaksin", ungkap jenderal TNI yang malang melintang di dunia intelijen ini.

Selain di SMKN 1 Beringin, vaksinasi keliling BIN di kabupaten Deli Serdang, juga digelar di kantor desa Sidodadi dan kantor desa Beringin. Tak hanya itu, petugas vaksinator juga mengetuk pintu rumah-rumah warga yang memiliki keterbatasan akses di sejumlah dusun dan mengajak warga tersebut menerima vaksin di dalam mobil keliling yang didesain khusus. BIN menyediakan 1.500 dosis vaksin untuk segmen ini. (Rizky Zulianda)

Mobil Vaksin Keliling BIN Door To Door Layani Warga di Desa Beringin, Deli Serdang

warnasumut.com - Deli Serdang. Bapak Supriadi, warga dusun Cempaka, desa Beringin, kabupaten Deli Serdang, Sumut, yang dikenal sebagai seorang penggali kubur, tampak sumringah setelah menerima vaksin Covid-19, Senin (13/9/2021).

Supriadi dan istrinya, Sutini, merupakan warga pra sejahtera yang memiliki keterbatasan untuk mengakses vaksin Covid-19 di masa pandemi ini. Keduanya beruntung karena Badan Intelijen Negara (BIN) dengan program vaksinasi keliling di wilayah Deli Serdang berkunjung ke rumahnya.

Bersama keluarga ini, di kecamatan Beringin kabupaten Deli Serdang ada 1.500 warga yang menerima vaksin Covid-19 dari program vaksinasi keliling BIN.

Kepala BIN Daerah Sumut, Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana, mengatakan bahwa pihaknya membawa 5.500 dosis vaksin Covid-19 bagi warga kabupaten Deli Serdang.

Dijelaskan Brigjen Asep, untuk vaksinasi keliling BIN yang dipusatkan di dua tempat, yakni di kantor desa Sidodadi dan kantor desa Beringin, BIN mengalokasikan 1.500 dosis bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, petugas vaksinator juga mengetuk pintu rumah-rumah warga yang memiliki keterbatasan akses di sejumlah dusun dan mengajak warga tersebut menerima vaksin di dalam mobil keliling yang telah didesain khusus. 

Selain itu, 4.000 dosis vaksin Covid-19 diberikan kepada para pelajar SMA sederajat di kabupaten ini. Kegiatan dipusatkan di SMKN 1 Beringin. Dimana para siswa sebagian besar dijemput dan diantar ke sekolahnya masing-masing dengan bus yang disediakan oleh BIN Daerah Sumut, dimana 7 diantaranya adalah bantuan dari Pemko Binjai. (Rizky Zulianda)

Tuesday, August 31, 2021

Program Vaksinasi Covid-19 Door To Door BIN Berlanjut Ke Berngam, Kota Binjai

warnasumut.com - Sumut. Setelah melayani masyarakat di ibukota provinsi Sumatera Utara, program vaksinasi Covid-19 door to door Badan Intelijen Negara (BIN) berlanjut ke Kota Binjai, Selasa (31/8).

Satu per satu rumah warga di lingkungan 10, kelurahan Berngam, kecamatan Binjai Kota, diketuk oleh petugas BIN Daerah Sumut, lewat dialog singkat, masyarakat diajak untuk menjalani skrining kemudian menerima suntikan vaksin Covid-19 di sebuah mobil yang dilengkapi dengan fasilitas kesehatan.

Kepala BIN Daerah Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana di lokasi, mengatakan bahwa mobil keliling yang disiapkan BIN diparkir di sejumlah titik yang akses masyarakatnya terbatas.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan door to door dengan mobil keliling di Berngam ini merupakan bagian dari vaksinasi keliling BIN di kota Binjai.

Hari ini, BIN melaksanakan vaksinasi di sejumlah lokasi, antara lain di Pondok Pesantren Sabilul Mukminin, dengan sasaran santri dan pelajar MTs dan MA se-kota Binjai, kemudian di SMAN 5 Binjai, di SMPN 1 Binjai, dan di Kelurahan Berngam.

Dalam program vaksinasi keliling ini, BIN menargetkan 4.500 pelajar dan 500 warga kota Binjai menerima vaksin Covid-19, yang muaranya tercapai herd immunity sehingga aktifitas sosial dan perekonomian, serta pembelajaran tatap muka di kota Binjai secepatnya dilaksanakan kembali.

 Tak hanya itu BIN juga membagikan puluhan paket sembako kepada warga yang telah mengikuti kegiatan vaksinasi Door to Door di Kecamatan Binjai Kota. (Rizky Zulianda)

Friday, August 6, 2021

Serunya Kegiatan Bakti Sosial Gerakan Berbagi untuk Warga Memberikan Bantuan Paket Sembako di Kota Medan



Aksi sosial terus ditunjukkan oleh Relawan #GerakanBerbagiUntukWarga  untuk membantu masyarakat terdampak PPKM Level IV. Seperti yang dilakukan Relawan Gerakan Berbagi Untuk Warga Sumut dengan membagi-bagikan paket 50 Kotak paket sembako, 200 nasi bungkus dan 300 pcs masker

Sementara itu, Koordinator Lapangan Gerakan Berbagi Untuk Warga Sumut  Rendy Kurniawan mengatakan ratusan nasi bungkus dan masker telah dibagikan yang menyasar di kalangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Kegiatan ini mudah-mudahan dapat menginspirasi teman-teman di luar sana dan para donatur untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak PPKM Level IV" ujar REndy , Jumat, 6 Agustus 2021.

Kali ini yang menjadi sasaran bantuan yaitu di Jl. Starban, Kec. Medan Polonia,   Jl. Danau Ranau kel Sei Agul Kec. Medan Barat, Jl.Budi Pembangunan, Kel Pulo Bryan Kec. Medan Barat dan  Jl.utama, Kel Kota matsum IV, Kec Medan Area Kota Medan


Ia mengatakan sasaran pembagian paket sembako sangat tepat, yakni untuk warga yang benar-benar membutuhkan. Seperti ojol , tukang becak, tukang parkir, tukang tambal ban,  pedagang kecil yang terdampak PPKM Level IV.
 

"Semuanya mendapatkan bantuan dari Gerakan Berbagi Untuk Warga baik paket sembako, Nasi bungkus dan Masker," ungkapnya

Juliani, Seorang Ibu rumah tangga memberikan ucapan Terimakasih kepada Relawan #GerakanBerbagiUntukWarga yang sudah memberikan Paket Sembako.

"Terimakasih sudah membantu kami dan memberikan bantuan ini sehingga meringankan beban kami, pekerjaan saya terdampak covid grab penghasilan menurun setelah covid-19," ujar Juliani.


Ati seorang pedagang yang terdampak PPKM Level IV mengaku sangat senang mendapatkan paket sembako. Menurutnya kondisi keluarganya saat ini serba kekurangan, karena terdampak PPKM Darurat.

"Saya sangat senag PPKM kaya gini semuanya serba kekurangan karena ada bantuan sembako ini jadi bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari," ujar Ibu ati.

Sementara itu Situmorang seorang tukang Becak mengucapkan terimakasih banyak kepada Gerakan Berbagi Untuk Warga yang sudah peduli kepada warga kecil di Kota Medan. "Terima kasih banyak untuk bantuannya, sangat bermanfaat sekali untuk saya dan keluarga," ucapnya.


Kemudian para relawan yang tergabung dalam Relawan #GerakanBerbagiUntukWarga ini mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan dan pentingnya tetap mematuhi ketentuan PPKM Level di Kota Medan


Friday, July 30, 2021

Relawan #GerakanBerbagiUntukWarga Bagikan Ratusan Nasi Bungkus dan Masker Kepada Warga Kota Medan

 



Aksi sosial terus ditunjukkan oleh Relawan #GerakanBerbagiUntukWarga  untuk membantu masyarakat terdampak PPKM Darurat. Seperti yang dilakukan Relawan Gerakan Berbagi Untuk Warga Sumut dengan membagi-bagikan   200 nasi bungkus dan 200 pcs masker . Tak hanya itu, mereka juga memberikan sosialisasi Prokes 5 M yaitu:
1.Memakai masker,
2. Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir,
3. Menjaga jarak,
4. Menjauhi kerumunan, serta
5. Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Aksi berbagi ini ditujukan kepada warga terdampak PPKM Darurat dan pandemi Covid-19, Seperti ojol , tukang becak, tukang parkir, tukang tambal ban dan pedagang kecil.  

Kali ini yang menjadi sasaran bantuan yaitu di Jl. Polonia, Kec. Medan Polonia dan Jl. Sisingamangaraja, Kec. Medan Kota, Kota Medan.

Selain itu relawan juga berjumpa dengan salah satu tukang becak yang bernama Poniman mengaku dirinya sangat senang telah diberikan bantuan dari Relawan Gerakan Berbagi Untuk Warga Sumut.

“Terimakasih kepada Relawan #GerakanBerbagiUntukWarga yang sudah memberikan nasi bungkus dan masker yang telah meringankan beban para bekerja yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat", ujar Poniman.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Gerakan Berbagi Untuk Warga Sumut  Rendy Kurniawan mengatakan ratusan nasi bungkus dan masker telah dibagikan yang menyasar di kalangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini dapat meringankan sedikit beban masyarakat terutama di wilayah Kota Medan,  yang terdampak Covid – 19 selama diberlakukannya PPKM Darurat.


Kemudian para relawan yang tergabung dalam Relawan #GerakanBerbagiUntukWarga ini mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan dan pentingnya tetap mematuhi ketentuan PPKM Darurat.

Wednesday, July 14, 2021

BIN Mulai Vaksin Covid-19 Door to Door Di Medan, Masyarakat Mengapresiasi

warnasumut.com - Medan. Badan Intelijen Negara (BIN) mulai melakukan vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah atau door to door. Vaksinasi yang langsung menyentuh masyarakat itu juga dilakukan serentak dengan proses vaksin untuk 30 ribu pelajar SMP dan SMA di 14 provinsi se-Indonesia.

Saat mendampingi Presiden Jokowi dalam pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMPN 103 Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021), Kepala BIN Budi Gunawan menjelaskan bahwa pihaknya mengadopsi metode vaksinasi door to door dari sejumlah negara yang mengalami peningkatan jumlah penerima vaksinnya.

"Adapun metode door to door tersebut bisa menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses ataupun takut untuk ke luar rumah", tegasnya.

Amatan media ini dalam pelaksanaannya di wilayah kota Medan, Sumatera Utara yang merupakan salahsatu titik epicentrum, kegiatan dilaksanakan di wilayah kecamatan Medan Helvetia, kemudian di SMPN 11 dan SMAN 1 Kota Medan.

Menurut warga, vaksinasi ini sangat membantu mereka dalam mendapatkan suntikan vaksin tersebut.

"Kami bersyukur petugas yang langsung datang ke rumah kami," kata Sri Warni warga Jalan Gaperta Ujung, Gg Masjid, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (14/7/2021).

Hal yang sama disampaikan, Maynunung Novita yang juga warga Jalan Gaperta Uiung, Gang Masjid. 

Menurutnya vaksinasi door to door membuat mereka lebih nyaman karena tidak harus mengantri.

"Ini kan kita mendaftar terus petugas yang datang ke rumah, jadi nggak antri jadi lebih nyaman," ungkapnya.

Diketahui hari ini 1000 warga di Kecamatan Medan Helvetia mendapat vaksin covid-19. Vaksinasi tersebut dipusatkan pada 3 titik yakni di Kantor Lurah Helvetia Tengah, Puskesmas Helvetia dan di Jalan Gaperta Ujung. Di

Selain datang ke lokasi, warga yang ingin mendapatkan suntikan vaksin di rumah-rumah juga dilayani petugas.

Program vaksinasi door to door ini diinisiasi secara nasional oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dalam rangka mencapai herd immunity masyarakat Indonesia. (Red-WarSu)

Thursday, June 17, 2021

Kakanwil Menag Sumut Resmikan Asrama Tahfizul Hadist MAN 2 Deli Serdang

warnasumut.com - Deli Serdang. Asrama Tahfizhul Hadist MAN 2 Deli Serdang Sudah rampung di bangun beberapa waktu yang lalu,

Kamis 17/06/2021 Di resmikan oleh Kakanwil Menag Wilayah Sumatra Utara Drs.H Syahrul Wirda. MM di dampingi oleh Kabid pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara H.Erwin Pinanyuang Dasopang.M.Si, Plt Kakemenag Kabupaten Deli Serdang Drs Abdul Haris Harahap.M.AP dan KTU Serta Kepala Seksi Kakemenag Kabupaten Deli Serdang, Ketua komite MAN 2 Deli Serdang Ir. Khairul Amrin Harahap, seluruh pengurus komite MAN 2 Deli Serdang.

Juga Turut hadir Kepala MAN, MTS dan MIN sekabupaten Deli Serdang, KTU MAN 2 Deli Serdang Ahmad Budiman. S.sos beserta staf dan pengawas, dewan guru dan guru-guru MAN 2 Deli Serdang. Dan Sang penggagas Ayahanda Drs.H Burhanuddin Harahap.M.pd serta sebagai Pimpinan Daerah TARBIYAH-PERTI Sumatera Utara.

Dalam Kesempatan ini Kepala MAN 2 Deli Serdang Mengatan, Saya akan terus berjuang untuk dunia pendidikan agar anak-anak di dalam dan di luar sekolah dapat mengaji secara gratis.

Kita harapkan Kedepannya agar MAN 2 Deli Serdang dapat menjadikan simbol contoh untuk sekolah-sekolah lain terutama dalam bidang keagamaan,"Tegasnya. 

Kakemenag Provinsi Sumatra Utara Drs.H Syahrul Wirda.MM dalam kata sambutannya Mengatakan, Agar kita bekerja dalam keikhlasan dan jangan iri hati soal jabatan, Jadilah sebagai pemikir pengembang yang menjadikan banyak pemikiran-pemikiran baru untuk membangun pondok-pondok Tahfizhul Hadist yang di lakukan seperti kepsek MAN 2 Deli Serdang.

Kakamenag juga menyampaikan kepada Kabid Madrasah H.Erwin Pinanyuang Dasopang.M.Si untuk meneruskan ke madrasah-madrasah lain mengembangkan dan menjadi contoh apa yang telah di buat oleh MAN 2 Deli Serdang.

Kita harapkan beberapa tahun kedepan agar anak-anak muda dapat menjadi tahfizhul-tahfizhul Qur'an dan menjadi pemimpin-pemimpin tangguh di tengah-tengah masyarakat,"Ujarnya. (Rizky Zulianda)

Sunday, May 23, 2021

Pemerintah Sumut Harus Cepat Tanggap Dalam Kemanusiaan Dan Sosial


warnasumut.com - Deli Serdang. Rasa kemanusiaan yang terdapat pada jiwa manusia pasti akan timbul jika melihat orang yang sedang kesulitan. Itulah yang dirasakan pada sosok aktivis serta tokoh muda ini. Ahmad Bakri Syahputra S.E dan aktivis kemanusiaan dan sosial ibu nursyamsiah yang tidak asing lagi di lingkungan masyarakat Deli Serdang ini. Mereka bertindak cepat dalam menanggapi persoalan masyarakat yang sedang sakit tapi terkendala biaya yang sangat cukup besar, maka mereka segera mendatangi ke keluarga korban untuk dapat membantu permasalahan mereka tersebut. (sabtu, 22 Mei 2021)


Ahmad Bakri Syahputra S.E adalah Ketua dari organisasi di Gerakan Advokat dan Aktivis Kota Medan dan Ketua Generasi Negarawan Indonesia sekaligus berkecimpung di perpolitikan,  ia berpendapat jika kita mempunyai umur serta relasi untuk membantu sesama maka gunakanlah waktu tersebut untuk yang memperlukan bantuan.




Penyakit yang di derita adik ini sudah sangat parah maka dari sini kami mencoba untuk memberikan bantuan agar keluarga bisa diringankan biaya rumah sakit di mitra sejati. Adapun tindakan yang kami lakukan ialah mendatangi stake holder dilingkungan tersebut memberitahukan bahwa ada warganya yang sakit tapi terkendala biaya yang sangat besar. Ucap ahmad bakri syahputra s.e


Ibu nursyamsiah mengatakan bahwa masyarakat harus bisa saling bahu membahu dalam hal menolong sesama, karena kita hidup membutuhkan orang lain. Permasalahan yang di derita keluarga ini sangat tidaklah mudah. Yaitu kartu jamsostek mereka sudah mati, maka biaya otomatis bakal menjadi tanggungan oleh keluarga. Kami disini membantu menjembatani keluarga ke instansi pemerintah agar segera cepat tanggap lah menolong korban, Karena kesehatan sangat berharga.


Marilah kita bersama-sama menolong keluarga ini karena kita tau sendiri ayah korban pendapatan sangat pas-pasan. Ayolah pihak dinas dan instansi pemerintah terkait bukalah mata hati kita untuk membantu sesama, karena jika bukan dari kita siapa lagi. Kalau bukan dari sekarang kapan lagi,  tutup ahmad bakri syahputra S.E


Adapun kronologi dan cerita korban dapat dilihat di bawah ini. 


Cerita kronologi korban:


Pukul setengah tiga pagi, saat sebagian besar orang sedang terlelap nyenyak-nyenyaknya, Pak Sunarwan dan Bu Siti sudah sibuk di dapur. Berdua beradu dengan kuali serta bumbu-bumbu yang harus segera selesai diolah jadi lontong dan nasi lemak sebelum matahari terbit. Semata demi dapat mengais rupiah untuk selamatkan anak mereka, Abdul Risky (15), dari ancaman kematian akibat usus yang tersumbat hingga nyaris busuk dan pecah!


Waktu itu langit masih gelap, ayam belum juga berkokok, dan dingin kabut malam masih begitu menusuk tulang. Orang-orang masih terlelap dalam mimpi, tetapi Abdul yang duduk di bangku kelas 2 SMP justru sudah terjaga untuk berjuang wujudkan mimpi jadi seorang pilot. Ia lipat selimut, turun dari kasur dan bergegas ke dapur bantu ayah-ibu siapkan dagangan. Nahas, masakan belum juga matang, Abdul tiba-tiba merasa seperti ada tangan besi yang menonjok perutnya dari dalam. Sontak ia menjerit kesakitan dan jatuh terduduk di depan kompor.


Walau sudah minum obat generik dari apotek, perasaan seperti ditonjok-tonjok tangan besi dari dalam perut rupanya berlanjut dan masih Abdul rasakan hingga dua minggu kemudian. Puncaknya, Abdul tak henti muntah-muntah. Apa pun yang masuk mulut langsung keluar lagi, tetapi perut Abdul malah membesar! Saat dipegang, perut Abdul pun terasa keras seperti ada tekanan dari dalam. Benar-benar bak balon yang terus menerus ditiup hingga nyaris meledak.


Merasa ada yang sudah tak normal dari kondisi Abdul, Pak Sunarwan dan Bu Siti bergegas cari pertolongan. Miris, mereka berkali-kali ditolak bidan dan rumah sakit terdekat karena keterbatasan fasilitas. Abdul akhirnya harus dibawa ke rumah sakit yang lebih jauh dari tempat tinggal dengan bantuan mobil tetangga. 

Di IGD, hasil pemeriksaan dan foto rontgen buat dunia Pak Sunarwan dan Bu Siti seakan runtuh seketika. Ternyata selama berminggu-minggu menahan sakit perut, Abdul tengah diintai ancaman kematian! Usus Abdul terlipat-lipat dan lengket saling menempel sehingga terjadi penyumbatan. Segala macam makanan serta cairan yang tak bisa dicerna menumpuk dan membusuk, bercampur dengan gas sekaligus asam lambung sampai menekan usus!


Abdul divonis mengidap penyakit bernama ileus obstruktif. Kata dokter, jalan satu-satunya untuk selamatkan Abdul adalah operasi dan perawatan intensif yang dibarengi dengan terapi obat-obatan. Tanpa itu semua, selain bisa ikut membusuk, usus Abdul bisa berujung pecah mengeluarkan darah, nanah, serta bakteri hingga timbulkan infeksi dan komplikasi serius yang mengancam nyawa!


Jika tak ingin kehilangan anak, setidaknya uang sebesar 100 juta berarti mesti segera Pak Sunarwan dan Bu Siti siapkan. Sungguh pilu sebab jumlahnya bagai bumi dan langit dengan pendapatan mereka sebagai pedagang sarapan pagi di pinggir jalan. Mungkinkah Pak Sunarwan dan Bu Siti selamatkan Abdul kalau jerih payah keduanya memasak dari sebelum subuh dan layani pembeli hingga matahari menjelang terik hanya hasilkan 60 ribuan/hari?


“Dulu pas umurnya baru sebulan, Abdul juga pernah sakit persis begini. Waktu itu saja saya sama istri harus berjuang mati-matian biar bisa kumpulin biaya operasi dan nyelamatin Abdul. Ya Allah… Kenapa sekarang kejadian lagi? Warung padahal lagi sepi gara-gara pandemi. Jangankan bawa pulang uang. Seringnya saya malah bawa pulang makanan basi karena dagangan nggak ada yang laku…” – Pak Sunarwan, pedagang lontong dan nasi lemak kaki lima di Deli, Sumatera Utara. (Julian)

Tuesday, May 11, 2021

GRANAT Membagikan Takzil Di Desa Cinta Rakyat Kec. Percut Sei Tuan

warnasumut.com - Deli Serdang. Gerakan amal dan Ramadhan berkah pembagian Ta'zil dan masker yang dilaksanakan oleh Gerakan Nasional Anti Narkotika yang dilaksanakan Jl. Sudirman Desa Cinta rakyat. 

Acara ini di hadiri oleh Sekretaris DPC Granat Kab.Deli Serdang Abangda Bobby, kepala Desa Cinta Rakyat BPK Suhendro ST, Perwakilan dari pengurus DPD Granat Sumut, kepala dusun 1,2 dan 9 Desa Saentis, Kapos Saentis, Polmas Desa cinta rakyat dan tokoh masyarakat.

Acara berjalan baik dan lancar.  ini merupakan anugerah Bagi DPAC Granat Percut Sei Tuan. Salam pengurus Ketua Fadlun Hanef, Sekjen Wardoyo, dan ini di sampaikan melalui ketua koordinator bid. kerjasama antar lembaga dan pendanaan DPAC Granat Percut Sei Tuan saudara Suriyono.

Reporter : Wahyudi - Suriyono

Rangkaian kegiatan Menyambut Hari Raya Idul Fitri, Polsek Sunggal Bagikan Pakaian Gratis


warnasumut.com - Medan Sunggal. Berbagai kegiatan sosial dalam bulan suci Ramadhan dilaksanakan oleh Polsek Sunggal Polrestabes Medan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH didampingi Waka Polsek AKP Suhardiman SH MHum dan seluruh jajarannya.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya kegiatan sosial yang menyentuh langsung ke masyarakat baik berupa warung makan gratis, pembagian takjil dan berbuka puasa bersama anak yatim yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Teranyar, kegiatan sosial yang dilaksanakan adalah berupa pembagian pakaian gratis bagi masyarakat, yang dilaksanakan pada Selasa (11/05) bertempat di depan mako Polsek Sunggal dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat oleh personil Polsek Sunggal.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai mana disampaikan Kapolsek, masyarakat bebas mengambil pakaian baik berupa baju, celana, rok dll yang tersedia, yang mana setiap orang diperbolehkan mengambil dua potong pakaian yang tersedia secara gratis.

"Setiap orang boleh mengambil maksimal dua potong pakaian, sehingga pakaian yang tersedia dapat dibagikan kepada masyarakat secara lebih merata", papar Kapolsek yang sedang mengikuti pendidikan Sespimmen Polri angkatan 61 tersebut.

"Pakaian yang tersedia ini, merupakan sumbangan dari seluruh personil Polsek Sunggal, dengan maksud membantu meringankan beban masyarakat dimasa pandemi Covid19 ini dan masyarakat yang mengambil pakaian tersebut juga kita wajibkan memakai masker sebagai persyaratan utama", imbuhnya lagi.

Pantauan di lapangan, kegiatan tersebut dimulai sekira pukul 11.30 wib dan tidak sampai satu jam kemudian pakaian yang tersedia telah habis dibagikan kepada masyarakat. Tidak hanya kepada masyarakat sekitar, namun pakaian yang tersedia juga diambil oleh pengemudi ojol yang kebetulan melintas di depan mako Polsek Sunggal sembari mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut kepada Polsek Sunggal Polrestabes Medan dan jajarannya. (Rizky Zulianda)

Tuesday, April 6, 2021

Pukat Harimau Beroperasi Di Belawan, Massa Alampeta Berunjuk Rasa Di DPRD Sumut


warnasumut.com - Medan. Puluhan massa Aliansi Mahasiswa Pemerhati Nelayan Tradisional(Alampeta) berunjuk rasa didepan kantor DPRD Sumut, terkait masih beroperasinya pukat trawl/Hela/Harimau yang mangkal digabion Belawan,Senin (05/04/2021)

"Saat ini kita masih melihat kapal-kapal pukat Trawl masih beroperasi secara bebas di perairan Belawan yang mangkal digabion Belawan.
Meski secara terang-terangan mangkal digabion Belawan yang berdekatan dengan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan namun tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum. Kita juga melihat seperti ada pembiaran dari stacke holder terkait mengenai operasi pukat trawl tersebut ,"teriak pengunjuk rasa.

Mereka sangat menyayangkan, usaha yang ilegal namun praktiknya  dilapangan tersebut ilegal meskipun nelayan tradisional semakin hari semakin sengsara karena dampak pukat Trawl yang merajalela bukan hanya itu, pukat Trawl juga adalah alat yang tidak ramah lingkungan dan merusak ekosistem dan biota laut.
Karena Setiap harinya pukat-pukat Trawl meraup segala jenis ikan hingga kedasar laut  yang menyebabkan rusaknya ekosistem dan biota laut.
Padahal dalam peraturan menteri Permen KP No. 2/2015 yang berbunyi : Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Namun, agaknya peraturan tersebut sama sekali tidak diterapkan terhadap usaha ilegal pukat Trawl diperairan Belawan.
Dengan melihat dan merasakan semakin tertindasnya nelayan-nelayan kecil/tradisional dibelawan, maka kami Aliansi Mahasiswa Pemerhati Nelayan Tradisional melakukan aksi didepan kantor DPRD Sumatera Utara.
Kami mengutuk keras pengusaha-pengusaha dan mafia-mafia  pukat Trawl yang telah membuat masyarakat nelayan kecil dan tradisional sengsara. 

Untuk itu kami meminta kepada DPRD Sumatera Utara agar turun tangan melihat langsung dan melakukan tindakan tegas terhadap seluruh oknum-oknum yang terkait dengan pelanggaran pukat Trawl di perairan Belawan
H. Hendra Sucipto, SE sebagai ketua fraksi PAN Sumatera Utara yang menanggapi aksi kami menyatakan berterimakasih karena menyampaikan aspirasi terkait pukat Trawl yang telah meresahkan serta memiskinkan para nelayan tradisional dan berjanji akan segera memanggil dinas-dinas terkait untuk menuntaskan permasalahan ini. 
"Terimakasih telah menyampaikan permasalahan pukat Trawl ini saya sepakat,meskipun ini bukanlah persoalan baru namun ini merupakan pelanggaran terhadap peraturan negara. Dan kita akan segera memanggil dinas-dinas dan aparat hukum terkait agar segera menuntaskan dan melakukan tindakan sesuai hukum untuk seluruh pelaku terkait dan mafia-mafia  pukat Trawl diperairan Belawan." Ujar perwakilan DPRD Sumut

Astrada mulia sebagai ketua ALAMPETA SU menambahkan "Jika ini terus dilakukan akan dapat menyebabkan dampak serius pada wilayah pengelolaan perairan. Tidak  hanya menyebabkan kepunahan spesies ikan namun juga bisa mengancam seluruh spesies hewan laut lainnya yang bergantung pada ikan untuk bertahan hidup,” ujarnya. (Wahyudi)

Monday, April 5, 2021

Tiga Korban Predator Anak Minta Pendapingan Hukum Ke P2TP2A Kabupaten Langkat


warnasumut.com - Stabat. Untuk meminta pendampingan hukum terkait dugaan kasus asusila, bersama orang tuanya, tiga bocah usia 8,9 dan 10 tahun yang menjdi korban pelecehan seksual, sebut saja Bunga, Mawar dan Anggrek, mendatangi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat, Senin (5/4) Pagi. 

Kehadiran warga Kecamatan Tanjung Pura itu, disambut oleh staf P2TP2A Kabupaten Langkat Ir Waluyo dan Malahayati SH. Di sana, ketiga korban atas kebejadan yang dilakukan R (22), menceritakan kejadian tidak menyenangkan yang mereka alami beberapa waktu lalu.

Dalam setiap melakukan aksinya, R selalu memanggil korban ke rumahnya untuk melampiaskan nafsu bejadnya. Setibanya di dalam rumah R, korban diajak masuk ke kamarnya dan diminta untuk mengambil benda di bawah kolong tempat tidur R.

"Sebelum minta ngambilkan handphone, R memberi anak saya uang Rp 5 ribu. Pas anak saya mau masuk ke kolong tempat tidur untuk mengambil handphone itu, R memeluk anak saya dari belakang," terang ibu Bunga, mengisahkan kejadian yang dialami anaknya sekira dua minggu silam.

Saat mau dicabuli, kata orang tua korban, anaknya menunjang R hingga terjungkal ke belakang. Saat R terjatuh, korban langsung melarikan diri dari rumah R. "Waktu anakku lari, sempat lagi dimintanya uang Rp 5 ribu yang dikasihinya sama anakku. Terus dicampakkan anakkulah uangnya," pungkas ibu Bunga.

Dari kejadian itulah perbuatan bejad R terungkap. Bunga menceritakan kejadian itu kepada temannya yang bernama Mawar. Ternyata, Mawar juga pernah jadi korban nafsu liar R pada bulan September 2020 silam. Korbanpun menceritakan pelecehan yang dialami mereka kepada orang tuanya.

Saat di P2TP2A itu, dari keterangan para korban yang didampingi orang tuanya, terungkap bahwa, R selalu melancarkan aksinya dengan modus yang sama. Namun, benda yang minta diambilkan di kolong tempat tidurnya berbeda-beda, yakni handphone dan korek mancis.

Perlakuan tak bermoral R itu juga sudah dilaporkan orang tua korban pada 26 Maret 2021 kemarin ke SPKT Polres Langkat, dengan bukti laporan Nomor: STPLP/168/III/2021/SU/LKT yang diterima oleh Kanit SPKT-A Polres Langkat Aiptu Amirullah.

Staf P2TP2A Kabupaten Langkat Malahayati berharap agar proses hukum terkait kasus pelecehan seksual yang dialami kliennya itu bisa segera dituntaskan aparat penegak hukum. "Semoga bisa cepat predator anak itu ditangkap dan dikukum sesesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini," tegas Mala.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Langkat Ipda Sihar Sihotang SH saat hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum bisa dikonfirmasi, meskipun telepon selulernya berdering saat dihubungi. (Rizky Zulianda)