Warna Sumut

Update

Iklan AMP

Slider

Tuesday, January 19, 2021

Pelaku Curanmor Dibekuk Satreskrim Polsek Pancur Batu


warnasumut.com - Sumut. Team unit Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Sektor Pancur Batu Polrestabes Medan menangkap pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) Senin (11/1/2021) di Jalan Jati 20, Desa Simalingkar, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, sekira pukul 20.00 wib.

Agustina Dewita (35), melaporkan kehilangan kendaraan miliknya Honda Beat BK 5166 AHJ ke Polsek Pancur Batu pada Jumat (8/1/2021) pukul 17.45 wib. Awalnya, Jumat (25/12/2020) korban memarkirkan sepeda motornya didepan rumah kemudian selang beberapa menit korban tidak ada lagi melihat motor miliknya. Korban merasa keberatan dan membuat LP ke Polsek Pancur Batu.

Setelah mendapat laporan, Unit Tekab Polsek Pancur Batu yang dipimpin Kanitreskrim bergerak cepat dan melakukan penyelidikan di lapangan, dan sekira pukul 20.00 wib polisi mengetahui identitas pelaku.

Selanjutnya dilakukan pengintaian dan terpantau saat pelaku sedang melintas polisi langsung menangkap, kemudian dilakukan pengembangan dan pencarian barang bukti.

Polisi mengamankan 2 orang diduga pelaku dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, Rio Givani (32) warga Jalan Cengkeh VII No10, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, dan Inganta Sembiring (46) warga Jalan Nilam Kamp, Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu. Selain itu menyita sepeda motor honda Beat BK 5166 AHJ.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Dedy Dharma SH melalui Kanitreskrim AKP Syahril Siregar SH kepada wartawan mengatakan kedua pelaku dan barang bukti sudah diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku sudah dijebloskan dan ditahan, untuk barang bukti juga sudah disita guna proses lebih lanjut,” pungkas Syahril, Senin (18/1/2021) diruang kerjanya. 

Sumber : Bonni T Manullang

Warga Keluhkan Jalan Berlubang Di Sicanang Belawan

warnasumut.com - Belawan. Keberadaan lobang di tengah badan jalan Sicanang Belawan ini dinilai sangat meresahkan para pengguna jalan, Minggu (17/01/2021).

Sesuai pantauan wartawan ini, Keberadaan lobang lebar berada persis di jalan jembatan titi dua Sicanang itu siap memakan korban jiwa pengguna jalan bila jalan berlobang tersebut tak kunjung diperbaiki.

Warga berharap Pemko Medan melalui Dinas PU segera memperbaiki kondisi jalan berlobang tersebut sebelum menimbulkan korban jiwa apalagi diwaktu malam hari.(Red)

Monday, January 18, 2021

Azis Dalimunthe Terima Mandat DPC Sapma Pemuda Karya Nasional Mandailing Natal


warnasumut.com - Medan. Wakil Ketua II DPD SAPMA PKN SUMUT Doddy Al Faiz dan Sekretaris DPD SAPMA PKN SUMUT Mar'ie Rambe memberikan Mandat kepada K. Abd Aziz Dalimunthe (ketua)  dan M. Saleh Nasution (sekretaris) untuk mengurus sapma di Kabupaten Mandailing Natal. Dengan memberikan langsung Surat Perintah No : S. M. 17/DPD SAPMA-PKN-SU/I/2021 di kantor DPD PKN SUMUT di jalan perpustakaan, Medan Petisah, Senin (18/1/2021)

Terimakasih kepada kawan kawan yang telah mendukung saya selama ini, Mudah mudahan dengan diberikannya mandat ini kepada saya siap memperjuangkan kemajuan DPC Sapma Pemuda Karya Nasional di Kabupaten Mandailing Natal. Dengan begitu kita siap menjadi pemuda yang membawa agent of change untuk kemajuan mandailing natal kedepan. Tegas K. Abd Aziz Dalimunthe didampingi pengurus lainnya. 

Aziz mengatakan, untuk mewujudkan semua itu, diperlukan solidaritas dari pengurus DPC Sampa PKN Madina nantinya. Saat ini kita perlu fokus bersinergi dan bergandengan tangan dalam upaya memutuskan penyebaran covid-19. Rizky Zulianda

Mabar Sering dilanda Banjir, Kinerja Camat Medan Deli Buruk Dan PT KIM Bubarkan


warnasumut.com - Medan. Hujan yang turun pada hari Senin, 18 Januari 2021 mengakibatkan beberapa titik di kelurahan Mabar mengalami banjir.

Keluharan Mabar yang di kelilingi oleh pabrik pabrik Karena berada di Kawasan Industri Medan ( KIM ) sering menjadi langganan banjir.

Melihat hal tersebut Pemuda Mabar  Nugra Ferdino mengkritisi Kinerja Camat dan PT KIM karena belum mampu memiliki banyak dampak buat masyarakat Mabar.

Camat Medan Deli harus bertanggung jawab sebagai perwakilan Pemko Medan untuk mengatasi banjir, dan Camat juga harus bisa minta sama CSR pabrik pabrik di sekitar Mabar untuk membantu mengatasi masalah yang ada di mabar terkhusus nya banjir ini begitu Juga dengan PT KIM sebagi BUMN yang menyediakan lahan untuk Pabrik di sekitar Mabar harus memberikan dampak lebih besar buat masyarakat Mabar"

Nugra Ferdino yang juga Sekretaris KAMMI Medan.

menambah bahwa PT KIM hadir sejak tahun 1988 belum juga begitu berarti buat masyarakat Mabar, pengangguran masih banyak, belum lagi dampak polusi suara dan udara, ditambah permasalahan banjir yang membuat masyarakat Mabar makin menderita, KIM sebagai BUMN yang hadir untuk memberikan kebermanfaatan dan minta pabrik pabrik keluar CSR , prioritas buat masyarakat sekita pabrik, tapi hari belum terlihat nyata,  Bagus di bubarkan saja PT KIM sebagai BUMN. (Rizky Zulianda)

Polisi Selidiki Wanita Yang Tewas Terjepit Lift Di Deli Serdang


warnasumut.com - Deli Serdang. Seorang wanita asal Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara tewas di lokasi dia bekerja. Korban bernama Widia (24).

Widia Karyawan PT RPM tewas akibat kepalanya terjepit lift, Sabtu (16/1) sekira pukul 16.00 WIB di showroom," kata Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin, Senin (18/1/2021).

Sawangin mengatakan korban sempat dibawa ke rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia. Dia menjelaskan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya widia. 

Masih melakukan penyelidikan penyebab tewasnya korban yang sudah 6 bulan bekerja di PT RPM," ucapnya.

Kepala Desa Tanjung Baru, Tanjung Morawa, Khairi Azman Ginting mengatakan Widia akan segera menikah. Dia mengatakan Widia akan menikah 2 pekan lagi.

Iya harusnya menikah 2 minggu lagi, semalam harusnya hantarannya,"Ujarnya. 

Khairi mengatakan Widia akan menikah dengan pria yang juga warga Desa Tanjung Baru. Jenazah Widia sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Widia warga dusun V, calon suaminya warga dusun IV. Jenazah sudah dikuburkan semalam," jelasnya.

Sunday, January 17, 2021

Karang Taruna Sari Rejo Melaksanakan Upgrading Dan Raker


warnasumut.com - Medan. Karang Taruna melaksanakan Upgrading dan Raker pertama mereka di Aula Kantor Lurah Sari Rejo. Sabtu, (16/01/2021) sore. Terlihat seluruh peserta menerapkan Protokol Kesehatan dengan menggunakan masker. 

Rifi Naufal Aslam, A.Md.Ds selaku Ketua Karang Taruna dalam kata sambutan nya mengajak seluruh pengurus untuk bekerja luar biasa dan berpikir dua kali dari pada orang lain diluar sana. 

"Kita harus kerja luar biasa, kita harus berpikir 2 kali lebih dari pada orang lain, kedepannya pemikiran ini pasti ada hasil nya tergantung pada kita, yang penting kita harus konsisten"

Rifi Naufal Aslam, A.Md.Ds juga menceritakan kedekatakan nya dengan Wira Putra, S.s selaku pemateri Upgrading dan Raker

"Beliau adalah senior saya di Organisasi Kemahasiswaan dan juga beliau adalah mentor bagi saya. Organisasi Kemahasiswaan dan Kemasyarakatan vibes nya sangat lah berbeda, di awal saya cukup terkejut namun bg Wira memberikan masukan kepada saya untuk bersabar karna semua akan indah pada waktunya"

Rifi Naufal Aslam, A.Md.Ds juga berkata, "Jika bung Karno dengan punggawa Kemerdekaan Indonesia bersama membawa kita kedepan pintu Kemerdekaan, selanjutnya kita yang masuk dalam Kemerdekaan nya"

Wira Putra, S.s selaku pemateri Upgrading dan Raker mengatakan kalau Aditya Karya Mahatva Yodha ada di diri Rifi Naufal Aslam, A.Md.Ds.

"Aditya Karya Mahatva Yodha artinya adalah Pejuang yang berkepribadian, berpengetahuan dan terampil. Ini semua ada di diri Ketua Karang Taruna jadi saya bilang kalian tidak salah memilih adinda saya sebagai Ketua kalian, karena Rifi ini adalah pemuda yang siap berjuang kalau ada aksi mahasiswa pasti beliau yang orasi, beliau juga memiliki karakter dan Rifi ini jika berkata-kata selalu berisi"

Wira Putra, S.s juga mengajak para Pengurus untuk menjadikan Karang Taruna ini sebagai wadah untuk mensejahterahkan daerah Sari Rejo ini. 

"Saya lihat kalian ini masih muda yang artinya kalian ini memiliki visi misi dan cita cita untuk memajukan kampung halaman kalian, saya harap organisasi Karang Taruna ini menjadi wadah bagi kalian untuk mensejahterahkan daerah Sari Rejo ini dan melaksanakan Upgrading ini adalah suatu prestasi menurut saya, jarang ada Karang Taruna yang melaksanakan Upgrading dan Raker"

Ini adalah Upgrading dan Raker pertama Karang Taruna Sari Rejo Medan Polonia, meskipun ditemani hujan namun acara tetap berjalan dengan lancar.

Sumber : Rozi

Kapolres Asahan Terima Penghargaan Kak Seto Award Dan Polisi Award 2020


warnasumut.com - Medan. Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto menerima penghargaan Kak Seto Award. Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) yang biasa di sapa Kak Seto atau yang memiliki nama lengkap Dr. Seto Mulyadi M.Psi memberikan penghargaan kepada Kapolres Asahan atas  komitmen dan dedikasinya dalam menangani kasus anak.

Kapolres Asahan merespon cepat kasus pembunuhan  anak dibawah umur (14 Tahun) yang berinisial NS, kasus ini terungkap hanya dalam waktu 1 x 24 jam. Hal inilah yang menjadi catatan Kak Seto memberikan penghargaan.

Angga Wijaya selaku Bendahara Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sumatera Utara (KAMMI Sumut) yang sekaligus juga sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) KAMMI Asahan memberikan apresiasi yang setinggi - tingginya kepada Kapolres Asahan.

"Kita bangga kepada Kapolres Asahan Bapak AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK dan jajaran, Apresiasi yang setinggi-tingginya atas penghargaan Kak Seto Awar dan Polisi Award 2020 yang diperoleh di Jakarta, inilah bukti dedikasi dan pengabdian jajaran Polres Asahan kepada masyarakat", Ujar Angga Wijaya.

Angga juga menambahi, terimakasih nya kepada Kapolres Asahan dan jajarannya.

"Terimakasih kami kepada Bapak Kapolres Asahan atas kinerja nya yang luar biasa, harapannya kedepan bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khusus nya kepada kami anak-anak muda yang akan menjadi generasi kedepan, harus terus di bimbing dan di Ayomi".

Penghargaan Kak Seto Award diterima langsung di Jakarta oleh Kapolres Asahan. Kapolres Asahan Menyampaikan, Saya Kapolres Asahan mengucapkan terima kasih kepada Kak Seto. Sungguh hal yang tidak diduga, Momen penghargaan ini tidak menjadikan kami berbangga diri, namun justru menjadi tantangan dan motivasi agar terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Asahan.

Sumber : Agus Kilas Berita / Avid Pewarta


Penundaan Qanun Lks, Pemerintah Aceh Tidak Konsisten


warnasumut.com - Langsa. Keputusan gubernur untuk menunda penerapan Qanun LKS terkesan terlalu dipaksakan dan tergesa-gesa bahkan tanpa mendiskusikan dengan masyarakat Aceh tentunya, Seperti yang kita ketahui Qanun LKS ini sendiri merupakan cerminan diri dari masyarakat Aceh yang kental akan syariat islamnya.

Melalui Qanun LKS masyarakat difasilitasi dalam hal bermuamalah di bank syariah yang bebas unsur riba. Hal ini merupakan angin segar bagi masyarakat Aceh untuk segera dapat beralih dari praktik ribawi dengan beralih dari bank konvensional ke bank syariah. 

Sebagaimana dijelaskan dalam Al-quran Surat Ali Imran ayat 130 yang artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.

Kemudian Rasulullah SAW juga bersabda : Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali” (HR. Ahmad 5: 225. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 1033). Disebutkan bahwa tidak ada dosa yang lebih sadis diperingatkan Allah SWT dalam Al-qur'an, kecuali dosa memakan harta riba. Bahkan Allah SWT mengumumkan perang kepada pelakunya. 

Hal ini tentu menunjukkan bahwa dosa riba sangat besar dan berat.
"Rasulullah SAW melaknat pemakan riba yang memberi, yang mencatat dan dua saksinya. Beliau bersabda: mereka semua sama." (HR. Muslim).

Namun sayangnya, pada akhir 2020 pemerintah aceh malah menerbitkan surat edaran tentang rencana penundaan pemberlakuan LKS. Substansi surat Gubenur tersebut juga memuat keinginan pemerintah untuk merevisi Qanun LKS.

Diantaranya yang menjadi pertimbangan pemerintah adalah skema perpanjangan operasional bank konvensional hingga 4 januari 2026. Pemerintah berstatement bahwa bank syariah menghambat ekspor karna tidak semua negara tujuan ekspor memiliki bank syariah.

 Hal ini merupakan hasil rapat antara pelaku usaha perbankan dengan pengusaha yang dihadiri oleh pemerintah aceh, OJK dan BI pada 16 desember 2020 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.
Kemudian, pemerintah beranggapan bahwa bank syariah masih belum mampu menghadapi regulasi dunia perbankan, bank syariah yang belum mampu berdiri sendiri karna masih membutuhkan pelayanan dari bank konvensional dan masih banyak lagi.

Namun dalam hal ini saya tidak setuju terhadap wacana pemerintah untuk menunda pemberlakuan Qanun LKS di aceh.

Kita dapat melihat bahwa minat masyarakat sangat tinggi terhadap bank syariah, juga telah didukung oleh teknologi dan tentunya sdm yang mumpuni dibidangnya seiring dengan banyaknya lulusan sdm bidang ekonomi syariah maupun perbankan syariah. 

Penundaan ini dapat dikatakan sebagai bentuk ketidakkonsistenan pemerintah aceh dalam mendukung pelaksanaan syariat islam di aceh, pemerintah terkesan tidak komitmen terhadap keputusannya sendiri. Hal ini tentunya juga akan berpotensi menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah aceh.

Untuk masalah bahwa bank syariah menghambat ekspor, negara lain yang telah menggunakan bank syariah bahkan sebelum aceh, di Malaysia dan negara Timur Tengah lainnya, bank syariah di sana bebas melakukan transaksi dengan bank konvensional antar negara.

Apalagi dengan kebijakan pemerintah yang telah memergerkan tiga bank BUMN syariah, yaitu BNI syariah, Mandiri Syariah, dan BRI Syariah manjadi satu bank syariah besar. Tentunya hal ini akan meningkatkan daya saing dari bank syariah sendiri.

Qanun ini merupakan sebuah produk hukum yang telah sah, disepakati oleh legislatif dan eksekutif secara bersama-sama. Qanun ini lahir melalui serentetan perundang-undangan, Qanun dan fatwa MUI, juga didasarkan pada kajian yang kuat oleh para pakar dibidangnya, kenapa begitu mudah ingin ditunda dan direvisi ditangan gubernur aceh.

Kemudian timbul pertanyaan, kenapa gubernur aceh ingin menunda bahkan merevisi Qanun yang telah sah hanya karna desakan dari segelintir pengusaha yang mengklaim bahwa Qanun LKS menghambat ekspor komoditi aceh tanpa musyawarah dengan masyarakat.
Qanun LKS adalah milik rakyat aceh. 

Bukan milik gubernur maupun pengusaha. 
Gubernur dipilih oleh masyarakat bukan hanya pengusaha saja. 
Keputusan gubernur harusnya merepresentasikan keputusan rakyat. 

Tentunya Qanun LKS hadir untuk kemaslahatan masyarakat aceh bukan hanya segelintir pengusaha. Pemerintah seharusnya mendukung cita-cita rakyat aceh untuk menghidupkan syariat islam bukannya membiarkan masyarakatnya berkubang dalam dosa riba. 

Sumber : Rahmad

Sepekan Terakhir Aceh Dan Sumatera Utara Diguncang 31 Kali Gempa


warnasumut.com - Sumut. diguncang gempa bumi sebanyak 31 kali selama periode 8-14 Januari 2021. Gempa-gempa tersebut memiliki magnitudo bervariasi, terkecil 2,1 dan terbesar 4,6.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Deliserdang, Teguh Rahayu mengatakan, kedalaman gempa bumi berkisar antara 3-129 km. Pusat gempa bumi berada di darat dan laut. 

“Ada 19 kejadian berpusat di darat dan di laut berjumlah 12 kejadian," katanya, sabtu (16/1/2021).

Dia juga menambahkan, dari 31 gempa bumi yang terjadi tersebut, dua di antaranta tektonik yang getarannya dapat dirasakan oleh sebagian masyarakat.

Gempa bumi pertama terjadi pada 9 Januari 2021 pukul 06:17:15 WIB. Magnitudo 4,1 dan episenter terletak di koordinat 5.14 LU dan 95.02 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 66 km barat daya Jantho, Aceh Besar, Aceh pada kedalaman 16 km. Gempa bumi itu dirasakan di Banda Aceh dengan intensitas III MMI.

Gempa bumi kedua, terjadi pada 14 Januari 2021 pukul 23:50:59 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,6.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1.31 LU dan 97.05 BT. Tepatnya berlokasi pada jarak 37 km Barat Daya Nias Utara, Sumatera Utara pada kedalaman 20 km.

"Gempa bumi di Nias Utara itu juga dirasakan di daerah Gunungsitoli II MMI, Nias Barat I - II MMI dan Nias Utara I - II MMI,” kata Teguh Rahayu. (Rizky zulianda) 

Saturday, January 16, 2021

Validasi Sampai Malam Hari, Pendamping PKH Dolok Masihul Bantu Ibu Kartiah


warnasumut.com - Sergai. Tanggung Jawab sebagai pendamping Sosial Khususnya Pendamping Program Keluarga Harapan tak terlepas dari kegiatan Pemberian SUPA sekaligus bersamaan dengan Validasi kepada masyarakat yang berhalangan hadir pada pertemuan, masyarakat kurang mampu yang akan menjadi KPM (keluarga penerima manfaat) Bansos PKH.

Agar Pembaharuan data tidak salah maka keakuratan dan kecermatan Pendamping sangat dibutuhkan. Pendamping PKH Kecamatan Dolok Masihul Bima Ayu Sitepu, AMkeb melaksanakan tugasnya dengan melakukan validasi disalah satu rumah masyarakat tepatnya di dusun V padang baru, Desa Dolok Manampang, Jumat 15/01/2021 sampai larut malam.

Setiap rumah yang di perbaharui datanya (komponen KPM) Pendamping PKH Bima Ayu Sitepu mencatat dengan teliti agar tidak mendapatkan kesalahan sehingga dapat merugikan Masyarakat tersebut. Sekitar pukul 20.30 WIB Setelah kegiatan selesai terlihat awak media Pendamping tersebut menyambangi Rumah ibu Kartia di Dusun V padang baru, sambil memberikan Sembako kepada Bu kartia, Pendamping mengatakan " bu Kartia ini saya ada rezeki tolong diterima, dan mudah-mudahan bisa membatu".

Setelah memberikan Sembako ke Bu Kartia yang juga memiliki seorang putri berketebelakangan mental, Bima bergegas meninggalkan lokasi untuk kembali ke rumahnya di desa dolok manampang.

Saat di konfirmasi Bima mengatakan selaku Petugas Sosial kita harus peka dengan Masyarakat, ini kan Hari Jumat mudah-mudahan berkah dan bisa dimanfaatkan oleh bu kartia, kedepannya rencananya kita akan buat program PKH berbagi, nanti bisa diawali di desa-desa dampinganku, ungkap Kordinator PKH Kecamatan Dolok Masihul tersebut.

Sumber : Qodri Kk

Friday, January 15, 2021

Bupati Gayo Lues Bersama Telkomsel Resmikan Tower Layanan 4G LTE Di Marpunge


warnasumut.com - Gayo Lues. Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, secara resmi menghadiri peresmian tower Base Transceiver Station (BTS) Combat yang dibangun di daerah Marpunge Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues, Jum’at (15/01/2021)

Tiba di desa tersebut, H. Muhammad Amru langsung meresmikan BTS Tower Combat Telkomsel . Tak hanya itu, ia juga menyempatkan bertemu dengan masyarakat setempat yang berada di Desa Marpunge.

Menurut H. Muhammad Amru, ekspektasi masyarakat terhadap layanan seluler itu sangat luar biasa, ia juga menyampaikan apresiasinya kepada  PT. Telkomsel dan Dinas Kominfo Gayo Lues  atas  perannya membantu masyarakat Desa Marpunge dan sekitarnya  dalam percepatan akses komunikasi  yang saat ini dirasakan masyarakat setempat, dimana bupati  yakin dengan berdirinya  tower di Desa Marpunge  akan mempercepat akses komunikasi, koordinasi dan informasi, serta secara tidak langsung juga dapat  menghidupkan perekonomian masyarakat, yang  akan berimbas pada percepatan pertumbuhan  ekonomi, khususnya di wilayah Kecamatan Putri Betung.

Kini masyarakat di wilayah Marpunge dan sekitarnya bisa menikmati layanan telekomunikasi paska diresmikannya menara telekomunikasi, saya berharap akses komunikasi ini dapat digunakan dengan baik, dapat memecahkan masalah bukan menambah masalah, dan masyarakat mampu berkomunikasi efektif dan bertanggung jawab.  Saat kita berkomunikasi (penting untuk memahami) bagaimana kita bisa mendengar, mengamati (menganalisis) dan menyampaikan pesan dengan bijak, sehingga dapat berkomunikasi dan memanfaatkan media digital dengan bijak kata H. Muhammad Amru.  

Ditempat yang sama Grand Manager Telkomsel Leonard Sirait  mengungkapkan, Peresmian tower ini merupakan salah satu wujud konsistensi dan kepedulian kami bersama pemerintah Kabupaten Gayo Lues akan kebutuhan masyarakat terhadap layanan komunikasi dan informasi, untuk itu kami akan selalu berupaya memperkuat jaringan yang ada di Kabupaten Gayo Lues agar bisa sejajar dengan daerah lainnya yang dilengkapi oleh jaringan internet yang berkualitas dan memadai, sehingga siap menjadi daerah  yang  Go Digital serta bersama Telkomsel turut mengakselerasikan Negeri.” 

Salain itu ia berharap bukan hanya Telkomsel saja yang berperan, tapi juga Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues yang telah baik sekali menjalin hubungan dengan Telkomsel, ujarnya. 

Grand Manager Telkomsel Leonard Sirait  berpesan agar bersama – sama menjaga fasilitas yang dibangun Pihak Telkomsel, karena ini adalah salah satu infrastruktur penting untuk lancarnya akses seluler dan internet.

Sementara itu Iswandi (Vice President NOQM Sumatera Area) mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues atas terlaksananya On-Air COMBAT Marpunge  dan bantuannya selama ini terus mendukung pihak Telkomsel dalam pembangunan jaringan telekomunikasi. Semoga dengan On-Air COMBAT Marpunge  dapat mendukung pembangunan di daearah Marpunge dan sekitarnya, ungkapnya. 

VP Network Operation and Quality Management Telkomsel Area Sumatera, Iswandi menambahkan  bahwa meski ditengah masa sulit pandemic Covid-19, komitmen Telkomsel untuk terus melakukan pemerataan akses jaringan broadband tidak pernah pudar.   “Telkomsel terus berkomitmen untuk memberikan layanan telekomunikasi dan solusi digital berkualitas untuk seluruh lapisan masyarakat di seluruh Indonesia. Kami sangat memahami, di tengah masa darurat pandemi COVID-19 yang turut berdampak pada keterbatasan ruang gerak secara fisik, menjadikan teknologi telekomunikasi terutama berbasis broadband menjadi salah satu solusi utama yang yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan perangkat pemerintah daerah dalam menjalankan aktitas keseharian”, ungkap Iswandi. 

Dengan hadirnya layanan 4G di desa Marpunge, Telkomsel berharap koordinasi antara perangkat Pemerintah Desa dengan Pemerintah Kabupaten dapat berjalan lebih efektif, apalagi di tengah masa Pandemi Covid-19 yang membatasi ruang gerak fisik. Selain itu, kehadiran jaringan juga diharapkan mampu memberikan kemudahan akses belajar mengajar jarak jauh yang masih diterapkan oleh pemerintah, jelasnya.

Sumber : Abdiansyah

Thursday, January 14, 2021

PUNGUTAN LIAR PROGRAM UMKM DI DESA SINDANGSARI


warnasumut.com - Medan. Bantuan pemerintah untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang disalurkan melalui BANGBARA atau Bank-Bank milik negara, bertujuan untuk menyelamatkan usaha para pedagang akibat dampak dari wabah pandemi Covid-19 yang sedang melanda di Indonesia. Tetapi, dalam pelaksanaannya kerap sekali muncul oknum-oknum pelaku pungli dengan beralasan bisa menjanjikan pencairannya.

Adanya pungli tersebut seperti terjadi di Desa Sindangsari, Kecamatan Warung Gunung, Kabupaten Lebak,Provinsi Banten, dimana oknum anggota BPD meminta sejumlah uang untuk pengganti Administrasi sebesar Rp.300.000.00 (Tiga Ratus Ribu Rupiah) kepada warga.

Menurut sumber, Rabu (14/01/2021) warga Kampung Korehek Desa Sindangsari yang minta tidak ditulis namanya mengungkapkan, dirinya mengajukan UMKM kepada salah seorang anggota BPD yang bekerja di Desa Sindangsari berinisial Uh, yang mana sebelumnya pihaknya sudah memberikan uang kepada istri Uh yaitu Id.

" Beliau pun menjanjikan dana UMKM tersebut besok cair, akan tetapi harus bayar dulu untuk mengganti Administrasi Rp 300.000.00 (Tiga Ratus Ribu Rupiah). Dengan tidak berfikir panjang saya pun membayar sejumlah uang yang diminta,tetapi apa yang dijanjikan sampai sekarang belum juga terwujud. Padahal persyaratan yang kami sudah kumpulkan lengkap dari KTP,KK dan SKU (Surat Keterangan Usaha),”ujarnya.

Warga tadi berharap Uh menepati janjinya karena dirinya sangat membutuhkan sekali bantuan tersebut untuk kelangsungan usahanya.

“Karena saya ini orang yang kurang faham dengan teknis seperti apa dan bagaimana cara untuk mengajukan dana tersebut, yang saya tau semua prosedur sudah di tempuh,tetapi kenapa bisa seperti ini,”ungkapnya.

Kepala Desa Sindangsari Yudi ketika dikonfirmasikan membenarkan kejadian itu.

”Memang benar adanya kejadian pungli tersebut dan saya pun pernah menegur, tetapi rupanya itu masih saja terjadi,kalo misalnya ingin jelas silahkan hubungi saudara Uhron langsung,”terangnya.

Sementara itu, karena aksi punglinya mendapat sorotan media dan menjadi pergunjingan  masyarakat, oknum Uh disebut sebut buru- buru melakukan pengembalian hasil punglinya kepada sejumlah warga. 
 
Oknum Uh yang merupakan wakil BPD itu membenarkan ada melakukan tindakan pungli yang dilakukannya, menurut pengakuan UH uang yang diterimanya karena atas kesepakatan bersama dengan masyarakat.

“Memang saya meminta uang dengan nominal Rp. 300.000 kepada warga atas pengajuan dana UMKM, karena menurut saya itu hal yang wajar karena kita pun akan memberikan kontribusi berupa pencarian Dana UMKM,”ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa sebagian uang milik masyarakat sudah dikembalikan.

“Sebagian uang sudah saya kembalikan tinggal sisanya nanti,”jelasnya.

Di tempat terpisah ketika awak media mengkonfirmasi Ketua BPD Uci Sanusi,tidak tahu menahu soal adanya pemungutan uang Rp.300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah) oleh anggota nya.

“Setahu saya namanya progam pemerintah itu tidak ada biaya administrasinya,”tegasnya.

Hal senada di katakan Endang Suherman Selaku sekretaris Desa Sindang Sari.
Menurut nya pihak desa sendiri tidak membenarkan atas tindakan kurang terpuji yang dilakukan saudara UH.

“Semoga ini jadi pelajaran karena sudah dua kali terjadi di desa kami,jangan sampai terulang lagi karena hal ini tentunya bisa merusak citra desa sendiri,”tegasanya.

Sumber : Avid - Pewarta

Efek Pembakaran Pesawat oleh OPM di Papua, Maskapai keluarkan Zona Merah Larangan Terbang

 

warnasumut.com - Papua. Pembakaran sebuah pesawat terbang milik Misionaris Aviation Fellowship (MAF) oleh KKB/OPM disebuah Bandara Perintis yang terletak di kampung Pagamba, distrik (Kecamatan) Mbiandoga, di Papua beberapa waktu yang lalu telah berdampak buruk bagi dunia penerbangan provinsi tersebut, Kamis (14/01/2012)

Hal ini disampaikan oleh Manejer safety maskapai PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) Air Bambang Gunawan yang menerbitkan Safety Notice berisi larangan terbang ke beberapa wilayah yang dianggap merah atau rawan di Papua.

Manajer Safety PT SAM Air Bambang Gunawan menambahkan hal tersebut dilakukan, setelah adanya pembakaran pesawat di Kabupaten Intan Jaya yang dilakukan KKB/OPM.

Menurut Gunawan, larangan terbang dikhususkan ke rute sejumlah pelosok kampung di Papua. Seperti Kampung Bugalapa Distrik Biandoga, Distrik Homeyo dan beberapa tempat lainnya di Kabupaten Intan Jaya. Hal ini mengakibatkan masyarakat di kampung tersebut mengalami kesulitan dalam hal transportasi maupun suplai bahan makanan.


"Edaran safety notice hanya berlaku sementara waktu, namun SAM Air belum dapat memastikan kapan dapat kembali terbang ke wilayah-wilayah tersebut" ujarnya.

“Jika keamanan sudah dijamin oleh negara di wilayah tersebut, maka SAM Air akan kembali masuk ke daerah yang dimaksud,” katanya.

Sedangkan untuk wilayah lainnya yang dijaga oleh aparat keamanan, baik TNI maupun Polri dan pihak bandara, serta memiliki jaminan keamanan dari ATC tetap akan dilayani.

Sumber : Avid - Pewarta