Warna Sumut: Sosbud
Showing posts with label Sosbud. Show all posts
Showing posts with label Sosbud. Show all posts

Wednesday, July 21, 2021

#GerakanBerbagiUntukWarga Di Medan Membagikan Nasi Dan Masker Kepada Warga Yang Terdampak Covid-19

warnasumut.com - Medan. Sebanyak 100 nasi bungkus dan 100 buah masker dibagikan satu persatu kepada para pengemudi ojek online yang ditemuinya di Jalan Kirana Raya, Petisah Tengah, Kota Medan dan Tukang Becak Jalan Pabrik Tenun, Sei Putih Tengah, Kota Medan serta warga yang membutuhkan. Pembagian nasi bungkus ini dilakukan sebagai rasa empati kepada para awak angkutan umum dan driver ojol yang kesulitan mendapatkan penghasilan akibat sepinya orderan.

Salah satu pengemudi ojol bernama Bayu Septian mengaku pendapatanya menurun karena  penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Ya gitula pak, pendapatan saya menurun sejak  penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, karena dibeberapa titik kota Medan masih ada penyekatan dan beberapa Kantor sudah WFH, maka dari itu pelanggan saya menurun pak. Terimakasih pak atas bantuan masker dan nasi bungkusnya, ini sangat membantu kepada kami, khususnya pekerja yang terdampak PPKM Darurat." Ujar Bayu. 

Kemudian para relawan yang tergabung dalam Relawan #GerakanBerbagiUntukWarga ini juga mengajak kepada masyarakat untuk selalu mematuhi prokes 5 M, dimana harus selalu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi. (Rizky Zulianda)

Wednesday, July 14, 2021

BIN Mulai Vaksin Covid-19 Door to Door Di Medan, Masyarakat Mengapresiasi

warnasumut.com - Medan. Badan Intelijen Negara (BIN) mulai melakukan vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah atau door to door. Vaksinasi yang langsung menyentuh masyarakat itu juga dilakukan serentak dengan proses vaksin untuk 30 ribu pelajar SMP dan SMA di 14 provinsi se-Indonesia.

Saat mendampingi Presiden Jokowi dalam pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMPN 103 Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021), Kepala BIN Budi Gunawan menjelaskan bahwa pihaknya mengadopsi metode vaksinasi door to door dari sejumlah negara yang mengalami peningkatan jumlah penerima vaksinnya.

"Adapun metode door to door tersebut bisa menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses ataupun takut untuk ke luar rumah", tegasnya.

Amatan media ini dalam pelaksanaannya di wilayah kota Medan, Sumatera Utara yang merupakan salahsatu titik epicentrum, kegiatan dilaksanakan di wilayah kecamatan Medan Helvetia, kemudian di SMPN 11 dan SMAN 1 Kota Medan.

Menurut warga, vaksinasi ini sangat membantu mereka dalam mendapatkan suntikan vaksin tersebut.

"Kami bersyukur petugas yang langsung datang ke rumah kami," kata Sri Warni warga Jalan Gaperta Ujung, Gg Masjid, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (14/7/2021).

Hal yang sama disampaikan, Maynunung Novita yang juga warga Jalan Gaperta Uiung, Gang Masjid. 

Menurutnya vaksinasi door to door membuat mereka lebih nyaman karena tidak harus mengantri.

"Ini kan kita mendaftar terus petugas yang datang ke rumah, jadi nggak antri jadi lebih nyaman," ungkapnya.

Diketahui hari ini 1000 warga di Kecamatan Medan Helvetia mendapat vaksin covid-19. Vaksinasi tersebut dipusatkan pada 3 titik yakni di Kantor Lurah Helvetia Tengah, Puskesmas Helvetia dan di Jalan Gaperta Ujung. Di

Selain datang ke lokasi, warga yang ingin mendapatkan suntikan vaksin di rumah-rumah juga dilayani petugas.

Program vaksinasi door to door ini diinisiasi secara nasional oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dalam rangka mencapai herd immunity masyarakat Indonesia. (Red-WarSu)

Saturday, June 26, 2021

Ustaz Dr Amhar Nst Ceramah Di Sergai, Polisi Bisa Cegah Korona Dan Narkoba


warnasumut.com - Sergai. Menyongsong hari Bhayangkara ke-75, Kapolres Serdang Bedagai AKBP R Simatupang, SH. M.Hum mengundang Dr. Ustaz Amhar Nasution MA untuk berceramah bagi anggota Polri dan tokoh masyarakat untuk bekerjasama mencegah Copid-19 melalui sosialisasi penerapan suntikan Vaksinasi yang Sudah berjalan. Untuk 56.000 orang dan menyusul untu target 105.000 orang dan persentase juga di gedung Replika Perbaungan untuk tambahan 2000 orang.

Pada dasarnya Ustaz Dr. Amhar Nasution mengingatkan di hadapan Wakapolres Sergai Kompol Sofyan SH, Kasat Intelkam Polri Sergai AKP LB Sihombing SH, Kasat Binmas Polres sergai AKP Syarifuddin, insan Polri yang ulet membasmi Virus Corona yang tidak kelihatan. Ukurannya 0,01 mili mikron dengan serius aparat kepolisian dapat tercegah dari virus Corona masyarakat, dan pandemi akan berakhir. Apalagi narkoba yah kelihatan barangnya jika Polri serius menanganinya insya Allah Narkoba akan sirna di tengah masyarakat. Generasi muda akan sehat dan dapat melanjutkan pembangunan bangsa dan negara. Corona yang gaya mengambil orang lansia dimana imbuh tubuh menurun, tetapi bahagia lah Polres Sergair rangking  pertama terbanyak aparatnya. Vaksinasi jajaran Poldasu, ungkap ustaz Amhar kepada Kapolres AKBP Robin Simatupang, SH. M.Hum, dan jajarannya. (Avid)

Jajaran ASN Diskominfo Gayo Lues Disuntik Dosis Kedua Vaksin Covid-19


warnasumut.com - Gayo Lues. Jajaran ASN Diskominfo Gayo Lues , menerima suntikan dosis kedua vaksin covid-19 di Puskesmas Kota Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, Kamis (24/06/2021).

Penyuntikan dosis kedua vaksin Covid-19 ini dilakukan terhadap mereka yang telah menerima suntikan dosis pertama pada Kamis (10/06/2021) lalu.

Secara umum, vaksinasi Covid-19 di Gayo Lues menyasar warga dalam target yang sudah ditentukan. Mereka yang akan menerima vaksin terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga pelayanan publik, TNI dan Polri, masyarakat rentan, geospasial, sosial dan ekonomi, dan pelaku ekonomi essensial serta masyarakat lainnya.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Said Idris Wintareza,SE,MM melalui Kabid PPIK Abdiansyah,SST, usai menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 mengatakan, dirinya merasa baik-baik saja. Bahkan ia juga tidak merasakan efek negatif apapun sejak menerima suntikan dosis pertama pekan lalu. Begitupun para ASN lain yang ikut disuntik pada pekan lalu, kata Abdiansyah, juga sama sekali tidak merasakan efek buruk.

Untuk itu dia berharap masyarakat tidak termakan informasi yang keliru terkait dampak pasca vaksin.

“Kami yang sudah divaksin ini tidak ada efek sama sekali. Kalau ada berita-berita miring soal vaksinasi ini langsung dikonfirmasi ke Dinas Kesehatan, ke IDI, bahwa informasi yang benar itu seperti apa,” ujarnya.

Abdiansyah pada kesempatan itu juga menjelaskan kembali bahwa penggunaan Vaksin Covid-19 jenis Sinovac telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), dia berharap, pada gilirannya seluruh masyarakat akan bersedia divaksin sebagai ikhtiar bersama melawan pandemi Covid-19.

Vaksinasi Covid-19, dilakukan untuk membentuk antibodi yang membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut. Jika program vaksinasi sukses, pandemi Covid-19 dapat dikendalikan, sebutnya.

Menurunya, para ASN yang merupakan aparatur negara masing-masing memiliki keterikatan dan berkewajiban mengikuti peraturan sesuai perundang-undangan yang berlaku jelasnya. (Tim)

Saturday, June 19, 2021

Ketua Pewarta Kembali Gulirkan Sembako kepada Pengurus Dan Anggota

Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan, Chairum Lubis SH, berbagi sembako kepada anggota dan pengurus Pewarta.

Pembagian paket sembako ini diberikan dengan tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) di masa pandemi Covid-19 saat ini, Jumat (18/6/2021) sore di Kantor Pewarta Polrestabes Medan, Jalan Medan Area Selatan No.282 B, Medan. 

Dalam kesempatan itu, Chairum Lubis mengatakan pemberian sembako ini dilakukan di tengah situasi ekonomi yang sulit di masa pandemi Covid-19 saat ini bagi pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan. 

"Jadi, dengan adanya bantuan sembako yang diberikan ini dapat bermanfaat dan mengurangi beban ekonomi terhadap pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan," ujar Chairum Lubis. 

Apalagi, sambung Chairum Lubis pada situasi sulit di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Dijelaskan Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut ini bahwa pembagian paket sembako ini juga dilakukan dalam rangka program Jumat Barokah Pewarta Polrestabes Medan. 

"Pemberian sembako ini juga sejalan dengan program Pewarta Polrestabes Medan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," ujar Pemimpin Redaksi (Pemred) media online pewarta.co ini. 

Lanjut dikatakan pria ramah dan berjiwa sosial tinggi di Kota Medan ini bahwa pemberian sembako ini tak lepas dari arahan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra S MSi dan Waka Polda Sumut, Brigjen Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi. 

"Juga sesuai arahan dari Kasektupa Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Mardiaz Khusin Dwihananto SIK MHum dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SIK MH," ungkap Chairum Lubis. 

Dalam kesempatan itu, turut hadir pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan, yakni Hendri Sianturi, Henri Sianturi, Rijam Kamal Siahaan, Khairunnas, Juni Ardi Tanjung dan Dedi Irwandi Lubis. 

Kemudian, Robert Iswandi, Arvin Syahputra, Ilham, Suriyanto, Surya Irwandi, Zack Rambo, Panroi Sihombing, Deno Barus, Frengky, Bardan, Gusman, Ameq, dan Abdul Meliala.

"Jadi, pemberian sembako kepada pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan ini berkat dukungan dari Humas Polrestabes Medan, AKP Dedy Kurniawan SIK," pungkas Chairum Lubis. (Wahyudi)

Thursday, June 17, 2021

Kakanwil Menag Sumut Resmikan Asrama Tahfizul Hadist MAN 2 Deli Serdang

warnasumut.com - Deli Serdang. Asrama Tahfizhul Hadist MAN 2 Deli Serdang Sudah rampung di bangun beberapa waktu yang lalu,

Kamis 17/06/2021 Di resmikan oleh Kakanwil Menag Wilayah Sumatra Utara Drs.H Syahrul Wirda. MM di dampingi oleh Kabid pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara H.Erwin Pinanyuang Dasopang.M.Si, Plt Kakemenag Kabupaten Deli Serdang Drs Abdul Haris Harahap.M.AP dan KTU Serta Kepala Seksi Kakemenag Kabupaten Deli Serdang, Ketua komite MAN 2 Deli Serdang Ir. Khairul Amrin Harahap, seluruh pengurus komite MAN 2 Deli Serdang.

Juga Turut hadir Kepala MAN, MTS dan MIN sekabupaten Deli Serdang, KTU MAN 2 Deli Serdang Ahmad Budiman. S.sos beserta staf dan pengawas, dewan guru dan guru-guru MAN 2 Deli Serdang. Dan Sang penggagas Ayahanda Drs.H Burhanuddin Harahap.M.pd serta sebagai Pimpinan Daerah TARBIYAH-PERTI Sumatera Utara.

Dalam Kesempatan ini Kepala MAN 2 Deli Serdang Mengatan, Saya akan terus berjuang untuk dunia pendidikan agar anak-anak di dalam dan di luar sekolah dapat mengaji secara gratis.

Kita harapkan Kedepannya agar MAN 2 Deli Serdang dapat menjadikan simbol contoh untuk sekolah-sekolah lain terutama dalam bidang keagamaan,"Tegasnya. 

Kakemenag Provinsi Sumatra Utara Drs.H Syahrul Wirda.MM dalam kata sambutannya Mengatakan, Agar kita bekerja dalam keikhlasan dan jangan iri hati soal jabatan, Jadilah sebagai pemikir pengembang yang menjadikan banyak pemikiran-pemikiran baru untuk membangun pondok-pondok Tahfizhul Hadist yang di lakukan seperti kepsek MAN 2 Deli Serdang.

Kakamenag juga menyampaikan kepada Kabid Madrasah H.Erwin Pinanyuang Dasopang.M.Si untuk meneruskan ke madrasah-madrasah lain mengembangkan dan menjadi contoh apa yang telah di buat oleh MAN 2 Deli Serdang.

Kita harapkan beberapa tahun kedepan agar anak-anak muda dapat menjadi tahfizhul-tahfizhul Qur'an dan menjadi pemimpin-pemimpin tangguh di tengah-tengah masyarakat,"Ujarnya. (Rizky Zulianda)

Kades Sei Kepayang Tengah Hidupkan kembali Tradisi Lama Sedekah Kampung


warnasumut.com - Asahan. Pemerintah Desa Sei Kepayang Tengah Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan melaksanakan kegiatan Kenduri Kampung bersama masyarakat setempat tepatnya di dusun 10 Desa Sei. Kepayang Tengah pada Kamis, 17/6/2021.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Sei Kepayang Tengah Sallim Butar Butar, Kapolsek Sei Kepayang AKP Sabran MP, SH. Kanit Binmas Ipda MJ.Doloksaribu, Danramil 10 Sei Kepayang yang diwakili oleh Bhabinsa Sertu Surya Dedi, Camat Sei Kepayang yang diwakili oleh Kasisos Iskandar SH,
Kepala Desa Sei Kepayang Kanan Adlin, Tuang Guru Ustadz Kohar dari persulukan Sei Pasir Sei Kepayang Timur, Mantan Camat Sei Kepayang Timur Nizar Tokoh Masyarakat serta Masyarakat dari Desa Sei Kepayang Kanan.

Acara tersebut diawali dengan membaca Alquran dan kemudian dilaksankan dengan pembacaan doa dan ayat ayat toyyibah dari Tuan guru Persulukan Sei Pasir kemudian diakhiri dengan makan bersama.

Dalam sambutannya Kades Sei Kepayang Tengah Sallim Butar Butar menyampaikan bahwa kegiatan Sedekah Kampung ini merupakan tradisi yang sejak dulu ada namun sudah mulai dilupakan.

"Kegiatan tradisi sedekah kampung atau Kenduri Kampung ini merupakan tradisi dikampung ini yang sudah ada dan dilakukan oleh masyarakat sejak dahulu  namun menghilang tidak pernah lagi dibuat oleh masyarakat sini, oleh karena itu kita akan hidupkan kembali, ucapnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa tujuan dari acara ini agar kampung terhindar dari mara bahaya dan Mala petaka. 

"Sedekah kampung ini tujuannya agar menolak segala macam bentuk bala dari kampung serta agar dapat menolak berbagai macam penyakit.terangnya.

Sallim juga berharap agar tradisi ini bisa terus dilaksanakan oleh masyarakat dengan bergilir.

"Ini pertama kali digelar kembali setelah lama tenggelam, harapannya tradisi ini bisa berlanjut kedepannya dan digilir ke dusun dusun lainnya. Tutupnya.

Acara tersebut juga diisi dengan pemotongan seekor kambing yang merupakan sumbangan dari salah satu masyarakat kemudian dimasak dan dimakan secara bersama oleh seluruh masyarakat dan tamu undangan yang hadir. (Red-WarSu)

Sunday, June 13, 2021

Wakil Bupati Dan Sekda Gayo Lues Jalani Vaksinasi Covid-19


warnasumut.com - Gayo Lues. Wakil Bupati Gayo Lues H. Said San dan Sekretaris Daerah Rasyidin Porang, serta sejumlah Perangkat Daerah lingkup Pemkab Gayo Lues jalani penyuntikan dosis vaksin Covid-19, di Aula Kantor Sekdakab Gayo Lues, Jum'at (11/06). 

Itu dilakukan untuk mendapatkan jaminan keamanan dari paparan Covid-19, juga untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupetan Gayo Lues.

Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani menjelaskan, persiapan jelang penyuntikan vaksin Covid-19 telah dilakukan melalui serangkaian cek kesehatan di oleh Tim medis, seperti gula darah dan cek tekanan darah.

"Setelah menjalani serangkaian tes medis akhir saya di nyatakan aman untuk menerima Vaksinasi tersebut, dan Alhamdulillah setelah saya menerima vaksinasi tidak ada gejala berarti yang rasakan". Jelas Wabup 

Tambah Said Sani, untuk mendapatkan jaminan keamanan dari paparan Covid-19, seluruh pelayan publik, seperti Tenaga Kesehatan (Nakes), TNI, POLRI, dan Aparatur Pemerintah ASN dan Non ASN lingkup Pemkab Gayo Lues harus melakukan vaksinasi Covid-19. Itu sejalan dengan instruksi  Gubernur Aceh Nova Iriansyah   No : 09/ISTR/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19 ) Bagi Pegawai Negeri Sipil (ASN) Dan Tenaga Kontrak Serta Tenaga Kerja Outsourcing Pada Pemerintahan Aceh.

"Percayalah kepada pemerintah karena sebelumnya pemerintah pusat dalam hal ini sudah melakukan riset, vaksin ini bisa meningkatkan imun dan menahan imun dari serangan Covid-19,"Tegas Wabup. (Tim)

Friday, June 11, 2021

Jajaran ASN Diskominfo Gayo Lues Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama


warnasumut.com - Gayo Lues. Seluruh jajaran ASN di lingkungan Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Gayo Lues menerima vaksin Covid-19, Kamis (10/06/2021).

Suntikan vaksin yang diterima merupakan vaksin Covid-19 dosis pertama, dan akan dilanjutkan dengan pemberian dosis kedua setelah 14 hari kedepan.

Pihak Dinas Kesehatan Gayo Lues menyebutkan hari ini vaksinasi yang dilaksanakan pada 2 OPD antara lain Dinas Perhubungan dan Diskominfo Gayo Lues, merupakan tahapan vaksinasi bagi aparat pelayanan publik.

Sementara itu, dikesempatan yang sama Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Said Idris Wontareza,SE MM melalui Kabid PPIK Abdiansyah,SST, menyambut baik vaksinasi Covid-19 dapat diberikan untuk jajarannya di Dinas Kominfo.

Lebih lanjut, dikatakan Abdiansyah dengan vaksinasi tersebut memberikan peluang percepatan nilai cakupan imunisasi di Kabupaten Gayo Lues, demi menjaga kesehatan diri, keluarga dan masyarakat sangat mendukung program vaksinasi. Program yang berikan secara gratis untuk mayarakat khususnya di Gayo Lues  guna mendukung program pemerintah pusat. Sehingga sebagai aparatur pemenrintah sudah sepatutnya ikut dalam kegiatan tersebut, katanya.

Abdiansyah juga mengaku tidak merasakan efek samping apapun pasca menerima vaksin dosis pertama, terlebih vaksin yang diberikan Pemerintah tersebut sudah dinyatakan aman setelah melalui berbagai uji klinis.   Setelah melaksanakan tahapan ternyata tidak terjadj (efek samping) apa-apa. Artinya tidak seperti yang kita bayangkan, ungkapnya. (Red)

Wednesday, June 9, 2021

Kodim 0113/Gayo Lues Gelar Komsos Dengan Aparatur Pemerintah


warnasumut.com - Gayo Lues. Bertempat di Aula Kodim 0113/Gayo Lues, Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Aparatur Pemerintah (APEM) Kabupaten Gayo Lues TA 2021, dengan tema ”Sinergitas Aparat Pemerintah Membangun Imunitas Bangsa Untuk NKRI.” Kamis (09/06/2021).

Dalam Komsos kali ini terdapat tiga (3) Materi yang di bahas antara lain, pertama tentang penanganan Covid-19 sesuai dengan kebijakan dari pusat yang di bawakan oleh Danramil 04/Kuta Panjang  Kapten Kav Parji, yang kedua tentang tugas pokok satuan kewilayahan mulai dari Kodim, Koramil dan sampai tingkat bawah dalam hal ini Babinsa yang di bawakan oleh Danramil 01/Terangun Kapten Inf Fazrul Azwar serta  yang terakhir mengenai Bhineka Tunggal Eka oleh Danramil 02/Rikit Gaib Letda Inf Junaidi.

Dalam sambutannya Dandim Gayo Lues  Letkol Inf Yudhi Hendro Prasetyo menyampaikan pentingnya  komunikasi sosial dan sinergitas bersama aparat pemerintahan, hal ini tentunya sangat perlu dilakukan, selaku TNI aparat yang berada di wilayah, Komsos ini diharapkan dapat menjalin hubungan yang harmonis dan bersinergi dalam mendukung pembangunan dan perkembangan kemajuan wilayah pertahanan di darat dan menjaga keamanan wilayah darat khususnya Kabupaten Gayo Lues,” ujarnya.

Tantangan tugas semakin kompleks, seperti yang kita hadapi sekarang ini Pandemi Covid 19, IKN, Globalisasi, Bencana alam, Karhutla, Narkoba dan Teroris. Dan yang paling mencolok adalah masalah Pandemi dan ini bukan hnya tugas TNI, Polisi atau Satpol-PP saja, akan tetapi tugas kita semua. 

Untuk itu, mari kita optimalkan dan maksimalisakan fungsi Posko PPK (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di setiap Desa, melalui koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat secara berjenjang dengan Pemerintah (Satgas daerah maupun Pemda setingkat di atasnya), misalkan tingkat desa, koordinasi kan dengan tingkat Kecamatan,” tegasnya.

Lanjutnya, harapan kami, mudah-mudahan pertemuan ini bermanfaat, seperti yang diharapkan. Dan tak kalah pentingnya saya mengingatkan betapa pentingnya Protokol Kesehatantan, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi.

Pesan saya, kegiatan ini bukan hanya simbolis saja, akan tetapi benar-benar di forum ini kita bentuk imunitas melalui Aparatur Pemerintahan.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingannya kepada kita sekalian dalam mengabdi kepada bangsa dan negara yang kita cintai bersama, Amin.”, pungkasnya.

Penyelenggaran Komsos dengan Aparatur Pemerintahan ini bertujuan untuk Pembinaan Kemampuan, Kekuatan dan Gelar Kekuatan serta menyelenggarakan Pembinaan Teritorial untuk menyiapkan wilayah Pertahanan di Darat dan menjaga keamanan wilayah darat dalam rangka mendukung tugas pokok di wilayah.

Adapun yang di undang dalam kegiatan komsos bersama Apem ini antara Bupati Gayo Lues dalam hal ini dihadiri Wakil Bupati H. Said Sani, Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustaman, S.I.K., M.H., Kepala Kejaksanaan Negeri Gayo Lues Ismail Fahmi, SH, Kasatpol PP yang di hadiri Kabid Trantib Amdi Izhar,  S.STP, Kadis Pertanian Said Bahtiar, BPBD Gayo Lues dihadiri Sekretaris Zulkarnain,  perwakilan  Kepala Desa dari tiap-tiap Kecamatan yang berada di Kabupaten Gayo Lues, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan, yakni disiplin kesehatan dengan mulai cuci tangan, pengecekan suhu oleh petugas kesehatan Kodim, dan mengenakan masker serta jaga jarak antar peserta tamu undangan. (Tim)

Sunday, May 23, 2021

Pemerintah Sumut Harus Cepat Tanggap Dalam Kemanusiaan Dan Sosial


warnasumut.com - Deli Serdang. Rasa kemanusiaan yang terdapat pada jiwa manusia pasti akan timbul jika melihat orang yang sedang kesulitan. Itulah yang dirasakan pada sosok aktivis serta tokoh muda ini. Ahmad Bakri Syahputra S.E dan aktivis kemanusiaan dan sosial ibu nursyamsiah yang tidak asing lagi di lingkungan masyarakat Deli Serdang ini. Mereka bertindak cepat dalam menanggapi persoalan masyarakat yang sedang sakit tapi terkendala biaya yang sangat cukup besar, maka mereka segera mendatangi ke keluarga korban untuk dapat membantu permasalahan mereka tersebut. (sabtu, 22 Mei 2021)


Ahmad Bakri Syahputra S.E adalah Ketua dari organisasi di Gerakan Advokat dan Aktivis Kota Medan dan Ketua Generasi Negarawan Indonesia sekaligus berkecimpung di perpolitikan,  ia berpendapat jika kita mempunyai umur serta relasi untuk membantu sesama maka gunakanlah waktu tersebut untuk yang memperlukan bantuan.




Penyakit yang di derita adik ini sudah sangat parah maka dari sini kami mencoba untuk memberikan bantuan agar keluarga bisa diringankan biaya rumah sakit di mitra sejati. Adapun tindakan yang kami lakukan ialah mendatangi stake holder dilingkungan tersebut memberitahukan bahwa ada warganya yang sakit tapi terkendala biaya yang sangat besar. Ucap ahmad bakri syahputra s.e


Ibu nursyamsiah mengatakan bahwa masyarakat harus bisa saling bahu membahu dalam hal menolong sesama, karena kita hidup membutuhkan orang lain. Permasalahan yang di derita keluarga ini sangat tidaklah mudah. Yaitu kartu jamsostek mereka sudah mati, maka biaya otomatis bakal menjadi tanggungan oleh keluarga. Kami disini membantu menjembatani keluarga ke instansi pemerintah agar segera cepat tanggap lah menolong korban, Karena kesehatan sangat berharga.


Marilah kita bersama-sama menolong keluarga ini karena kita tau sendiri ayah korban pendapatan sangat pas-pasan. Ayolah pihak dinas dan instansi pemerintah terkait bukalah mata hati kita untuk membantu sesama, karena jika bukan dari kita siapa lagi. Kalau bukan dari sekarang kapan lagi,  tutup ahmad bakri syahputra S.E


Adapun kronologi dan cerita korban dapat dilihat di bawah ini. 


Cerita kronologi korban:


Pukul setengah tiga pagi, saat sebagian besar orang sedang terlelap nyenyak-nyenyaknya, Pak Sunarwan dan Bu Siti sudah sibuk di dapur. Berdua beradu dengan kuali serta bumbu-bumbu yang harus segera selesai diolah jadi lontong dan nasi lemak sebelum matahari terbit. Semata demi dapat mengais rupiah untuk selamatkan anak mereka, Abdul Risky (15), dari ancaman kematian akibat usus yang tersumbat hingga nyaris busuk dan pecah!


Waktu itu langit masih gelap, ayam belum juga berkokok, dan dingin kabut malam masih begitu menusuk tulang. Orang-orang masih terlelap dalam mimpi, tetapi Abdul yang duduk di bangku kelas 2 SMP justru sudah terjaga untuk berjuang wujudkan mimpi jadi seorang pilot. Ia lipat selimut, turun dari kasur dan bergegas ke dapur bantu ayah-ibu siapkan dagangan. Nahas, masakan belum juga matang, Abdul tiba-tiba merasa seperti ada tangan besi yang menonjok perutnya dari dalam. Sontak ia menjerit kesakitan dan jatuh terduduk di depan kompor.


Walau sudah minum obat generik dari apotek, perasaan seperti ditonjok-tonjok tangan besi dari dalam perut rupanya berlanjut dan masih Abdul rasakan hingga dua minggu kemudian. Puncaknya, Abdul tak henti muntah-muntah. Apa pun yang masuk mulut langsung keluar lagi, tetapi perut Abdul malah membesar! Saat dipegang, perut Abdul pun terasa keras seperti ada tekanan dari dalam. Benar-benar bak balon yang terus menerus ditiup hingga nyaris meledak.


Merasa ada yang sudah tak normal dari kondisi Abdul, Pak Sunarwan dan Bu Siti bergegas cari pertolongan. Miris, mereka berkali-kali ditolak bidan dan rumah sakit terdekat karena keterbatasan fasilitas. Abdul akhirnya harus dibawa ke rumah sakit yang lebih jauh dari tempat tinggal dengan bantuan mobil tetangga. 

Di IGD, hasil pemeriksaan dan foto rontgen buat dunia Pak Sunarwan dan Bu Siti seakan runtuh seketika. Ternyata selama berminggu-minggu menahan sakit perut, Abdul tengah diintai ancaman kematian! Usus Abdul terlipat-lipat dan lengket saling menempel sehingga terjadi penyumbatan. Segala macam makanan serta cairan yang tak bisa dicerna menumpuk dan membusuk, bercampur dengan gas sekaligus asam lambung sampai menekan usus!


Abdul divonis mengidap penyakit bernama ileus obstruktif. Kata dokter, jalan satu-satunya untuk selamatkan Abdul adalah operasi dan perawatan intensif yang dibarengi dengan terapi obat-obatan. Tanpa itu semua, selain bisa ikut membusuk, usus Abdul bisa berujung pecah mengeluarkan darah, nanah, serta bakteri hingga timbulkan infeksi dan komplikasi serius yang mengancam nyawa!


Jika tak ingin kehilangan anak, setidaknya uang sebesar 100 juta berarti mesti segera Pak Sunarwan dan Bu Siti siapkan. Sungguh pilu sebab jumlahnya bagai bumi dan langit dengan pendapatan mereka sebagai pedagang sarapan pagi di pinggir jalan. Mungkinkah Pak Sunarwan dan Bu Siti selamatkan Abdul kalau jerih payah keduanya memasak dari sebelum subuh dan layani pembeli hingga matahari menjelang terik hanya hasilkan 60 ribuan/hari?


“Dulu pas umurnya baru sebulan, Abdul juga pernah sakit persis begini. Waktu itu saja saya sama istri harus berjuang mati-matian biar bisa kumpulin biaya operasi dan nyelamatin Abdul. Ya Allah… Kenapa sekarang kejadian lagi? Warung padahal lagi sepi gara-gara pandemi. Jangankan bawa pulang uang. Seringnya saya malah bawa pulang makanan basi karena dagangan nggak ada yang laku…” – Pak Sunarwan, pedagang lontong dan nasi lemak kaki lima di Deli, Sumatera Utara. (Julian)

Tuesday, May 11, 2021

GRANAT Membagikan Takzil Di Desa Cinta Rakyat Kec. Percut Sei Tuan

warnasumut.com - Deli Serdang. Gerakan amal dan Ramadhan berkah pembagian Ta'zil dan masker yang dilaksanakan oleh Gerakan Nasional Anti Narkotika yang dilaksanakan Jl. Sudirman Desa Cinta rakyat. 

Acara ini di hadiri oleh Sekretaris DPC Granat Kab.Deli Serdang Abangda Bobby, kepala Desa Cinta Rakyat BPK Suhendro ST, Perwakilan dari pengurus DPD Granat Sumut, kepala dusun 1,2 dan 9 Desa Saentis, Kapos Saentis, Polmas Desa cinta rakyat dan tokoh masyarakat.

Acara berjalan baik dan lancar.  ini merupakan anugerah Bagi DPAC Granat Percut Sei Tuan. Salam pengurus Ketua Fadlun Hanef, Sekjen Wardoyo, dan ini di sampaikan melalui ketua koordinator bid. kerjasama antar lembaga dan pendanaan DPAC Granat Percut Sei Tuan saudara Suriyono.

Reporter : Wahyudi - Suriyono

Rangkaian kegiatan Menyambut Hari Raya Idul Fitri, Polsek Sunggal Bagikan Pakaian Gratis


warnasumut.com - Medan Sunggal. Berbagai kegiatan sosial dalam bulan suci Ramadhan dilaksanakan oleh Polsek Sunggal Polrestabes Medan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH didampingi Waka Polsek AKP Suhardiman SH MHum dan seluruh jajarannya.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya kegiatan sosial yang menyentuh langsung ke masyarakat baik berupa warung makan gratis, pembagian takjil dan berbuka puasa bersama anak yatim yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Teranyar, kegiatan sosial yang dilaksanakan adalah berupa pembagian pakaian gratis bagi masyarakat, yang dilaksanakan pada Selasa (11/05) bertempat di depan mako Polsek Sunggal dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat oleh personil Polsek Sunggal.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai mana disampaikan Kapolsek, masyarakat bebas mengambil pakaian baik berupa baju, celana, rok dll yang tersedia, yang mana setiap orang diperbolehkan mengambil dua potong pakaian yang tersedia secara gratis.

"Setiap orang boleh mengambil maksimal dua potong pakaian, sehingga pakaian yang tersedia dapat dibagikan kepada masyarakat secara lebih merata", papar Kapolsek yang sedang mengikuti pendidikan Sespimmen Polri angkatan 61 tersebut.

"Pakaian yang tersedia ini, merupakan sumbangan dari seluruh personil Polsek Sunggal, dengan maksud membantu meringankan beban masyarakat dimasa pandemi Covid19 ini dan masyarakat yang mengambil pakaian tersebut juga kita wajibkan memakai masker sebagai persyaratan utama", imbuhnya lagi.

Pantauan di lapangan, kegiatan tersebut dimulai sekira pukul 11.30 wib dan tidak sampai satu jam kemudian pakaian yang tersedia telah habis dibagikan kepada masyarakat. Tidak hanya kepada masyarakat sekitar, namun pakaian yang tersedia juga diambil oleh pengemudi ojol yang kebetulan melintas di depan mako Polsek Sunggal sembari mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut kepada Polsek Sunggal Polrestabes Medan dan jajarannya. (Rizky Zulianda)

Friday, April 9, 2021

10.000 Massa Demo Desak Lokasi Hiburan Malam Sky Garden Ditutup


warnasumut.com - Medan. Meski keberadaannya sudah sangat meresahkan, lokasi hiburan malam Sky Garden, di Jalan Sei Petani, Desa Namu Rube Juli Tanjungpamah, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, hingga kini masih terus beroperaso. Padahal, indikasi berbagai bentuk maksiat di tempat itu sudah terbukti. 

Mulai dari peredaran narkoba, Sky Garden yang berbatasan dengan Kota Binjai itu, juga disebut-sebut menjadi sarang perjudian dan prostistusi terselubung. Lokasi itu semakin menjadi sorotan berbagai lapisan masyarakat, menyusul tewasnya seorang istri oknum aparat yang dikabarkan akibat Over Dosis (OD) pada Maret lalu. 

Ironisnya, pemilik lokasi itu seolah kebal hukum. Meski berulangkali didesak tutup, terlebih di masa pandemi dan di saat menjelang Bulan Suci Ramadan seperti saat ini, Sky Garden tetap beroperasi. 

Bertitik tolak pada keresahan itu pula, rencananya pada Jum'at besok, 9 April 2021, ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat dan pemuda, akan turun ke jalan, melakukan unjukrasa dengan sasaran Sky Garden. 

Tokoh pemuda Firman Shah, mengatakan, aksi masyarakat tersebut harus didukung dan meminta pihak berwajib segera menutup Sky Garden. 

"Tak ada toleransi bagi Sky Garden. Tempat itu sudah berulang kali terbukti menjadi tempat peredaran narkoba dan prostitusi," kecamnya saat dikonfirmasi di Medan, Kamis (8/4/2021). 

Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma) Sumut itu juga menegaskan, intinya, tempat maksiat yang sudah terbukti harus ditutup dengan sebagaimana mestinya. 

Sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan segala bentuk maksiat, sekaligus dalam rangka mendukung aparat kepolisian, sekitar 10.000 massa besok akan berunjukasa ke lokasi hiburan malam tersebut. 

Didampingi Ketua PC Sapma PP Medan, Deliserdang dan Langkat, Firman juga mengingatkan agar seluruh pihak juga harus mawas diri dalam menyikapi keberadaan Sky Garden. 

"Kami mengimbau masyarakat lebih menjaga anak dan saudaranya dari tempat-tempat seperti itu, dan kita mendukung penuh untuk penutupan tempat maksiat tersebut," pungkasnya. (Wahyudi)

Tuesday, April 6, 2021

Ribuan Batang Mangrove Dirusak Orang Suruhan Toke Tambak


warnasumut.com - Langkat. Mengaku disuruh pengusaha tambak yang disebut-sebut bernama Acin, sekelompok orang yang berasal dari Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat melakukan perusakan atau penebangan tanaman mangrove di lokasi kawasan hutan produksi yang dikelola oleh Kelompok Tani Taruna Mangrove, Selasa (6/4) pagi.

Akibat dari aktivitas itu, sedikitnya seribuan tanaman hyzophora berusia lebih kurang empat tahun yang terletak di Dusun III Lubuk Jaya, Desa Kwala Serapuh, Kecamatan Tanjung Pura tersebut mati total. "Kami gak terima mangrove ini dirusak seperti ini," kesal salah seorang anggota Kelompok Tani Taruma Mangrove.

"Semalam sore, belasan pohon kelapa yang kami tanam dan sudah berusia dua tahun, juga dirusak oleh orang tak dikenal. Kami merasa sangat terusik dengan perlakuan pihak yang selalu mengintimidasi kami dalam mengelola kawasan hutan produksi," pungkasnya.

Saat ditemui di lokasi perusakan mangrove, sekelompok orang yang melakukan penebangan itu mengaku diajak oleh Samsuddin, atas suruhan dari pengusaha tambak asal Tanjung Pura bernama Acin. "Kami cuma diupah untuk kerja disini. Kami gak tau wilayah ini masuk dalam kawasan hutan atau tidak," ungkap salah seorang perusak tanaman mangrove.

Tak berselang lama, empat orang oknum polisi yang mengaku dari Unit Tipidter Polres Langkat dan personel Polsek Tanjung Pura masuk ke lokasi tersebut dan menjelaskan kehadiran mereka, untuk melakukan pengamanan atas pembersihan lahan yang dimohonkan oleh Acin ke Unit Tipidter Polres Langkat.

"Kami cuma melakukan pengamanan atas perintah dari kanit. Acin juga mengaku sudah memiliki legalitas yang dikeluarkan oleh BPKH. Kalau masyarakat atau kelompok tani mau melihat legalitas lahan Acien, datang aja ke Polres Langkat," ketus salah seorang oknum polisi dari Unit Tipidter Polres Langkat.

Namun, pihak kelompok tani tetap berkeras untuk mempertahankan wilayah hutan produksi tersebut, agar tetap lestri dan terus melakukan penghijauan kembali kawasan hutan yang rusak. Mereka meminta agar aktivitas perusakan mangrove dan tanaman lain di kawasan hutan agar segera dihentikan.

#Kecewa Berat
Kepala Desa Kwala Serapuh Hasanuddin yang hadir ke lokasi tersebut, mengaku sangat kecewa dengan ulah sekelompok orang yang melakukan perusakan di kawasan hutan produksi. Terlebih, kawasan tersebut merupakan areal pembibitan mangrove yang dikelola oleh kelompok tani, untuk merehabilitasi kawasan hutan.

"Hingga saat ini, Acin belum juga menunjukkan legalitas lahannya, padahal dah berulang kali kami minta untuk menunjukkannya. Waktu penanaman mangrove di sini, Dandim 0203/Lkt juga ikut serta di sini. Yang jelas, penghijauan adalah program pemerintah dan dunia internasional, jadi harus bersama-dama kita dukung," kata Hasanuddin.

#Terkesan Acuh
Sementara, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah-I Stabat Ir Puji Hartono membenarkan bahwa areal tersebut merupakan kawasan hutan. "Memang itu kan kawasan hutan, tapi di sana kan ada hak orang lain (pengusaha tambak) juga. Kita bicarakan aja di kantor, biar saya jelaskan," ketus dia.

Meskipun sudah disampaikan telah terjadi perusakan seribuan tanaman mangrove dan meminta KPH Wilayah-I Stabat untuk melakukan tindakan, namun Puji terkesan acuh dengan peristiwa perusakan mangrove tersebut. "Besok kami turunkan tim ke TKP," pungkas Muji.

#Perusakan Hutan
Kepala Divisi SDM LBH Medan M Ali Nafiah SH MHum yang menjadi kuasa hukum poktan itu mengatakm, tanaman mangrove itu merupakan bibit yang selama ini ditanam dan dipelihara oleh masyarakat untuk upaya rehabilitasi kawasan hutan. "Dari maraknya penghancuran hutan di sana, ada dugaan kuat maraknya tanam sawit dan tambak illegal pada kawasan hutan itu," kata Ali.

Mirianya lagi, kata Ali, tindakan perbuatan melanggar hukum itu diduga mendapat pengawalan dari oknum Polres Langkat yang mengaku kepada personil LBH Medan dalam rangka pengamanan lahan milik Acin, tanpa menunjukkan surat perintah tugas dari kesatuan atau dokumen apapun yang membuktikan lahan tersebut milik Acin," sambungnya.

LBH Medan menilai tindakan oknum ini dapat dikategorikan sebagai tindakan kesewenang-wenangan aparatur negara yang dapat diberikan sanksi, baik sanksi pidana maupun sanksi kode etik kepolisian. 

#Copot Kepala KPH Wilayah-I
Direktur Yayasan Srikandi Lestari Sumiati Surbakti juga sangat menyayangkan perusakan seribuan pohon yang disaksikan oleh oknum dari Polres Langkat dan Polsek Tanjung pura, yang seharusnya membantu melakukan merehabilitasi kawasan hutan, malah melakukan tindakan yang sebaliknya. "Alasannya, karena mereka mau menjaga aset pengusaha tambak bernama Acin," ketus aktivis pecinta lingkungan itu.

Selaku masyarakat yang cinta akan lingkungan dan sedang giat melakukan rehabilitasi manggrove, Mimi mohon perlindungan dari negara kepada masyarakat untuk melakukan perbaikan lingkungan. "Malah, yang kami dapati saat ini adalah, kami selalu dipersulit untuk melaporkan ke dinas terkait dan ada solusi, serta terkesan terjadi pembiaran," sambungnya.

"Melalui pemberitaan ini, kami minta kepada Kepala KPH Wilayah-I Stabat, jika tidak mampu menyelesaikan persoalan hutan, hendaknya mengundurkan diri saja. Ganti aja sama pejabat yanh mampu, agar tidak ada lagi proses proses pembiaran tentang persoalan lingkungan khususnya di kawasan hutan," pungkas wanita berkacamata itu. (Avid)

Pukat Harimau Beroperasi Di Belawan, Massa Alampeta Berunjuk Rasa Di DPRD Sumut


warnasumut.com - Medan. Puluhan massa Aliansi Mahasiswa Pemerhati Nelayan Tradisional(Alampeta) berunjuk rasa didepan kantor DPRD Sumut, terkait masih beroperasinya pukat trawl/Hela/Harimau yang mangkal digabion Belawan,Senin (05/04/2021)

"Saat ini kita masih melihat kapal-kapal pukat Trawl masih beroperasi secara bebas di perairan Belawan yang mangkal digabion Belawan.
Meski secara terang-terangan mangkal digabion Belawan yang berdekatan dengan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan namun tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum. Kita juga melihat seperti ada pembiaran dari stacke holder terkait mengenai operasi pukat trawl tersebut ,"teriak pengunjuk rasa.

Mereka sangat menyayangkan, usaha yang ilegal namun praktiknya  dilapangan tersebut ilegal meskipun nelayan tradisional semakin hari semakin sengsara karena dampak pukat Trawl yang merajalela bukan hanya itu, pukat Trawl juga adalah alat yang tidak ramah lingkungan dan merusak ekosistem dan biota laut.
Karena Setiap harinya pukat-pukat Trawl meraup segala jenis ikan hingga kedasar laut  yang menyebabkan rusaknya ekosistem dan biota laut.
Padahal dalam peraturan menteri Permen KP No. 2/2015 yang berbunyi : Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Namun, agaknya peraturan tersebut sama sekali tidak diterapkan terhadap usaha ilegal pukat Trawl diperairan Belawan.
Dengan melihat dan merasakan semakin tertindasnya nelayan-nelayan kecil/tradisional dibelawan, maka kami Aliansi Mahasiswa Pemerhati Nelayan Tradisional melakukan aksi didepan kantor DPRD Sumatera Utara.
Kami mengutuk keras pengusaha-pengusaha dan mafia-mafia  pukat Trawl yang telah membuat masyarakat nelayan kecil dan tradisional sengsara. 

Untuk itu kami meminta kepada DPRD Sumatera Utara agar turun tangan melihat langsung dan melakukan tindakan tegas terhadap seluruh oknum-oknum yang terkait dengan pelanggaran pukat Trawl di perairan Belawan
H. Hendra Sucipto, SE sebagai ketua fraksi PAN Sumatera Utara yang menanggapi aksi kami menyatakan berterimakasih karena menyampaikan aspirasi terkait pukat Trawl yang telah meresahkan serta memiskinkan para nelayan tradisional dan berjanji akan segera memanggil dinas-dinas terkait untuk menuntaskan permasalahan ini. 
"Terimakasih telah menyampaikan permasalahan pukat Trawl ini saya sepakat,meskipun ini bukanlah persoalan baru namun ini merupakan pelanggaran terhadap peraturan negara. Dan kita akan segera memanggil dinas-dinas dan aparat hukum terkait agar segera menuntaskan dan melakukan tindakan sesuai hukum untuk seluruh pelaku terkait dan mafia-mafia  pukat Trawl diperairan Belawan." Ujar perwakilan DPRD Sumut

Astrada mulia sebagai ketua ALAMPETA SU menambahkan "Jika ini terus dilakukan akan dapat menyebabkan dampak serius pada wilayah pengelolaan perairan. Tidak  hanya menyebabkan kepunahan spesies ikan namun juga bisa mengancam seluruh spesies hewan laut lainnya yang bergantung pada ikan untuk bertahan hidup,” ujarnya. (Wahyudi)

Monday, April 5, 2021

Tiga Korban Predator Anak Minta Pendapingan Hukum Ke P2TP2A Kabupaten Langkat


warnasumut.com - Stabat. Untuk meminta pendampingan hukum terkait dugaan kasus asusila, bersama orang tuanya, tiga bocah usia 8,9 dan 10 tahun yang menjdi korban pelecehan seksual, sebut saja Bunga, Mawar dan Anggrek, mendatangi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat, Senin (5/4) Pagi. 

Kehadiran warga Kecamatan Tanjung Pura itu, disambut oleh staf P2TP2A Kabupaten Langkat Ir Waluyo dan Malahayati SH. Di sana, ketiga korban atas kebejadan yang dilakukan R (22), menceritakan kejadian tidak menyenangkan yang mereka alami beberapa waktu lalu.

Dalam setiap melakukan aksinya, R selalu memanggil korban ke rumahnya untuk melampiaskan nafsu bejadnya. Setibanya di dalam rumah R, korban diajak masuk ke kamarnya dan diminta untuk mengambil benda di bawah kolong tempat tidur R.

"Sebelum minta ngambilkan handphone, R memberi anak saya uang Rp 5 ribu. Pas anak saya mau masuk ke kolong tempat tidur untuk mengambil handphone itu, R memeluk anak saya dari belakang," terang ibu Bunga, mengisahkan kejadian yang dialami anaknya sekira dua minggu silam.

Saat mau dicabuli, kata orang tua korban, anaknya menunjang R hingga terjungkal ke belakang. Saat R terjatuh, korban langsung melarikan diri dari rumah R. "Waktu anakku lari, sempat lagi dimintanya uang Rp 5 ribu yang dikasihinya sama anakku. Terus dicampakkan anakkulah uangnya," pungkas ibu Bunga.

Dari kejadian itulah perbuatan bejad R terungkap. Bunga menceritakan kejadian itu kepada temannya yang bernama Mawar. Ternyata, Mawar juga pernah jadi korban nafsu liar R pada bulan September 2020 silam. Korbanpun menceritakan pelecehan yang dialami mereka kepada orang tuanya.

Saat di P2TP2A itu, dari keterangan para korban yang didampingi orang tuanya, terungkap bahwa, R selalu melancarkan aksinya dengan modus yang sama. Namun, benda yang minta diambilkan di kolong tempat tidurnya berbeda-beda, yakni handphone dan korek mancis.

Perlakuan tak bermoral R itu juga sudah dilaporkan orang tua korban pada 26 Maret 2021 kemarin ke SPKT Polres Langkat, dengan bukti laporan Nomor: STPLP/168/III/2021/SU/LKT yang diterima oleh Kanit SPKT-A Polres Langkat Aiptu Amirullah.

Staf P2TP2A Kabupaten Langkat Malahayati berharap agar proses hukum terkait kasus pelecehan seksual yang dialami kliennya itu bisa segera dituntaskan aparat penegak hukum. "Semoga bisa cepat predator anak itu ditangkap dan dikukum sesesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini," tegas Mala.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Langkat Ipda Sihar Sihotang SH saat hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum bisa dikonfirmasi, meskipun telepon selulernya berdering saat dihubungi. (Rizky Zulianda)

Liburan Membawa Petaka, Warga Hanyut Di Sei Batang Serangan


warnasumut.com - Langkat. Nasib nahas dialami Romalan Gultom (44), warga Jalan Wahidin Gang Purnawirawan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat itu tenggelam di aliran Sei Batang Serangan, saat liburan bersama keluarganya di lokasi wisata Pantai Mantul, Minggu (4/4) sekira jam 15.00 WIB.

Peristiwa maut itu bermula saat korban bersama keluarganya, hendak liburan ke lokasi wisata tersebut di Dusun Sampan Getek, Desa Kwala Musam, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat. Sampai disana, korban bersama anaknya pun mandi di aliran sungai itu.

Beberapa saat kemudian, setelah bermain di tepi sungai, korban kemudian berenang ke arah tengah sungai tanpa alat pengaman sama sekali. "Sebelum tenggelam, suamiku sempat melambaikan tangan. Spontan aja aku teriak minta tolong sama orang disini," beber istri korban Tiur Mauli (37).

Kapolsek Padang Tualang AKP Tarmizi Lubis, melalui Kanit Intel Ipda Masa Ginting membenarkan peristiwa nahas yang dialami warga Babalan itu. "Kita masih berjaga dan terus melakukan pencarian berama warga sekitar dengan peralatan seadanya," ungkap perwira itu.

Hingga saat ini, kata Masa Ginting, pencarian terhadap korban tenggelam itu masih terus berlanjut dan meminta bantuan dari BPBD serta tim SAR Kabupaten Langkat. "Kita berharap, agar korban bisa segera ditemukan dan dievakuasi," pungkas Masa Ginting. (Wahyudi)

Thursday, April 1, 2021

Partai Golkar Medan Peringati Isra' Mi'raj, HM Syaf Lubis SE Ajak Kader Makmurkan Masjid


warnasumut. Medan. Ketua DPD II Partai Golkar  Kota Medan HM Syaf Lubis SE, mengajak seluruh kader untuk kembali memakmurkan masjid dan meningkatkan kegiatan sosial keagamaan menjelang masuknya bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah. 

"Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Sekretaris Partai Golkar Medan Sunardi Ali, KPPG, Alhidayah dan HWK ini, hingga terlaksananya perayaan hari besar Islam yang kepanitaannya diketuai Hj Beby Henny Puspita Sinaga SH,Sekretaris Hj.Nazla Khairani, SH danBendahara  Hj.Heriyanti SE ini, " kata Syaf Lubis mengawali sambutannya pada Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1442H/2021M, di Masjid Ababil Medan Zoo Jalan Bunga Rampai IV, Simalingkar Medan Tuntungan, Rabu (31/03/2021).

Dalam acara yang dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah yang diwakili H Alinafiah SE, MM, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan M Afri Rizky Lubis, Ketua AMPI Medan Amas Muda Siregar SH, Ketua AMPG Medan Marlius Piliang, MDI, Soksi dan lainnya itu, Syaf Lubis juga menyatakan rasa kebanggaannya kepada Ketua DPD Golkar Sumur Musa Rajekshah.

" Kebanggaan kita kepada Ketua Musa Rajekshah, karena beliau sangat luar biasa pedulinya terhadap kegiatan keagamaan yang ada di Sumatera Utara khususnya Kota Medan. Karena itu, kita harus mendukung semangat dan keinginan beliau, agar segala kegiatan Islam dapat berjalan seperti yang diharapkannya,"ujar Syaf Lubis yang disambut riuh tepuk tangan para kader Partai Golkar.

Terkait dengan upaya memakmurkan masjid, lanjut Syaf, Ketua Fraksi DPRD Medan M Afri Rizky Lubis saat datang ke lokasi acara dan melihat fisik bangunan Masjid Ababil Medan Zoo masih dalam tahap pengerjaan, spontan politisi muda itu mengajaknya patungan memberikan sumbangan sebesar Rp 5 juta.

"Alhamdulillah, semangat dan doa Bung Sunardi Ali mulai terjawab atas Masjid Ababil ini, karena melalui peringatan Isra' Mikraj ini datang lagi bantuan dari AMPG Medan melalui Parlin Sianturi yang memberikan bantuan 40 sak semen. Dan diharapkan, jejak kepedulian ini dapat diikuti para kader Partai Golkar lainnya untuk memakmurkan Masjid Ababil ini, " imbuh.

Disisi lain, Syaf Lubis juga menyampaikan rasa syukurnya atas kepemimpinan Walikota Medan Bobby Nasution, yang teramat peduli untuk membangun Kota Medan, yang mana pembangunan digerakkannya sudah bisa terlihat hasinya, mulai dari teratasinya banjir dengan perbaikan drainase, penerangan setia gang serta perbaikan badan jalan yang sebelumnya banyak berlobang, sehingga hal ini menjadi salah satu bagian penting yang dihadiahkan Bobby Nasution kepada masyarakat termasuk umat Islam yang akan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan.

Peringatan Isra' Mi'raj Partai Golkar Medan yang berlangsung tetap dengan mematuhi protokoler kesehatan itu, juga diisi dengan sambutan Ketua DPD Partai Golkar Sumut yang disampaikan H Alinafiah SE MM, yang diantaranya meminta pihak panitia pembangunan Masjid Ababil dan pengurus BKM untuk membuat profosal yang nantinya akan disampaikannya kepada Ketua Partai Golkar Sumut yang juga Wakil Gubernur Sumut tersebut.

Acara itu juga dilengkapi dengan tausiyah diberikan Ustadzah Dra Hj Ermiyati MS,M.Pdi yang menyampaikan tentang perjalanan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan perintah sholat lima waktu.

Peringatan Isra' Mi'raj itu ditutup dengan sholat Ashar berjamaah, jamuan makan bersama dan silaturrahmi antar pengurus dan kader Partai Golkar. (Dani S)

TGD Prabu Kresno Erde : Aksi Bunuh Diri, Jangan Kaitkan Dengan Islam


warnasumut.com - Medan. Ketua Dewan Pembina Majelis Ilmu Fardhu 'Ain, Tuan Guru Deli (TGD), Prabu Kresno Erde mengingatkan agar jangan mengait-ngaitkan aksi bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar dengan ajaran Islam. 

"Saya hanya mengingatkan, jangan disangkut pautkan aksi bunuh diri itu dengan ajaran Islam.Tidak ada hubungannya sama sekali," tegas TGD kepada wartawan, Rabu (31/3/2021). 

Menurut dia, tidak satu ayat Al Quran maupun hadits yang memerintahkan untuk aksi bunuh diri. Sebaliknya, lanjut TGD, aksi bunuh diri malahp dilarang dan ditentang habis-habisan dalam ajaran Islam. "Bunuh diri merupakan hal yang dilarang dan pastinya itu perbuatan dosa besar," tegas TGD.

Lebih lanjut, TGD menjelaskan, larangan bunuh diri ditegaskan dalam Alquran. Seperti dalam surah an-Nisa’ ayat 29 yang artinya, “Janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu," ujar TGD.

Kata TGD, Allah melarang tindakan bunuh diri karena hanya Dialah yang berhak mengambil kehidupan. Begitu juga dengan sabda Nabi Muhammad SAW. “Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu, ia akan di adzab dengan itu di hari kiamat” (HR. Bukhari dan Muslim ). 

Dalam sabda lainnya, sambung TGD, Nabi Muhammad mengatakan: “Dahulu ada seorang lelaki yang terluka, ia putus asa lalu mengambil sebilah pisau dan memotong tangannya. Darahnya terus mengalir hingga ia mati. Lalu, Allah Ta’ala berfirman: ”Hambaku mendahuluiku dengan dirinya, maka aku haramkan baginya surga”.

Dengan larangan itu, maka bunuh diri merupakan perbuatan haram. "Oleh karenanya, ancaman berat akan diterima oleh orang yang melakukan bunuh diri," pungkas TGD. Dalam konteks ini, TGD mengimbau umat, terutama generasi muda untuk selektif memilih pengajian atau majelis-majelis ta'lim yang kian lama makin menjamur di Sumatera Utara.

 "Teliti sebelum mengaji. Jangan sampai umat terdoktrin dengan ajaran ajaran keras dan intoleransi. Ini bahaya, inilah metode browshing minded (cuci otak)," imbau TGD. Peran orang tua harus lebih ekstra memerhatikan anak-anak yang baru memasuki usia remaja. Karena mereka lagi mengalami proses masa remaja dan mencari jati diri.

 "Nah disinilah perlunya peran orang tua untuk melakukan pendekatan, sehingga dapat melebih mendetek sejak dini, perkembangan anak anak menuju remaja" urai TGD. Menjawab aksi bom bunuh diri terkait dengan isu yang berkembang saat ini, TGD tidak mau terlalu jauh menilai. Tapi kemungkinan itu, bisa saja terjadi. Hanya saja, jangan berburuk sangka.

 "Artinya sesuatu yang belum pasti diketahui, maka tidak dibenarkan untuk menjaustice atau memvonis dan menilai secara negatif,. Itu buruk sangka" papar TGD. (Julian)