Warna Sumut

Update

Iklan AMP

Slider

Tuesday, October 4, 2022

PWI Sumut Dukung Seminar Sehari Wartawan Ramah Anak Deli Serdang


warnasumut.com - Medan. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara Farianda Putra Sinnik mengapresiasi dan mendukung penuh rencana seminar sehari wartawan ramah anak Kabupaten Deliserdang yang akan digelar 26 Oktober 2022 mendatang.
“Saya mendukung penuh. Ini luar biasa," ucap Farianda saat menerima audiensi Panitia Seminar Sehari Wartawan Ramah Anak Kabupaten Deliserdang, Selasa (4/10) di kantor PWI Sumut Jalan Adinegoro, Medan.

Farianda menilai, rencana kegiatan yang merupakan kolaborasi PWI Deliserdang dengan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) merupakan kegiatan positif dan luar biasa yang belum pernah dilakukan PWI Kabupaten/Kota lainnya khususnya di Sumut. 

Ia menilai, edukasi peningkatan kapasitas wartawan yang ramah anak dalam pemberitaan sangat penting. Salah satu indikator penting dalam kelulusan wartawan yang mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) adalah kemampuan dalam pemberitaan ramah anak (PRA).

"Ini salah satu indikator penting. Banyak wartawan yang lulus UKW tapi tidak lulus PRA. Ini penting," tegasnya.
Ketua PWI Deliserdang Lisbon Situmorang memaparkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua PWI Sumut pada perhelatan Konferensi Mei 2022 lalu agar menginisiasi dan mengedukasi pemberitaan ramah anak dalam kerja-kerja jurnalistik anggotanya.

Selain itu juga dalam menyahuti visi pembangunan Kabupaten Deliserdang yang maju dan sejahtera dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebinekaan serta mendorong percepatan Kabupaten Layak Anak (KLA).
Lisbon juga menuturkan, seminar sehari akan menghadirkan narasumber dari Deputi Partisipasi Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Pusat Arist Merdeka Sirait dan satu narasumber lainnya diharapkan kesediaan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinnik.

Sementara Ketua Komnas PA Deliserdang Junaidi Malik mengapresiasi atas dukungan keluarga besar PWI baik Sumut maupun Deliserdang yang berperan besar dalam upaya melindungi anak.

Junaidi menilai, muara akhir seminar sehari tersebut akan menjadi salah satu indikator kekuatan dalam gerakan perlindungan anak khususnya di Deliserdang serta bagian penting dari partisipasi masyarakat dalam melindungi anak dari segala bentuk kekerasan termasuk pemenuhan hak mereka.

“Terima kasih atas dukungan Ketua PWI Sumut dan seluruh jajaran. Ini merupakan bentuk partisipasi keluarga besar PWI dalam melindungi anak,” ucapnya.
Sebelumnya Ketua Panitia Seminar Sehari Amirul Khair memaparkan, kegiatan akan diikuti maksimal 70 wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Deliserdang bertujuan meningkatkan kapasitas wartawan serta mengedukasi lahirnya karya-karya jurnalistik berbasis ramah anak.

“Kami menargetkan maksimal perserta 70 wartawan yang bertugas di Kabupaten Deliserdang,” terangnya.

Amirul Khair berharap dukungan penuh dari Ketua PWI Sumut dengan memberikan masukan demi kemudahan dan kelancaran serta kesuksesan seminar sehari tersebut juga target juga tujuannya tercapai secara maksimal.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Sumut Sugiatmo yang selanjutnya direkomendasi selaku narasumber dalam seminar tersebut, Sekretaris PWI Sumut SR Monang Panggabean, Sekretaris PWI Deliserdng Edward Limbong, Sekretaris Panitia seminar Roni Hutahaean, Koordinator Seksi Acara Feri Afrizal dan Seksi Humas dan Publikasi Tengku Amiruddin.

Monday, October 3, 2022

Dibuka Muslim Susanto, Turnamen Sepak Bola Memperebutkan Piala Bergilir Kepala Desa Bakaran Batu Resmi Bergulir

warnasumut.com - Batang Kuis. Pergelaran Turnamen Memperebutkan Piala Kepala Desa Bakaran Batu secara Resmi bergulir dan dibuka Muslim Susanto selaku Kepala Desa Bakaran Batu. Minggu (02/10/22). 

Kegiatan yang diprakarsai oleh Karang Taruna Desa Bakaran Batu dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada bulan Oktober Tahun 2022. Hal tersebut diketahui oleh awak media melalui keterangan Asnawi Sitompul selaku Ketua Karang Taruna. Minggu (02/10/22). 

Walau demikian dirinya menegaskan Turnamen ini penuh mendapatkan dukungan sang Kepala Desa sebagai wujud kepedulian dalam bidang olah raga dan untuk menggali serta menciptakan potensi generasi remaja dan kaum muda Desa Bakaran Batu. 

Asnawi menambahkan, turnamen ini diadakan di Lapangan Sepak Bola XL Jl.Medan Batang Kuis, Dusun 1 Desa Bakaran Batu. Sementara untuk peserta turnamen khusus bagi warga Desa Bakaran Batu yang dibagi dalam 2 kelompok umur baik Remaja dan Dewasa, puncak kegiatan sendiri akan direncanakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda pada bulan Oktober ini,   tambahnya. 

Sementara ditempat yang sama, Muslim Susanto Kepala Desa Bakaran Batu mengapresiasi Karang Taruna dan Panitia atas terselenggaranya kegiatan yang positif dibidang olah raga. 

"Kegiatan ini bertujuan positif terutama bagi anak-anak remaja dan muda yang ada di Desa. Tentu selain dari itu, saya memiliki harapan dengan adanya even ini akan menciptakan bibit-bibit atlet yang berasal dari sepak bola, bisa jadi potensi itu ada di Desa Bakaran Batu," terangnya. 

Maka dari itu lanjut Muslim, saya akan berusaha kembangkan dan tingkatkan potensi yang dimiliki oleh warga kita ke tingkat lebih tinggi, bisa ke Kecamatan, Kabupaten, bahkan Propinsi itu harapan dari kegiatan ini. 

Apresiasi datang dari salahsatu tokoh masyarakat Kecamatan Batang Kuis Khairul Arzani, S.H yang hadir dalam seremonial pembukaan kegiatan. 

Dalam kegiatan tersebut dirinya menanggapi kegiatan dengan sangat positif, yang mana melalui turnamen sepak bola tentu dapat menghindari perbuatan-perbuatan negatif bagi kawula muda Desa bahkan Kecamatan Batang Kuis, jelas Khairul Arzani yang diketahui juga sebagai Kepala Desa Pekan Batang Kuis ini. 

Amatan awak media dilokasi, masyarakat ratusan masyarakat berbondong-bondong hadir dan menyaksikan Turnamen Sepak Bola yang memperebutkan Piala Bergilir Kepala Desa Bakaran Batu. 

Hadir dalam acara pembukaan, Muslim Susanto Kepala Desa Bakaran Batu, Khairul Arzani, S.H Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan beberapa Pengurus Organisasi Kepemudaan dan Profesi.

Tangkap 'Guru Rambo' SMKN 1 Barumun Kabupaten Padang Lawas

warnasumut.com - Madina. Keluarga Rajamin Hasibuan di Mandailing Natal Iskandar Hasibuan SE, Mendesak Kapolres Padang Lawas, agar secepatnya Menangkap Oknum 'Guru Honor Rambo' yang telah secara Brutal, memukul Siswa tanpa tanya disekolah SMK Negeri 1 Barumun dan mengakibatkan pihak keluarga menjadi geram.(3/10/22)

"Saya sebagai Uaknya, tidak terima Anak Kandung Adik Saya dipukuli oleh Guru, tanpa salah dan tanya, membabi buta memukuli anak saudara saya", Ujar Iskandar Hasibuan SE, di Panyabungan dan usai mendapat informasi dari Keluarganya di Desa Sigorbus Jae via telepon.

Kata Iskandar, dirinya juga lama jadi Guru, tapi sebandel apapun siswa kita ada BP nya, kita suruh membinanya, bukan main pukul kalau siswa ada yang nakal, atau buat surat peringatan 1,2 dan 3, bukan main hajar.
Pengakuan adik saya, anak kami Rajamin tidak salah, sebab siswa yang melempar guru waktu upacara sudah diketahui dan ada saksinya, kenapa anak saudara  saya yang dipukuli.

Karena itu, saya selaku pamannya, mendesak kepada Kapolres Padang Lawas segera 'Tangkap' oknum Guru Honor yang main hakim sendiri, jangan - jangan sudah banyak siswa yang dipukulinya.
Kepada yang sangat saya hormati Gubsu Edy Rahmayadi, Kadis Pendidikan Sumut, Kacabdis Pendidikan Padang Sidempuan dan Plt.Bupati dan DPRD Padang Lawas, jangan Bungkam terhadap oknum guru honor yang main pukul secara brutal di SMKN 1 Barumun.
Memang, sesuai pengakuan Adik saya, persoalan itu telah membuat Laporan Polisi di Mapolres Padang Lawas.

Dengan Laporan Polisi Nomor : STPLP/B/228/X/2022/SPKT/PALAS/SU tertanggal 1 Januari 2022. Sebagai pelapor atas nama Rajo Hasibuan (52) warga Desa Sigorbus Jae Kecamatan Barumun Baru Kabupaten Padang Lawas.
Disebutkannya, isi Laporan Polisi tersebut, Melaporkan telah terjadi dugaan tindak pidana "Melakukan Kekerasan Terhadap Anak". Dengan terlapor atas nama inisial C (30) pekerjaan Guru Honor alamat SMKN I Barumun. Yang diterima oleh KA SPK II BRIPKA Rahmad Ranto Nasution.
" Saya selaku uak dari Rajamin tidak terima perlakuan guru honor tersebut dan sangat yakin sekali kepada Kapolres Padang Lawas, akan segera Menangkap dan menahan oknum guru Rambo di SMKN 1 Barumun", ujar Iskandar Hasibuan kepada awak media yang bertugas. (Joe)

Media Pendamping News "MPnews" Sukses Melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Wartawan SKW Lisensi BNSP Wilayah Sumut


warnasumut.com - Medan. Bersama LSP Pers pusat sukses melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Wartawan SKW berlisensi BNSP di Medan. Pelaksanaan SKW tersebut  berlangsung selama 2 hari yang di mulai Tgl 3 - 4 Oktober 2022, di Universitas Batuta Jl Skip, Medan -Sumatera Utara, 3/10/3022.

Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan SKW yang diadakan Media Pendamping News "MPnews" dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kabid Kominfo  Iwan S Siregar SS.TP, M.Si. Pembukaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan yang pertama di Sumatera Utara tersebut dihadiri berbagai instansi, baik itu dari Pejabat Pemerintah, TNI, Polri dan Tokoh Masyarakat Propinsi Sumatera Utara seperti,  AKP.Sembiring (Polda Sumut), Mayor.Masniar (Kodam I B/B), John Pantas Lumban Tobing, SH.MH (Pengadilan Tinggi), Binsar Simatupang SE. MM. (Ketua UKM RI), Drs.Margono MM (Ketua Yayasan Universitas Batuta)

Gubernur Sumatera Utara dalam kata sambutannya mengucapkan selamat atas terlaksananya kegiatan sertifikasi kompetensi wartawan SKW lisensi BNSP yang pertama di Sumatera Utara . Gubernur berharap dengan adanya pelaksanaan SKW ini akan dapat  membentuk insan pers yang lebih profesional dalam menjalankan tugas dan profesinya sebagai wartawan, di wilayah Sumatera Utara secara khusus dan Indonesia secara umum.

Edi Warman salah seorang Tim asesor LSP pers pusat  pada acara tersebut memaparkan, pelaksanaan sertifikasi profesi wartawan ini merupakan suatu bentuk dukungan dari pihak pemerintah agar para wartawan kedepannya dapat menggali potensi atau kemampuan yang ada pada diri mereka, sehingga produktivitas kerja setiap wartawan akan lebih baik kedepannya.  Pelaksanaan kegiatan kompetensi ini juga bertujuan untuk mendapatkan lisensi profesi yang resmi dari Negara bagi setiap wartawan.

Pimpinan Media Pendamping News "MPnews" Burju Simatupang ST, pada kesempatan tersebut mengatakan, Media Pendamping News adalah media yang sudah di kenal luas ditengah tengah masyarakat Indonesia dan masyarakat Sumatera Utara secara umum, baik itu dalam penyampaian berita yang cepat, akurat dan terpercaya. Media Pendamping News ini juga dikenal sebagai Media yang selalu siap mendampingi setiap warga masyarakat yang membutuhkan pendampingan dalam setiap persoalan atau permasalahan.

Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Wartawan ( SKW ) yang dilaksanakan Media Pendamping News "MPnews" bersama LSP Pers Indonesia akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Antusiasme insan Pers dalam mengikuti kegiatan SKW  tersebut dapat di lihat dengan banyaknya jumlah peserta yang mendaptar untuk mengikuti SKW angkatan berikutnya. Peserta SKW ini di ikuti wartawan dari berbagai media, baik itu wartawan yang berdomisili di kota Medan maupun  luar kota Medan.                             

Salah seorang peserta SKW  Hutapea, sangat puas dengan adanya kegiatan SKW ini, sebab dengan adanya SKW ini mereka  mendapatkan lisensi profesi kewartawanan resmi dari Negara. Disamping itu dengan adanya SKW wartawan juga dapat menggali kemampuan yang ada pada diri nya,  sehingga setiap wartawan akan lebih profesional dalam menjalankan profesinya. Hutapea berharap agar kegiatan yang diadakan Media Pendamping News dan LSP Pers ini dapat dilaksanakan secara berkala, 
sehingga setiap wartawan di Sumatera Utara ini dapat mengikuti nya.

Sunday, October 2, 2022

Tak Ada Alasan Iwan Bule Dan Nico Afinta Tetap Dipertahankan, Formapera : Copot!


warnasumut.com - Jakarta. Pasca tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan 174 orang dari kalangan suporter, penonton dan 2 petugas kepolisian usai laga Arema FC Vs Persebaya, kecaman dari berbagai kalangan terus mengarah ke PSSI dan Polda Jatim setelah dianggap aebagai pihak yang paling bertanggungjawab dalam peristiwa itu. 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Forum Masyarakat Pemantau Negara (DPN Formapera) Teuku Yudhistira secara tegas mendesak Ketua Umum PSSI M Iriawan atau Iwan Bule untuk mundur dari jabatannya. 

Tak itu saja, sebagai penanggungjawab keamanan di wilayah hukumnya, pria yang akrab disapa Yudis ini juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera mencopot Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dari jabatannya. 

"Bagi Formapera dan mungkin penilaian dari berbagai pihak, tidak ada alasan lagi mempertahankan Iwan Bule sebagai pimpinan PSSI dan Irjen Nico Afinta ssbagai Kapolda Jatim. Kami menilai keduanya sudah gagal memimpin. Pilihan bagi mereka mundur secara terhormat atau dicopot oleh pihak berwenang melakukannya," tegasnya di Jakarta, Minggu (2/10/2022). 

Untuk Iwan Bule, kata Yudis, seharusnya sejak awal dia mengetahui potensi yang mungkin terjadi jika kedua kesebelasan yang memiliki suporter fanatik itu bertemu. 

"Apalagi ini tetap dipaksakan pertandingan digelar pada malam hari. Selain Ketum PSSI, panitia penyelenggara juga patut diperiksa dalam tragedi ini," ucapnya. 

Sedangkan terkait Kapolda Jatim, Yudis menilai instrumen kepolisian dalam mengamankan duel kedua kesebelasan tidak berjalan maksimal, sehingga tragedi Kanjuruhan tak terelakkan. 

"Sejak awal seharusnya pihak Intelkam di Polresta Malang dan Polda Jatim bisa mendeteksi dini potensi yang mungkin terjadi jika kedua tim ini bertanding. Hal ini yang kami lihat tidak berjalan," tandas Yudis. 

Dengan demkian, apapun kesalahan di jajaran Polda Jatim hingga tragedi Kanjuruhan terjadi, lanjut Yudis, jelas ada kesalahan prosedur yang harus diselidiki oleh level Polri yang lebih tinggi yakni Bareskrim. 

"Termasuk persoalan penembakan gas air mata di dalam stadion hingga membuat penonton dan suporter panik sehingga mereka berlarian berusaha keluar dari stadion. Karena itu untuk mengawali penyelidikan, Kapolri harus mencopot Nico Afinta lebih dahulu dan Divisi Propam juga bisa diturunkan untuk memeriksa seluruh personel kepolisian yang terlibat dalam pengamanan dan semua pimpinannya," ujarnya. 

Seperti diketahui, jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi
Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur terus melonjak. Data terakhir menyebutkan  korban tewas sudah mencapai 174 jiwa. 

"Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim pada jam 09.30 WIB masih 158, tapi pas jam 10.30 WIB tadi jadi 174," kata Wagub Jawa Timur Emil Dardak, Minggu (2/10/2022). 

Menurut Emil, total ada 11 orang luka berat. Selain itu, ada 298 orang lainnya luka ringan. 

Dijelaskan Emil, ada 8 rumah sakit rujukan untuk para korban, yakni RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, RSI Gondanglegi, RSU Wajak Husada, RSB Hasta husada, dan RSUD Mitra Delima. 

Emil menambahkan, sebagian jenazah korban tragedi Kanjuruhan sudah teridentifikasi. Sebagian lainnya masih belum.

Wednesday, September 28, 2022

Pahami Konsep Manajemen Katalog Produk Online via Literasi Digital Kemenkominfo

warnasumut.com - Asahan. Pesatnya perkembangan teknologi yang semakin terpacu akibat pandemi covid-19 telah mendorong kita untuk berinteraksi dan beraktivitas di ruang digital. Kehadiran teknologi digital sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat ini lah yang mempertegas kita sedang berada di masa percepatan transformasi digital. Percepatan penggunaan teknologi ini perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas literasi digital yang mumpuni agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital dengan tepat guna.

“Survey nasional oleh Kemenkominfo bersama Kata Data pada tahun 2021 menunjukkan indeks literasi digital masyarakat Indonesia berada pada level SEDANG dengan skor 3.49 yang dihitung berdasarkan skor indek 4 (empat) pilar literasi digital seperti kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital. Kenaikan skor indeks literasi digital ini merupakan suatu peningkatan jika dibandingkan dengan kondisi serupa di tahun 2020 yang menunjukkan skor 3,46. Kemenkominfo akan terus meningkatkan pencapaian tersebut dengan menyasar kelompok-kelompok strategis di masyarakat”, ujar Dirjen Aptika Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan, saat membuka acara webinar literasi digital.

Berangkat dari visi tersebut, Kemenkominfo berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi kembali hadir di wilayah Sumatra dan sekitarnya untuk meningkatkan literasi digital bagi masyarakat melalui program “Indonesia Makin Cakap Digital 2022”. Program ini bertujuan untuk membangun wawasan dan pengetahuan terkait literasi digital dalam bentuk webinar (seminar dan diskusi secara online), talkshow dalam format hybrid (offline dan online), serta special event penunjang kegiatan literasi digital dengan target penduduk di wilayah Sumatra dan sekitarnya, khususnya di segmen kelompok masyarakat atau komunitas.

Lanjutan kegiatan webinar dengan #MakinCakapDigital 2022 untuk Komunitas/Masyarakat Sumatra dan sekitarnya di bulan September ini akan dilaksanakan pada hari Kamis, 29 September 2022 pukul 13.00 - 15.00 WIB dengan tema “KONSEP BISNIS DIGITAL: MANAJEMEN KATALOG PRODUCT ONLINE”. Webinar ini turut menghadirkan Wakil Ketua Umum Siberkreasi, Mira Sahid; CEO Infina & Ketua Divisi Kemitraan Siberkreasi, Oktora Irahadi serta Komite Edukasi Mafindo & Praktisi Literasi Digital, Julita Hazelina sebagai narasumber. 

Kegiatan webinar akan dilakukan dan disiarkan menggunakan platform Zoom Meeting dan anggota kelompok masyarakat atau komunitas yang ingin mengikuti webinar tersebut dapat mendaftarkan diri dengan mengisi formulir elektronik melalui link: https://bit.ly/PendaftaranSumatra24396.

E-sertifikat dan beragam hadiah menarik sudah disiapkan untuk para peserta webinar. Informasi lebih lanjut mengenai program #MakinCakapDigital dapat diakses melalui Media Literasi Digital Kominfo di website: info.literasidigital.id atau event.literasidigital.id,  Instagram: @literasidigitalkominfo; dan Facebook Page: Literasi Digital Kominfo.

Informasi program juga dapat diakses melalui media sosial Siberkreasi di Instagram: @siberkreasi, Facebook Page: Siberkreasi, Twitter: @SiBerkreasi, TikTok: @siberkreasi.id, dan Youtube: Siberkreasi. (Joe)

Monday, September 26, 2022

Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Pemasangan Kabel Internet

warnasumut.com - Sibolga. Seorang karyawan yang juga tekhnisi PT. Hobin Nauli Multimedia (HBN), berinisial JS (35), tewas tersengat listrik di Jalan Kader Manik, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Senin (26/09/2022).

Kapolsek Sibolga Selatan, AKP Bremer Hulu saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ini. Kapolsek menjelaskan, karyawan tersebut tewas saat sedang bertugas melakukan pemasangan kabel internet di Jalan Kader Manik Kota Sibolga.

"Kejadiannya sekira jam 13.30 WIB. Diduga kecelakaan kerja, pada saat mereka kerja, ternyata ada kabel listrik di atas, kabel yang tadi itu mau dioper, rupanya kena tegangan tinggi. Setelah itu si korban memegang kabel ini untuk mau memotong, ternyata arus listrik masih jalan, jadi kena, terpental," terang Kapolsek.

"Korban tadinya masih hidup di TKP, kemudian dibawa ke rumah sakit, meninggal," tuturnya.

Pantauan, semula korban sedang berada di RS. Metta Medika Sibolga. Tampak pihak dari Keluarga korban, pihak HBN dan Kepolisian juga berada di RS. Metta Medika Sibolga.

Sekira jam 17.45 WIB, korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka di Lingkungan IV Kampung Kelapa, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga.

Pimpinan HBN Sibolga, Pablo Sianturi saat dikonfirmasi di lokasi rumah duka, menuturkan turut berdukacita atas kejadian ini.

"Semoga pihak keluarga menerima semua ini dengan ikhlas. Pihak HBN akan berpartisipasi untuk membantu keluarga, dimana supaya korban dapat dikebumikan secara budaya Batak," katanya.

Pablo menceritakan, dari keterangan yang dia peroleh dari petugas di lapangan, korban saat itu melempar kabel ke atas dan kemudian mengenai kabel PLN (arus tinggi).

"Ceritanya dia lempar kabel, kena ke arus tinggi, ya mungkin dia ingin cepat kerja, sebab disitu sudah jam 1 siang, dan saya sudah instruksikan itu ke pihak karyawan semua, jam 12 (siang) itu istirahat. Saya mau jangan karyawan itu mengambil resiko, namun mungkin rejeki kawan ini lain, filsafatnya lain, dan mengakibatkan kecelakaan tersendiri lah," ungkapnya.

Dikatakan Pablo, JS telah bekerja hampir 1,5 tahun di HBN.

Pablo juga mengaku bahwa JS telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

"Secara person kita sudah daftarkan semua sesuai dengan peraturan pemerintah," ucapnya.

Pablo mengatakan, selama ini, setiap hari Senin, pihaknya selalu mengadakan briefing pagi. 

"Artinya itu untuk keselamatan kerja, K3 itu diutamakan, terutama di safety dan peralatan tersendiri," bebernya.

Namun saat ditanya soal sertifikat keahlian, Pablo mengakui karyawannya (korban) belum memiliki sertifikat.

"Sertifikatnya mungkin belum, karena kita kan masih tahap penjajahan pertama, artinya untuk modal internet daerah, lokal, artinya untuk keselamatan kerja sudah kita informasikan lah sebanyak mungkin," tutupnya. 

Sunday, September 25, 2022

Freedom Fighters Squad Dan V-DAM Hadiri Merci Modif Contest Road To TWM 2022

warnasumut.com - Deli Serdang. Freedom Fighters Squad dan V-DAM memeriahkan kontes modifikasi sepeda motor yang digelar, di Komplek Perumahan Elite Merci, Kabupaten Deliserdang, pada Minggu siang. (25/9/2022)

Kedatangan Tim Pendukung Freedom disambut oleh peserta yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Setibanya di lokasi, Tim juga menyempatkan diri untuk berkeliling area pameran sepeda motor tersebut dan bertemu langsung dengan para pemiliknya.

Ternyata, dari puluhan sepeda motor yang ditampilkan dalam pameran tersebut, terfokus kepada tiga unit sepeda motor yang berhasil paling menarik diantara para kontestan lainnya dan akan dipastikan salah satunya sebagai sang Juara.

Dan turut pula dihadirkan dalam kegiatan Acara kontes tersebut untuk lebih memeriahkan kompetisi ini diantaranya adalah Dj Katali, Lea Quin, Abigel Migel, Bebby Queen, Lydia Putri, Dan Bima Barus bersama Ferry Raider yang sudah sangat dikenal di kalangan Millenial masyarakat Sumatera Utara.

"Saya melihat ada tiga (3) sepeda motor yang menurut saya yang paling menarik pandangan saya. Dimana nantinya unit tersebut akan mendapat hadiah sejumlah uang jutaan pastinya", ujar Bornok Pardede selaku Event Organizer Mutiara Entertainment kepada awak media yang bertugas.

Dalam sesi wawancara, Bornok Pardede menyampaikan seluruh sepeda motor yang ikut dalam pameran tersebut sangat bagus dan kreasi yang dibuat oleh para kontestan.

"Sebenarnya seluruh sepeda motor yang ada disini bagus - bagus semua, apalagi didukung oleh rangkaian acara yang sangat menarik dengan menampilkan para Disk Jockey Wanita yang sangat keren", ungkapnya lagi.

"Saat ini Covid-19 sudah mereda, dan kita sudah bisa berkumpul. Saya lihat semangat anak - anak muda begitu antusias dan saya melihat hasil karyanya tidak kalah dengan daerah - daerah lain", sambung Hokkop Pardede dari Freedom Fighters Squad.

Dirinya juga berharap kegiatan seperti ini akan terus dilakukan dan rencananya akan dilangsungkan dalam beberapa bulan kedepan akan berlangsung dengan melibatkan beberapa daerah yang ada di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara bersama Freedom Fighters Squad dan V-DAM.

Friday, September 23, 2022

Pemuda Tabagsel Deli Serdang Gelar Focus Group Discussion Sikapi Kebijakan Pemerintah Terkait Penyesuaian Harga BBM

warnasumut.com - Deli Serdang. Sebagai elemen masyarakat generasi muda yang  responsif dalam mengkacamatai dan menyikapi secara arif kebijakan pemerintah terkini dalam menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Pimpinan Cabang  (PC) Pemuda Tabagsel Kabupaten Deliserdang menyelenggarakan perhelatan Focus Group Discussion (FGD) yang mengambil tema : "Penyesuaian Harga BBM dan Dampak Pengalihan Subsidi"  yang digelar di Gedung Aula Kantor Camat Batang Kuis, Jalan Muspika, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Kamis, (22/09/2022).

Kegiatan yang digagas PC Pemuda Tabagsel bekerjasama serta didukung oleh PC Ikatan Pelajar Putra Nahdlatul Ulama (IPNU) PC Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), dan PC Ikatan Pelajar Alwashliyah (IPA) Kabupaten Deliserdang menghadirkan Peserta sejumlah 75 orang dari berbagai lapisan masyarakat, yaitu kalangan mahasiswa, buruh harian lepas, pedagang kecil, tokoh pemuda, ibu rumah tangga, dan tokoh masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, dalam sambutannya Ketua PC Pemuda Tabagsel Husnul Amri Harahap menyebutkan bahwa dengan kebijakan Pemerintah terkini dalam menyesuaikan harga BBM, Pemuda Tabagsel merasa terpanggil untuk merespon dan menyikapinya dalam suatu wadah Focus Group Discussion (FGD) dengan mengundang Narasumber yang kompeten, dengan maksud semoga dapat memberikan maslahat dan manfaat berupa informasi yang bertanggung jawab, pengetahuan dan pemahaman yang riil dan konkret terkait kebijakan Pemerintah dimaksud.

"Merespon dan menyikapi kebijakan Pemerintah menyesuaikan harga BBM, kami Pemuda Tabagsel Deliserdang merasa terpanggil untuk membincangkannya tidak hanya seperti sekedar perbincangan di kedai kopi, tapi kami Pemuda Tabagsel sediakan wadah untuk mendiskusikannya dalam Focus Group Discussion ini", tegas Husnul Amri Harahap.

Sementara itu mewakili Camat Batang Kuis, Sekretaris Camat Batang Kuis, Junaidi, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Pemerintah Kecamatan Batang Kuis merasa bangga dengan inisiatif dan gagasan PC Pemuda Tabagsel yang menyikapi kebijakan Pemerintah menyesuaikan harga BBM dengan cara yang berbeda, yaitu melalui wadah FGD sebagai tempat berbagi informasi sembari berdiskusi sekaligus penyaluran aspirasi.

Sekcam Batang Kuis juga berpesan kepada seluruh Peserta yang hadir, khususnya kepada kalangan mahasiswa, pemuda dan pelajar agar dalam menyalurkan aspirasi tidak harus langsung turun ke jalan dan berbuat anarkis yang berdampak pelanggan hukum.

"Jangan langsung keluarkan arogansi, lalu turun ke jalan, berkoar-koar menunjukkan taring, akhirnya merasa tidak senang dengan Pemerintah, anarkis dan memberikan dampak-dampak hukum yang dilanggar", pesan Sekcam.

Selanjutnya Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel Marwan Ashari Harahap yang juga turut hadir di kegiatan tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemuda Tabagsel merupakan organisasi kemasyarakatan pemuda yang menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur kearifan lokal nenek moyang daerah asal Tapanuli Bagian Selatan, serta mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai harga mati.

"Meskipun kami organisasi kemasyarakatan pemuda, tapi mohon maaf, tapi kami bukan preman, kami adalah Pemuda yang menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur kearifan tradisional nenek moyang kami asal Tapanuli Bagian Selatan, dan bagi kami NKRI harga mati", cetus Marwan.

Memasuki materi kegiatan utama Focus Group Discussion (FGD), KH. Akhmad Khambali, SE MM sebelum memaparkan materinya yang berjudul "Pengalihan Subsidi BBM Agar Lebih Tepat Sasaran dan Bermanfaat Bagi Masyarakat", menyampaikan rasa salut dan bangga dalam mengapresiasi kegiatan FGD yang dilaksanakan Pimpinan Cabang Pemuda Tabagsel.

"Berdasarkan pengamatan saya dan sepengetahuan saya selama ini, baru Pemuda Tabagsel lah yang pertama kali respon menyikapi kebijakan Pemerintah terkait penyesuaian harga BBM dengan menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion ini", tutur tokoh Santripreneur Regional Sumatera ini.

"Tapi bukan berarti kita anti dengan demo yang dilakukan oleh para aktivis maupun mahasiswa, karena demo juga kan dilindungi  oleh Undang-Undang", tambah Ketua Federasi RTMM Gartek DPP SARBUMUSI ini.

Dalam pemaparan materi diskusi, KH Akhmad Khambali menjelaskan bahwa subsidi BBM sudah berlangsung sejak lama dan sudah seperti candu bagi masyarakat Indonesia, sehingga masyarakat susah melepaskan diri dari ketergantungan akan subsidi ini.

"Namun Pemerintah perlu melakukan evaluasi terkait subsidi BBM sebagai upaya mengurangi beban fiskal negara. Hal ini disampaikan pengamat Ekonomi Politik  Universitas Indonesia Faisal Basri yang mengatakan bahwa Pemerintah perlu menghapus subsidi BBM secara bertahap. Walaupun nantinya akan ada beberapa dampak negatif dari berkurangnya subsidi BBM, hal tersebut dapat diatasi dengan pembuatan skema perlindungan sosial oleh Pemerintah yang akan digunakan sebagai acuan untuk menjaga daya beli masyarakat Indonesia", sambungnya.

Lebih lanjut KH Akhmad Khambali menyampaikan bahwa situasi global saat ini  
akan terus memberikan tekanan ekonomi ke seluruh negara, dan dampaknya terutama akan sangat terasa di kalangan yang rentan secara ekonomi.

"Kenaikan harga pangan dan kebutuhan dasar sehari-hari lainnya dengan mudah menjadikan masyarakat menengah bawah semakin turun ke level kemiskinan akut dan bahkan absolut. Atas pertimbangan itulah Pemerintah memutuskan untuk mengalihkan sebagian subsidi energi yang kurang efektif", tambah Kyai Khambali.

Untuk itu, Kyai Khambali melanjutkan, negara harus hadir memberikan perlindungan efektif. Ini yang melatarbelakangi pengalihan subsidi, agar fokus pada kelompok yang lebih membutuhkan.

"Adapun penajaman perlindungan sosial antara lain berupa tambahan dana bantalan sosial Rp.24,17 trilyun yang dalam kalkulasi Pemerintah masih di atas beban yang akan muncul akibat penyesuaian harga BBM", ujar KH Akhmad Khambali menutup materi diskusinya.

Narasumber kedua Agus Saputra SE dalam pemaparannya menjabarkan ada 2 (dua) dampak yang terjadi yaitu dampak positif dan dampak negatif.

Dampak positifnya, poin pertama Pemerintah tidak memerlukan anggaran yang sangat besar untuk menanggung subsidi BBM.

Poin kedua bagi masyarakat miskin ini adalah sebuah dampak yang positif, dengan beralihnya dari subsidi BBM ke subsidi BLT atau semacamnya, karena konsumen terbesar dalam pemakaian subsidi BBM paling banyak adalah masyarakat yang dikategorikan kaya (menengah ke atas).

Sedangkan dampak negatifnya kenaikkan harga BBM ini akan berakibat inflasi, sehingga masyarakat merasa terbebani dengan naiknya biaya hidup.

Di penyampaian Narasumber ketiga, Siti Rahmah S.Sos, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Deliserdang menyatakan bahwa banyak bantuan yang mungkin saja belum tepat sasaran. Dinas Sosial Deliserdang sudah berupaya dengan mengklasifikasi masyarakat miskin dengan menjalankan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Kami sudah lama menghalo-halokan kepada kepala desa untuk menyampaikan data sebagai bahan DTKS", terang Siti Rahmah.

"Mari kita bekerjasama khususnya juga dengan Pemuda Tabagsel mengawal siapa yang sebenarnya lebih layak menerima bantuan sosial", himbau Siti Rahmah di penghujung penyampaian materi diskusinya.

Kegiatan diskusi dilanjutkan dengan tanya jawab yang berlangsung cukup interaktif dan antusias dari sejumlah peserta yang bertanya seputar materi yang disampaikan para Narasumber.

Sebelum kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ditutup dengan doa yang dipimpin Ketua Pimpinan Anak Cabang Pemuda Tabagsel Kecamatan Batangkuis, Marwansyah Batubara, Moderator FGD Ihsan Haikal menyampaikan kesimpulan diskusi yaitu penyesuaian harga BBM dan pengalihan dampak subsidinya cukup terasa bagi masyarakat, namun Pemerintah sudah bertindak terus menerus untuk dapat mengurangi mengatasi dampak tersebut.

Turut hadir pada kegiatan Focus Group Discussion tersebut Staf Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Deliserdang, sejumlah jajaran pengurus Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel diantaranya Wakil Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel diantaranya M.Taufik Azhari Nasution, Ahmad Amri Siregar, dan beberapa pengurus Pimpinan Pusat lainnya, sejumlah jajaran pengurus PAC Pemuda Tabagsel se-Deliserdang, Ketua PC IPNU Deliserdang Herman Priyanto beserta jajarannya, Ketua PC IPPNU Deliserdang Naina, beserta jajarannya, sejumlah pengurus Ikatan Pelajar Alwashliyah Deliserdang, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa STAIS Lubukpakam, Andi dan sejumlah jajarannya, Qariah Cilik Deliserdang asal Batang Kuis Citra Syamsinar Batubara pelantun ayat suci Al-Quran di pembukaan acara, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh mahasiswa dan pelajar, tokoh perempuan, sejumlah pedagang kecil, sejumlah buruh harian lepas, sejumlah ibu rumah tangga serta masyarakat.

Penulis: Indra Matondang

Thursday, September 22, 2022

LSM FORMAPERA Minta Pihak Kepolisian Bersama Pihak Terkait Untuk Tutup Sementara Waterland

warnasumut.com - Deli Serdang. Mendengar adanya berita Seorang Anak berusia 5 Tahun diduga Tewas tenggelam di Kolam Renang Waterland Tamora yang berada di Desa Bandar Labuhan Dusn V, Kecamatan Tanjung Morawa,Kabupaten Deli Serdang,Sumatera Utara LSM FORMAPERA angkat bicara

Diduga kelalaian yang dilakukan oleh pihak pengelola Kolam Renang Waterland Tamora Ketua LSM FORMAPERA SUMUT Feri Afrizal meminta pihak kepolisian dan pihak-pihak yang terkait agar segera menututup sementara Usaha Kolam Renang Waterland Tamora

"Jika nantinya dari pihak Kepolisian menemukan adanya tindakan yang mengarah kelalaian dari pihak pengelola Kolam Renang Waterland,sebaiknya pihak kepolisian mengikuti Undang-undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia tentang Hal ini dapat dilihat dalam, Pasal 359 KUHP: “Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.” Dalam hukum pidana kelalaian, kesalahan, kurang hati-hati atau kealpaan disebut culpa.terang Feri Afrizal selaku Ketua Sumut LSM Formapera

Maka dari itu saya Feri Afrizal ketua LSM Formapera Sumut akan berkolaborasi dengan Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang,untuk Monitor sekaligus mendampingi permasalahan ini atas kejadian Meninggalnya seorang Anak usia 5 Tahun Warga Kecamatan Galang,dikarenakan Tenggelam di Kolam Renang Waterland Tamora, Pungkas Feri tegas (22/09/2022)

Ketua SPBUN PTPN IV Dilaporkan, Diduga Telah Lecehkan Habonaron Do Bona

warnasumut.com - Simalungun. Sejumlah Organisasi Simalungun melaporkan dugaan penghinaan dan pelecehan Suku Simalungun kepada Polda Sumut dan polres Simalungun yang diduga dilakukan oleh ketua SPBUN PTPN IV.

Laporan yang disampaikan melalui surat Nomor : 002-KAMSI/Lap/Sim/IX/2022 yang ditanda tangani oleh beberapa perwakilan organisasi Simalungun yakni Gerakan Muda Simalungun Bersatu (GMSB) yang diketuai oleh Hotlan Purba, Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Simalungun (GEMAPSI) yang ditanda tangani oleh ketua Anthony Damanik dan FORFESI Front Pembela Simalungun Indonesia yang ditanda tangani ketua Luder purba.

Dalam laporanya yang diterima redaksi media ini Kamis, (22/9/2022) menjelaskan bahwa ketua SPBUN PTPN IV Yang bernama 'MI' diduga melakukan penghinaan dan pelecehan kepada Suku Simalungun pada hari Selasa lalu, 20 September 2022 sekitar pukul 12.00 bertempat di kantor Bupati Simalungun di Pematang Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun.

Hotlan Purba didampingi Anthony Damanik menjelaskan bahwa salah seorang pengunjuk rasa dari SPBUN PTPN IV yang kami duga bernama MI telah merampas dengan kekerasan microfon dari tangan pejabat Pemkab Simalungun Sarimuda Purba, Jabatan Asisten I Pemkab Simalungun dengan disaksikan oleh Kakan Satpol PP Kab.Simalungun Adnadi Girsang, dan Amon Charles Sitorus , Kabag Pemerintah Kabupaten Simalugun.

“Kami melihat Perampasan micropon tersebut dilakukan tepat saat pejabat Pemkab Simalungun Sarimuda Purba menjelaskan makna, “HABONARON DO BONA”, saat itu Sarimuda purba sedang mengucapkan makna dan arti “HABONARON DO BONA”, dan tiba tiba micropon langsung di rampas secara paksa dan saat mikrofon di pegang 'MI' yang bersangkutan mengatakan, “Kami Tidak Paham Kalimat Itu Ya”.

Foto saat ketua SPBUN melakukan Perampasan microfon, saat ia menjelaskan makna Habonaron do bona
Foto saat ketua SPBUN melakukan Perampasan mikrofon, saat ia menjelaskan makna Habonaron do bona
Dengan kejadian itu Kami menganggap perampasan micropon dengan paksa dan pernyataan yang tidak memahami “HABONARON DO BONA,  ini adalah bentuk Penghinaan dan Pelecehan kepada kami Suku Simalungun, Kepada Pemkab Simalungun, dan Kepada Salah seorang Tokoh Simalungun dan Kepada Falsafah Hidup Simalungun", Kata Hotlan.

Anthony Damanik juga mengatakan bahwa Akibat dari Penghinaan dan Pelecehan ini telah mengakibatkan kemarahan kami dari Suku Simalungun, karena Suku pendatang yang hidup sejahtera dari tanah Simalungun justru menghina dan melecehkan kami di tanah leluhur/ dikampung halaman kami
sendiri.

“Untung PTPN IV tidak terhingga dari tanah Simalungun, tapi untuk mendengar dan memahami makna palsafah Simalungun saja tidak mau bahkan melecehkannya,
tentu hal ini tidak bisa kita biarkan, maka dengan tegas kami minta kepada Polda sumut untuk serius menanggapi laporan kami ini”.

Sementara Luder Purba ketua FORPESI mengatakan ujuk rasa atau menyampaikan pendapat di muka umum itu memang diatur UU dan itu merupakan Hak setiap warga Negara, namun kan harus mengedepankan norma-norma dan aturan yang ada, apalagi yang demo itu merupakan Karyawan yang di gaji oleh Perusahaan Negara.

“Apalagi PTPN IV ini kan sudah menguasai ± 60.000 Ha tanah/alam Kabupaten Simalungun dan 60 % lahan perkebunan PTPN IV berada di Kabupaten Simalungun dengan demikian sudah tak terhingga jumlah keuntungan yang di raup PTPN IV dari hasil mengekploitasi alam /tanah Simalungun yang telah membuat makmur dan sejahtera Direksi, Staff dan Karyawan PTPN IV.

Sudah sejahtera dari tanah Simalungun masak untuk memahami dan menghormati palsafah Simalungun “HABONARON DO BONA “ saja tidak bisa, inikan sebuah penghinaan dan pelecehan menurut kami, Kata Luder.

Pihak direksi PTPN IV saat dikonfirmasi tim media ini Kamis,(22/9/2022) tidak menjawab konfirmasi, meski pesan yang dikirimkan terlihat sudah masuk.

Sementara Sampai berita ini diterbitkan ketua SPBUN PTPN IV belum bisa dimintai tanggapannya atas laporan yang dilakukan beberapa organisasi Simalungun itu. (Joe)

Pasca Kebakaran Tiga Ruko Yang Diduga Gudang Penampungan BBM Ilegal Kini Digaris Polisi

warnasumut.com Hamparan Perak. Pasca kebakaran tiga ruko berlantai dua di Dusun IV Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, diduga dimanfaatkan oknum atau pihak tertentu sebagai gudang penampungan BBM ilegal, Selasa (20/9/2022) malam Sekitar Pukul 20.30 WIB.

Peristiwa kobaran api yang sangat besar tersebut, tidak ada korban jiwa manusia, maupun pekerja gudang BBM ilegal atau warga yang mengalami luka bakar, 

Menurut Marapago Siregar(55) warga sekitar akibat kebakaran tersebut menghanguskan tiga pintu rumahnya, di antaranya digunakan sebagai tempat usaha service sepeda motor.

"Sekitar jam setengah sembilan malam terdengar suara ledakan kemudian timbul asap beserta api. Hingga membuat panik keluarga sambil teriak api api, kemudian mendengar suara ledakan susulan berkali kali. kurang lebih 4 kali merembet ke belakang dan kembali terjadi ledakan, kemudian terkepung, sementara mobil yang ada tak sempat dihidupkan, terpaksa di sorong karna khawatir merembetnya api, yang bisa diselamatkan hanya mobil dan kereta, untuk yang lain seperti surat surat barang perhiasan, baju, duit lemari, tv dan lain- lain tak tersisa" katanya.

Masih Marapago, bahwa yang ia ketahui tiga pintu ruko berlantai dua tersebut yang lokasinya tidak begitu jauh dari Mapolsek Hamparan Perak, merupakan milik A, yang baru beroperasi kurang lebih baru 15 hari selama 24 jam siang dan malam keluar masuk barang, 

 "Memiliki 2 orang karyawan(kalau tidak salah yang jaga) dan penyebab kebakaran  tak tau karna lokasi tertutup seng, lihat lah keadaan ini" ungkap Marapago

kemudian  didatangi pihak kepolisian yang mengaku penegak hukum yang menyarankan " masalah kerugian coba datangi pemilik ruko, setelah itu Marapago mendatangi pemilik ruko, dan pemilik ruko meminta untuk  mendatangi dulu pihak kecamatan dan kepala desa.

lalu Marapago  mendatangi kecamatan namun camat pun sedang tidak di berada di lokasi, selanjutnya ia mendatangi kepala desa kota rantang basarudin namun tidak di lokasi sedang pergi ke jawa.

sebelumnya korban kebakaran dahsyat itu menjumpai pemilik A seraya berkata "bagaimana ini pak gara-gara usaha bapak kami jadi korban" lalu jawaban pemilik ruko mengatakan "saya tidak mau bertanggung jawab biar la hukum yang berjalan , tapi akan ada solusi kata Marapago menurunkan  kata pemilik.

Lebih lanjut warga lain juga mengatakan, sebelum terjadi kobaran api, dua orang pria diduga pekerja keluar dari pintu kemudian berlari " Ada suara ledakan, pekerja di situ lari dua orang, api berkobar sangat besar disertai ledakan,  Belum ada sebulan, kalau tidak salah baru dua atau tiga minggu beroperasi," kata warga.

Menurut pantauan, pihak kepolisian telah mengamankan lokasi kebakaran dengan menarik pita police line, 

Tampak wajah hangus dari tiga pintu ruko berlantai dua tersebut, beberapa drum, seng berserakan akibat kebakaran dahsyat itu.

Upaya konfirmasi Kepala Dusun IV Desa Kota Rantang tidak berhasil ditemui dikarenakan sedang berada disawah

"Miris"Anak Usia 5 Tahun Tenggelam Di Kolam Waterland Tamora Sedalam 1,4 Meter

warnasumut.com - Tanjung Morawa. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Polsek Tanjung Morawa dan penyidikan di lokasi tewasnya DH(5), Siswa disalah satu TK di Kecamatan Galang, diduga akibat tenggelam saat mandi dikolam renang Water Land Tamora yang berada di komplek perumahan Sunlike City Desa Bandar Labuhan, Dusun V , Kecamatan Tanjung Morawa Kab.Deliserdang, Sumatera Utara,Rabu 21/09/2022 sekitar pukul 14.30 wib sore tadi.

Unit Polsek Tanjung Morawa meminta sejumlah keterangan dari saksi dan juga pada pengelola objek wisata kolam renang tersebut, serta memasang Police Line di tepi kolam tempat dimana korban tenggelam sehingga menyebabkan meninggal dunia

Dari Informasi yang didapat,korban berinisial DAH berusia 5 Tahun,Warga Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang,anak dari inisial AH(34) dan ibunya IN(30), datang berwisata bersama rombongan TK Pesantren 

Pada saat di lokasi wisata, korban bersama ibunya pergi ke salah satu kolam renang anak dan duduk di tepi kolam sambil makan pop mie, diduga kemudian ibunya pergi sebentar meninggalkan korban ditepi kolam anak tersebut untuk mengambil air minum. Namun beberapa saat kembali, terdengar para pengunjung berteriak ada anak tenggelam di kolam sedalam 1,4 meter

Dari informasi yang dikumpulkan, Keluarga korban saat di mintai keterangan oleh pihak kepolisian di rumah duka, di daerah Kecamatan Galang,Begitu melihat ternyata DF yang tenggelam di kolam sedalam 1,4 meter ,Sempat DF diberikan upaya pertolongan bantuan nafas dilokasi kejadian, lalu bersama petugas penjaga kolam renang korban dibawa ke klinik Salshabilla dan dikeranakan tidak sanggup lalu di rujuk ke RS Mitra Sehat di Desa Dagang Kerawan, namun sangat disayangkan nyawa korban sudah tak tertolong lagi

Tentunya kejadian ini sangat membuat keluarga korban sangat terpukul, penyesalan tampak dirasakan oleh keuarga dan pihak sekolah yang melakukan kegiatan itu. Meski sudah sering kejadian anak-anak tewas tenggelam di kolam renang karena kurangnya pengawasan orang tua dan Pembimbing ataupun Pengelola Wisata namun kejadian ini terus berulang.

Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang , Junaidi Malik sangat mengesalkan pihak pengelola Kolam Renang Waterland Tamora yang diduga telah melakukan kelalaian sehingga mengakibat satu anak berusia 5 tahun meninggal dunia akibat diduga tenggelam

"Waterland tanjung Morawa belum ramah anak dan harus bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi hari ini,Komnas PA meminta pihak pengelola harus diberikan sangsi sesuai dengan UU yang berlaku dan meminta pihak Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang dapat memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban,terang Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang Junaidi Malik dengan tegas.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit S.H saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Pihaknya sudah melakukan olah TKP meminta keterangan saksi dan pengelola wisata terkait penyebab kejadian.

" Korban anak TK meninggal akibat tenggelam di Kolam renang. Jenazah korban sudah dibawa pulang oleh keluarganya dan Kami akan panggil pengelola untuk di ambil keterangan nya , pungkas Kemit