Warna Sumut: Sosbud
Showing posts with label Sosbud. Show all posts
Showing posts with label Sosbud. Show all posts

Saturday, December 3, 2022

Kedatangan Anies ke Aceh Bawa Perpecahan, Garda Partai NasDem Bubarkan Paksa Massa Aksi Damai

 





warnasumut.com - Aceh Besar. Ternyata menyuarakan pendapat berbeda dari yang lain masih menjadi ancaman di Aceh. Hak demokrasi terancam di sini. Hal tersebut tampak dari serangan fisik langsung terhadap sekelompok pemuda yang tergabung dalam Aliansi Milenial Cinta Demokrasi, Jumat siang (2/12/2022).

Awalnya sejumlah massa aliansi melakukan kritikan terhadap NasDem lewat aksi damai. Aksi dilaksanakan di Bundaran Lambaro, Kabupaten Aceh Besar.

Secara tiba-tiba, muncul sekelompok orang berseragam Garda Partai NasDem Aceh, membubarkan aksi, bahkan mengejar-ngejar lalu membawa sejumlah peserta aksi beserta karton berisi tuntutan aksi damai.

"Mereka berteriak dengan kata-kata kotor, bahkan ada yang menuding PKI! Padahal kami hanya menyuarakan pendapat lewat tulisan di karton, yang pada intinya menolak kampanye Anies Baswedan sebelum ditetapkan oleh KPU RI," tutur Sayed Muhammad Siddiq, koordinator aksi, saat diwawancarai Jum'at malam.

Amatan kami, ungkapnya, massa yang mengintimidasi aksi damai ini dikomando oleh tiga politisi partai NasDem, yakni Abdul Rafur, Heri Julius dan Daniel Abdul yang juga anggota DPRK Banda Aceh. 

"Para politikus itu menunjukkan rasa marah karena aksi damai dari Aliansi Milenial Cinta Damai memprotes partai NasDem Aceh yang dinilai telah melakukan pelanggaran masa kampanye," jelasnya.

Partai itu dinilai terlalu cepat melakukan kegiatan politik dengan memboyong bakal capres Anies yang diusung oleh NasDem ke Aceh.

Tindakan para Politikus NasDem yang berada di lokasi ini jauh dari sikap terpuji, padahal NasDem dan para politisinya selama ini mengkampanyekan "politik santun dan riang gembira", namun kader NasDem saat kunjungan Anies ke Aceh malah bersikap arogan dan main hakim sendiri dengan membubarkan masa aksi damai yang menolak kedatangan Anies dengan ancaman dan tekanan.

"Tindakan arogansi dan main hakim sendiri yang dilakukan politisi dan Garda NasDem sangat mencederai demokrasi," tegas aktifis mahasiswa ini.

Sayed Muhammad Siddiq menegaskan, aksi damai penolakan kedatangan Anies ke Aceh yang dilakukan oleh Aliansi Milenial Cinta Demokrasi seharusnya mendapat tempat.

"Pasalnya hal tersebut merupakan bentuk kebebasan berpendapat dalam berdemokrasi," pungkasnya. (*)


Wassalam 
Sayed Muhammad Siddiq 081260702744

Tuesday, November 29, 2022

DUKUNG KOTA MEDAN BERSIH, IMM KOTA MEDAN APRESIASI LANGKAH BIJAK PEMKO MEDAN

Dalam upaya percepatan kebersihan Kota Medan, Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak pihak Kecamatan untuk berkolaborasi bersama, tertuang dalam Peraturan Walikota Medan No.18/2021. Kebijakan ini dinilai karena Camat lebih mengetahui kondisi wilayahnya masing-masing.

Selain itu, program kawasan bersih juga tertuang melalui SK Walikota Medan No.658.5/31.K/VIII/2021 tentang lokasi Percontohan Kawasan Bebas Sampah di Kota Medan tahun 2021.

"Sejauh yang saya amati, upaya ini cukup efektif dalam peningkatan kebersihan di Kota Medan. Tagline Kolaborasi Medan Berkah bukan hanya sekedar cakap-cakap saja. Tetapi implementasinya jelas melibatkan Kecamatan dan seluruh pihak yang bertanggungjawab" ujar Ketum IMM Kota Medan, Akbar Muhadist.

Bobby Nasution memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kebersihan karena ingin keluar dari kategori kota terjorok dari penilaian Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Januari 2019.

"Tentu setiap sampah yang kita miliki adalah tanggungjawab kita sendiri. Maka kesadaran atas kebersihan sangat penting dimiliki oleh setiap kita" lanjut Akbar.

Selain itu, IMM Kota Medan juga terus mendukung upaya normalisasi parit yang ada di beberapa titik di Kota Medan.

"Semua saling terintegrasi, bencana banjir yang baru-baru ini kita alami juga tidak jauh dari sumbangsih sampah yang ada di Kota Medan. Maka kami berharap Kita semua masyarakat Kota Medan dapat menjadi pilar kebersihan. Dimulai dari dasar, yaitu membuang sampah pada tempatnya" ucap Akbar.

Monday, November 21, 2022

BEMSI Daerah Sumut Berkolaborasi Dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Medan Sebagai Pelaksana Membahas Tentang "Menakar Kerawanan Konflik Pada Pemilu 2024"




warnasumut.com - Medan
. Studi Literasi Politik Identitas di Indonesia, pada hari Senin 21 November 2022 di aula BPMP Kota Medan. Di hadiri peserta diskusi sekitar 100 peserta, terdiri dari Mahasiswa Politeknik Negeri Medan, Polimedia Medan, Universitas Pancabudi, Universitas Negeri Medan.  

Dalam kegiatan diskusi tersebut hadir Muhammad Taufikurahman Dalimunte (Bawaslu Kota Medan),Mahmudin Hamzah Sinaga, S.Sos (Wakil Sekretaris DPD Partai Hanura), Fuad Ginting, S.Sos., M.IP, Dr. Rudiawan (Anggota DPRD Kota Medan Praksi PKS)

Mahmudin Hamzah mengatakan dalam diskusi tersebut politik identitas merupakan politik yang menggunakan identitas sebagai alat untuk mencapai kekuasaan. Kita yang ada diindonesia tak terlepas dari etnisiti yang variatif. Kita memiliki agama yang berbeda beda , suku yang bermacam-macam jadi politik identitas adalah hal yang lumrah terjadi Ketika menjelang pemilu dan hal tersebut juga tidak melanggar hukum. Manusia itu juga tak luput dari identitas karena manusia adalah makhluk sosial. Potensi Polarisasi yang akut harus dihindari pada pemilu mendatang karena hal tersebut dapat memecahbelah bangsa. Beliau juga menyinggung bahwa pemilu 2024 lebih baik lebih dari 2 paslon. 

Kemudian dari Fraksi PKS Kota Medan Dr. Rudiawan menyampaikan dalam diskusi bahwa politik identitas bukan hanya ada di Indonesia saja, di eropa juga demikian. Setiap orang berhak memilih golongannya masing-masing. Yang tidak boleh itu Politik Identitas yang di Politisasi secara ekstrem sehingga sentimen antar etnis bisa sangat tinggi. 

Selanjutnya Dosen Ilmu Politik USU, Fuad Ginting, S.Sos., M.IP mengemukakan bahwa setiap orang yang memiliki identitas pasti ingin memilih sesuai dengan identitasnya. Ia juga menyoroti perihal Politik Identitas yang dimanipulasi dan hal ini yang tidak dibenarkan. Semisal ada paslon yang ikut dalam kontestasi politik sama sama beragama muslim. Ia mempolitisir satu isu bahwa paslon yang lain itu keislamannya diragukan. Contoh tersebut ialah merupakan wujud dari Politik Identitas yang dimanipulasi. Ia juga menyoroti bahayanya potitik identitas. Politik identitas bahaya dikarenakan identitas adalah satu elemen yang merujuk pada kesetiaan. 

Salah seorang narasumber dari Bawaslu kota medan juga mengemukakan pendapatnya terkait konflik pemilu 2024 nanti dan ia juga membicarakan Politik Identitas. Ia optimis bahwa pemilu 2024 akan berjalan sebagaimana mestinya. Dari bawaslu juga sudah melakukan survey kerawanan konflik identitas dan dengan basis data tersebut ia optimis bahwa pemilu akan berjalan sebagaimana mestinnya. Ia menyampaikan bahwa politik identitas juga merupakan hal yang tidak disalahkan karena tidak melanggar aturan hukum. Ia juga turut memprediksi jenis politik yang akan muncul pada pemilu 2024 nanti diantaranya, politik uang, identitas (SARA), dan golongan. Menyoroti point pertama yaitu politik uang, hal ini sangat dikhwatirkan. Suara yang dibeli tidak dapat ditagih Kembali. Suara yang dibeli, mereka tak dapat menagihnya Kembali semisal ada orang yang dijanjikan oleh penguasa akan melakukan A jika ia terpilih dan melakukan proses politik uang. Ketika terpilih orang yang dibeli suaranya pun tak kuasa untuk menuntut sang penguasa untuk menuntaskan janjinya karena penguasa memiliki otoritas yang lebih besar dibantingkan manusia yang dibeli suaranya. 

Dapat di simpulkan bahwa Politik Identitas merupakan elemen yang mungkin akan digunakan Kembali pada 2024. Oleh karena itu seluruh pembicara sepakat menolak politik identitas atas dasar agama atau membawa ranah agama demi kepentingan politik. Diakhir kegiatan seluruh peserta dan pembicara mendeklarasikan diri untuk melawan politik identitas atas dasar agama serta mendeklarasikan pemilu damai. Harapannya dari kegiatan ini menjadi perpanjangan tangan kepada publik bahwa tidak ada korelasi antara ibadah dengan kepentingan politik. 

Tanpa terasa waktu terus berlanjut dan acara semakin menarik, namun apa daya kita di batasi oleh waktu, acara pun ditutup dengan tepuk tangan yang meriah dan pemberian cindramata kepada para pemateri oleh panitia. 


Friday, November 18, 2022

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Medan Dukung Komitmen Kapolri Tindak Tegas Pemberantasan Narkoba.

Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Medan mendukung penuh komitmen Kapolri untuk tindak tegas pemberantasan narkoba.

Menurutnya, diantara langkah strategis dalam pengamanan negara adalah menjaga generasi muda dari pengaruh bahaya narkoba.

"Tentunya komitmen dari Kapolri ini kita dukung penuh. IMM Kota Medan siap menjadi mitra strategis dalam pemberantasan narkoba di kalangan mahasiswa" ujar Ketum IMM Kota Medan, Akbar Muhadist.

Lanjutnya, sikap apresiatif dari IMM Kota Medan juga tak lepas dari saran yang mengharuskan Kapolri untuk mengembalikan citra baik Kepolisian Republik Indonesia di mata Masyarakat.

"Saya juga berharap komitmen Bapak Kapolri dalam menindak tegas pemberantasan narkoba ini tak pandang bulu, baik dari internal kepolisian, ataupun eksternal kepolisian" lanjut Akbar.

Sultan Deli antusias akan adanya KTT G20 yang sedang terselenggara di Indonesia


warnasumut.com - Medan. Seripaduka Baginda Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam (sultan Deli ke -14) selaku pemimpin adat masyarakat kesultanan Deli sangat senang dan antusias atas terselenggaranya KTT G20 di Bali. Kamis ( 17/11/2022).

Sultan mengatakan , “Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah G20 merupakan momentum yang tepat untuk Indonesia,dan dapat pula memberikan semangat positif bagi masyarakat , terkhusus masyarakat Deli, sehingga menciptakan masyarakat yang inovatif dan kreatif juga memiliki semangat juang yang tinggi, ucapnya.

Tak hanya itu saja, “Dengan adanya G20 di Bali Membuat Indonesia menjadi salah satu fokus perhatian dunia, khususnya bagi para pelaku ekonomi dan keuangan yang akan berinvestasi di Indonesia sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan “katanya.

“Ia juga mengatakan, ini merupakan suatu koordinasi antar negara yang sangat baik dan penting untuk dilakukan. “Dengan adanya koordinasi tersebut, Indonesia dapat bekerja sama dengan negara lain dalam meningkatkan ekonomi yang kemarin sempat terpuruk karena adanya pandemi covid19”.pungkasnya.

“Sultan juga menambahkan, dengan adanya G20 ini, Indonesia nantinya akan menjadi negara maju dengan perekonomian yang kuat di mata dunia, dengan dukungan hasil bumi yang melimpah dan kekayaan alam yang kita punya”.katnya.

“Dengan demikian, Indonesia mampu menyiapkan kebijakan ekonomi yang tepat dan terbaik. Selain itu, Indonesia juga dapat memperjuangkan kepentingan nasionalnya dengan dukungan internasional lewat forum ini. Nama dan prestasi Indonesia juga semakin dikenal dan diakui oleh berbagai organisasi dan forum internasional”, ucapnya.

“Seripaduka Baginda Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam juga mengatakan kedepanya Indonesia akan menjadi mercusuar bagi dunia”tutupnya.

Wednesday, November 16, 2022

Ketua KADIN Mandailing Natal dengan KTT G20 menjadikan Indonesia EMAS 2045



warnasumut.com - Mandailing Natal. Ketua Kadin Mandailing Natal, Bahran Saleh Daulay mendukung penuh suksesnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang disaat ini berlangsung di Bali.

“Alhamdulillah Indonesia menjadi negara berkembang pertama yang menjadi tuan Rumah KTT G20-B20, Walau pun tahun ini G20 dilaksanakan ditengah-tengah ancaman Geopolitik Global, Resesi Global dan darurat iklim, kita harus memamfaatkan kesempatan ini berkolaborasi bekerja bersama sama dalam pemulihaan ekonomi Global dan pertumbuhaan investasi di negara peserta” Katanya, rabu 16/11.

Dengan KTT G20 ini Kadin Indonesia khususnya Ketua Kadin Mandailing Natal berharap dalam pelaksanaan ini lebih memproritaskan Perdamaian, Kesejahteraan dan Kolaborasi antar Negara, karna tidak ada kesejahteraan bagi masyarakat dan keberlanjutan planet ini tanpa perdamaian serta solidaritas Global.

Kami KADIN MADINA mendukung penuh pelaksanaan G20 -B20 yang dilaksanakan di Bali. berharap akan terjalinnya kerja sama di segala sektor yang dapat menumbuhkan perekonomian Indonesia untuk menjadikan Indonesia EMAS 2045.Pungkasnya.

Tuesday, November 15, 2022

Sekjen IPK Kota Medan Wahyu Permana Sangat Mengapresiasi Indonesia Menjadi Tuan Rumah Presidensi G 20 di Bali



Sekjen IPK (Ikatan Pemuda Karya) Kota Medan Wahyu Permana yang juga menjabat Ketua KONI dan Ketua Demokrat kecamatan Medan Deli sangat mengapresiasi Indonesia menjadi tuan rumah Presidensi Group Of 20 (G20) di Bali.

“Selaku pemuda, kita sangat mendukung perhelatan G20 di pulau Dewata Bali, ini moment kita bangsa Indonesia untuk kembali bangkit dari keterpurukan ekonomi setelah pandemi COVID -19,” 

Sebagai tuan rumah, Presidensi Group of 20, Indonesia harus bisa membangkitkan ekonomi baik dari segi pariwisata maupun kuliner. “G20 diharapkan mampu meningkatkan pemasukan dari sisi pariwisata, terutama konsumsi domestik akan bertambah,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Wahyu Permana mengharapkan selama pelaksanaan G20 di Bali, kondisi Indonesia harus tetap aman dan kondusif. Seluruh elemen masyarakat dan OKP harus ikut mendukung, jangan sampai ada keributan yang merusak citra bangsa Indonesia.

“Untuk meningkatkan kembali perekonomian bangsa Indonesia, IPK Kota Medan sangat mendukung perhelatan G20 di Bali. Banyak manfaat dari kegiatan G20 untuk bangsa Indonesia, khususnya dalam bidang ekonomi, UMKM, pariwisata dan kuliner,” ungkap Wahyu Permana.

Ia juga mengajak seluruh OKP yang ada di Indonesia agar menjaga keamanan dan ketertiban khususnya selama pagelaran G20, jangan sampai merusak citra bangsa Indonesia di mata negara – negar lain.

Dukung G-20, Banser Langkat Nilai Mampu Dorong PEG


warnasumut.com - Langkat. Sebagai bentuk suksesi G-20, Kasatkorcab Banser Langkat mendukung program tersebut, sebagai konteks mendorong Pemulihan Ekonomi Global (PEG).

“Ya, kami (Banser Langkat) sangat mendukung terlaksananya G-20 pada tanggal 15 November mendatang. Konsentrasi ini dinilai mampu mendorong Pemulihan ekonomi secara global,” ujar Kasatkorcab Banser Kabupaten Langkat, Gusri Hanafi, Selasa (15/11/2022).

Kata Gusri, melalui pertemuan G20 yang akan digelar di Bali itupun, juga merupakan bentuk pengakuan atas status Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia, yang juga mendapat meresepresentasikan negara berkembang.

“Pertemuan pemimpin dunia yang akan dihadiri 17 Kepala Negara dan 3.443 delegasi Negara, dan ini membuktikan persepsi baik atas resiliensi ekonomi Indonesia terhadap krisis,” sebutnya.

Disamping itu, tambah dia, G20 tentunya akan melahirkan dampak yang bagus, baik melalui segmen pemasukan negara maupun kerjasama bidang ekonomi antar negara.

“Pertemuan para pemimpin negara khususnya yang berkonflik politik seperti China, Amerika ataupun Rusia, Ukraina dan negara lain diharapkan terjadi, agar dapat berkomunikasi langsung dan melahirkan perdamaian dunia tanpa intrik dan perang,” urainya.

Disisi lain, tokoh pemuda Langkat ini meminta kepada seluruh pemuda di Indonesia, untuk dapat mendukung suksesi pelaksanaan G20 di Bali mendatang, dengan turut memelihara ketertiban dan keamanan di masyarakat.

“Sudah saatnya pemuda bangkit, dan G20 adalah momentum pemuda untuk mempertontonkan bahwa Indonesia adalah Negara yang cinta damai,” tutupnya.

Sunday, November 13, 2022

M. Isa Albasir (Ketua Nelayam Tradiaonal Indonesia) Sumut medukung G20 di Bali



warnasumut.com - Medan. Ketua Nelayam Tradiaonal Indonesia, M. Isa Albasir mengatakan sangat mendukung dan bangga akan pelaksanaan pertemuan negara besar yang tergabung dalam G20 di Bali pada 15 November mendatang.

Pertemuan Pemimpin dunia ini nantinya akan dihadiri 17 Kepala Negara dan 3.443 delegasi negara. Dan ini membuktikan persepsi baik atas resiliensi ekonomi Indonesia terhadap krisis.

Diselenggarakannya pertemuan G20 di Bali merupakan bentuk pengakuan atas status Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia yang juga mendapat meresepresentasikan negara berkembang.

G20 tentunya punya dampak ekonomi yang bagus baik pemasukan negara maupun kerjasama bidang ekonomi antar negara," Ujar M. Isa, Sabtu 12/11/2022

Pertemuan para pemimpin negara khususnya yang berkonflik politik, seperti China, Amerika ataupun Rusia, Ukraina dan negara lain diharapkan terjadi agar dapat berkomunikasi langsung dan menciptakan perdamaian dunia tanpa intrik dan perang. Dimana dampak perang menyebabkan stabilitas ekonomi yang terganggu, baik yang terlibat perang maupun Negara terdampak.

KNPI Deli Serdang Dukung Pelaksanaan G20 di Bali pada 15 November Mendatang


warnasumut.com - Deli Serdang
. Ketua KNPI Kabupaten Deliserdang, Wendy mengatakan sangat mendukung dan bangga akan pelaksanaan pertemuan negara besar yang tergabung dalam G20 di Bali pada 15 November mendatang.

Pertemuan Pemimpin dunia ini nantinya akan dihadiri 17 Kepala Negara dan 3.443 delegasi negara. Dan ini membuktikan persepsi baik atas resiliensi ekonomi Indonesia terhadap krisis.

Diselenggarakannya pertemuan G20 di Bali merupakan bentuk pengakuan atas status Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia yang juga mendapat meresepresentasikan negara berkembang.

G20 tentunya punya dampak ekonomi yang bagus baik pemasukan negara maupun kerjasama bidang ekonomi antar negara," ungkap Wendy, Sabtu 12/11/2022

Pertemuan para pemimpin negara khususnya yang berkonflik politik, seperti China, Amerika ataupun Rusia, Ukraina dan negara lain diharapkan terjadi agar dapat berkomunikasi langsung dan menciptakan perdamaian dunia tanpa intrik dan perang. Dimana dampak perang menyebabkan stabilitas ekonomi yang terganggu, baik yang terlibat perang maupun Negara terdampak.

Sunday, November 6, 2022

Tolak Penggusuran, Warga Desa Sena Adakan Dzikir Akbar

warnasumut.com - Batang Kuis. Tolak Penggusuran untuk pembangunan islamic center ratusan warga Desa Sena adakan Zdikir Akbar. 

Dzikir Akbar yang diadakan di Halaman Kantor Desa Sena Jl Sultan Serdang Kecamatan Batang Kuis adalah bentuk respon penolakan warga Desa Sena atas upaya perencanaan pembangunan Islamic Center. Minggu (06/11/22). 

Setelah sebelumnya aksi penolakan dengan turun ke jalan dan membentangkan spanduk dibahu jalan, aksi penolakan lebih santun kali ini mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. 

Hal ini terlihat, Kala kegiatan Dzikir Akbar dihadiri Camat Batang Kuis Rio Laka Dewa S.STP beserta Sekcam Junaidi S.E, M.Si selanjutnya Kapolsek Batang Kuis di wakili Wakapolsek Iptu Dodi Martha, Kepala Desa Yuli, tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya. 

Acara diadakan berlatar belakang keadaan dan kondisi masyarakat kita terkait adanya penolakan pembangunan islmaic center. Sebagaimana kita ketahui gelombang aksi penolakan pembangunan islamic center terus bergulir, dan salahsatunya adalah dengan mengadakan aksi Dzikir Akbar ini, demikian disampaikan Yuli Kades Desa Sena dalam sambutannya. 

Mari kita bersatu, jangan ada perbedaan diantara kita, saat ini saya adalah kepala Desa, kepala.Desa bersama milik warga Desa Sena, saya akan terus bersama masyarakat.

Yuli Menambahkan, "Kedepannya saya harapkan minimal 2 bulan sekali kegiatan seperti ini kita adakan, bukan saja karena ada kondisi seperti ini baru kegiatan keagamaan ini kita lakukan, saya harap desa kita menjadi desa religius desa agamis, inilah sisi positif yang saya ambil hikmahnya dari keadaan saat ini". 

Ditempat yang sama, Rio Laka Dewa S.STP dalam sambutan singkatnya mengharapkan agar keadaan saat ini bukan saat ada momen tertentu baru bersatu. 

"Perbedaan dalam pandangan itu biasa, namun jangan pada momen tertentu kita baru bersatu, saya harapkan kegiatan seperti ini bukan saja karena ada maksud tertentu baru kita lakukan, ucap Rio dalam sambutannya 

Melaluhi doa" doa yang kita munajatkan hari ini, semoga segala urusan kita dipermudah dan di jabah Allah SWT, aamiin. Tutup Rio yang saat acara tidak dapat mengikuti acara sampai akhir dengan alasan adanya kegiatan diluar tersebut. 

Sementara melaluhi tausiyah dan doa'a Al-Ustads Supriyatin S.Ag meminta kepada pemerintah untuk memberikan perhatian kepada masyarakat, jadikan pembangunan ini adalah pembangunan yang mensejahterakan bukan pembangunan yang menyengsarakan. 

"Kami dukung Pembangunan Islamic Center tapi tanpa mencederai dan mengorbankan masyarakat, tegasnya". 



*Kenapa Ada Penolakan Pembangunan Islamic Center*

Menjadi pertanyaan, mengapa warga Desa Sena yang mayoritas Muslim menolak pembangunan Islamic Center? 

Bukan tanpa sebab, masyarakat tak akan melakukan penolakan jika pembangunan mengedepankan keadilan. Pembangunan berkeadilan adalah harapan besar bagi masyarakat, Pembangunan demi kemajuan daerah dan kepentingan masyarakat tanpa mengorbankan masyarakat itu sendiri. 

Islamic Center yang akan dibangun dilahan seluas 50 Ha, lahan yang berasal dari eks HGU PTPN II dan telah dihuni ratusan bahkan ribuan warga sejak puluhan tahun. Warga menghuni lahan tersebut memiliki riwayat turun menurun sebagai buruh kebun.

Begitu  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengumumkan mengambil alih kepemilikan lahan eks HGU dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II, seluas 50 Hektare (Ha) dengan membayar uang ganti kerugian sebesar Rp31.223.278.441 pada Senin (30/12/2019) beberapa waktu lalu, saat itulah 331 KK atau 1200 warga yang berada di 5 dusun Desa Sena terancam kehilangan hunian tempat tinggal. 

Menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk Pemerintah bgaimana mendapatkan solusi terbaik dari aksi penolakan pembangunan ini. 

Masyarakat Desa Sena terkhusus yang berdomisili di Dusun 5,6,7,8 dan 9 adalah mayoritas Muslim dan telah menegaskan tidak menolak pembangunan Islamic Center, masyarakat Desa Sena mendukung Pembangunan Islamic Center untuk kemajuan Islam  namun dalam pembangunannya haruslah berkeadilan tidak ada masyarakat yang dikorbankan. (Ferry Afrizal)

Diskusi Publik Pemilu 2024 Bersama PB PASU Dan Romo Center

warnasumut.com - Medan. Diskusi Publik dikatakan Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Advokat Sumatera Utara (PB PASU) Eka Putra Zakran, S.H., M.H., bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) damai merupakan keinginan semua pihak dan harus berkualitas. Karena pemilu juga merupakan pesta demokrasi, maka layaknya pesta rakyat, pemilu diharapkan berjalan dengan tertib, lancar, aman, tentram, damai dan menyenangkan.

“Pada Pemilu 2024 mendatang kita berharap jangan ada lagi gesekan dari elit politik yang membawa fanatisme buta dari “grass root”, dalam ranah konflik yang keras. Meminjam istilah Antonio Gramsci, jangan ada lagi golongan intelektukal tradisionalis yang tidak peka atau pura-pura tidak mengetahui kondisi bangsa, yang kita mau pemilu kedepan lebih sejuk, enjoy, nikmat dan renyah tanpa gaduh, fitnah dan hoax baik di dunia nyata maupun medsos”, sebut Eka Putra Zakran saat menjadi narasumber pada Diskusi Publik bertajuk, “Mewujudkan Masyarakat Aman dan Tertib Menuju Pemilu Damai 2024, pada Sabtu (5/11/22) di Jl. Juanda Medan.

Diskusi publik tersebut juga menghadirkan 2 narasumber lainnya seperti Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap dan Ketua Romo Center Ir Tosim Gurning sekaligus staf ahli Komsi III DPR RI.
Eka menekankan, Pemilu 2024 memang harus damai, dirinya sepakat dengan panitia acara. Kedepan, jangan ada lagi satu kelompok pendukung tertentu dengan pendukung lainnya bentrok atau saling sikut antara satu dengan lainnya. Dalam negara demokrasi, pemilu harus dijadikan sebagai pesta atau perhelatan 5 tahunan yang konstitusional.

Itulah sebabnya, tambah Eka, kalau ada pihak-pihak yang meminta presiden 3 periode, dirinya tidak setuju karena itu inkonstitusional.

Sementara itu, Ketua BAWASLU Kota Medan Payung Harahap menyebutkan, tahapan Pemilu sudah dimulai lewat verifikasi faktual partai politik peserta Pemilu. Pemilu 2024 harus lebih menarik dari pemilu sebelumnya. Di Bawaslu ada tagline kami, Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu tegakkan pemilu. Dalam kesempatan ini saya hanya akan menyampaikan hal-hal yang bersifat tehnis pemilu.

“Kalau kita bicara Pemilu sebagai pesta demokrasi rakyat, semua pihak harus terlibat di dalamnya. Kalau satu saja ada yang tidak terlibat, maka pesta tidak menarik. Masyarakat diharapkan ikut terlibat sebagai pengawas dan pemantau Pemilu. Bicara pemilu sebenarnya udah cukup lama, bahkan kalau ada yang umurnya sekarang 40 tahun akan merasakan perbedaan-perbedaan dinamikanya”, tutur Payung Harahap.

Menurut Payung Harahap, sekarang dari segi aturan, dulu aturan Pemilu tidak jelas, tahun 1999 misalnya, belum lagi pemilihan, tapi sudah ada calon yang dinyatakan sebagai pemenang. Jadi dari awal sudah diceritakan siapa pemenangnya.
“Kemudian sengketanya dulu tak tau mau diselesaikan dimana, kalau sekarang Alhamdulillah, walau belum sempurna tapi semua ada aturan main dalam melaksanakan konstitusinya”, jelas Payung Harahap.
Payung mengimbau agar seluruh elemen masyarakat ikut serta menggunakan hak pilih dan memberikan suaranya kepada sosok Presiden yang akan dipilih sesuai hati nurani, sesuai dengan visi dan misi serta program kerja calon Presiden.

Ir Tosim Gurning, Ketua Romo Centre menyatakan, menyongsong Pemilu 2024 mengharapkan berlangsung damai, aman dan menjamin demokrasi yang semakin berkualitas. Makanya dalam diskusi publik kali ini kita mengangkat topik “Mewujudkan masyarakat aman dan tertib menuju pemilu damai 2024”, jadi pemilu 2024 harapan kita berjalan sukses dan damai serta Pemilu yang berkualitas.
Dalam kesempatan itu, Tosim Gurning juga mengajak para peserta untuk melawan Islamophobia dan menentang polarisasi karena sifatnya hanya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
“Islamophobia seolah-olah menjadi momok padahal sejatinya agama Islam itu rahmatan lilalamin”, ujar Tosim Gurning seraya menyebutkan kedaulatan rakyat hari ini digeser oleh kekuatan oligarki.

Ketua BAWASLU Kota Medan Payung Harahap saat memaparkan tahapan-tahapan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 pada Diskusi Publik yang digelar oleh Romo Center di Jalan Juanda Medan. (Joe)