Warna Sumut: Peristiwa
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

Friday, June 11, 2021

Remaja Yang Raib Di Sungai Belawan Kini Sudah Di Temukan


warnasumut.com - Hamparan Perak. Seorang remaja usia 15 tahun hilang setelah terbawa arus Sungai Belawan. Korban, Muhammad Nabilizaki Wahid (15) Warga Dusun VIII klon IV, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak sejak Kamis malam belum kembali ke rumah hingga Jumat, (11/6/2021).

Warga sekitar aliran Sungai Belawan tepatnya Titi Payung, Dusun IV, Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang tengah berupaya melakukan pencarian sejak Kamis malam.

Namun, korban belum dapat ditemukan.

Kapolsek Hamparan Perak, Kompol Edward mengatakan, pihaknya beserta Basarnas masih terus melakukan upaya pencarian.

Aparat gabungan melakukan penyisiran arus sungai bersama warga.

"Upaya pencarian masih dilakukan bersama-sama. Korban bernama, Muhammad Nabilizaki Wahid (15) Warga Dusun VIII klon IV, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak diduga terbawa arus," katanya.

Sebelumnya, korban bersama sembilan orang teman-temannya sedang mandi di Sungai Belawan.

Namun, korban terbawa arus sungai hingga tergulung air dan hanyut.

"Korban diduga kecapean saat hendak menyebrangi sungai, langsung terbawa arus sungai dan tenggelam.

Dan Saat Ini Personil Polsek Hamparan Perak bersama Tim Basarnas telah Menemukan hilangnya seorang Anak laki - laki di sungai Sei Belawan Titi payung Dusun 4 Desa Klambir Kec - Hamparan Perak. 

11 Juni 2021 sekira pukul 16.00 Wib.

Di Dusun 4  Desa Klambir di Sungai Sei Belawan Kec - Hamparan Perak.(Rizky Zulianda)

Alumni SMK Maarif 2 Penawaja Pugung Raharjo Gelar Halal Bihalal Virtual


warnasumut.com - Alumni lintas angkatan SMK Maarif 2 Penawaja Pugung Raharjo Sekapung Udik Lampung Timur Lampung menggelar Syawalan dan Halal Bihalal virtulal perdana di tengah pamdemi. “ Saya pribadi dan selaku Waka Kesiswaan SMK Maarif 2 Penawaja merasa bersyukur dan apresiasi atas terselenggaranya Halal Bihalal virtual ini, hal ini sebagai media pemersatu alumni mulai dari perwakilan lulusan pertama sampai yang terbaru, dan alhamdulillah kita menghasilkan suatu gagasan untuk membentuk Ikatan Alumni SMK Maarif 2 Penawaja yang akhirnya diberi nama ikatan keluarga alumni Ma'arif disingkat IKAM Penawaja.” Jelas  Ary Purnomo, S.E. dalam sambutannya, Senin, 7/6/2021 kemarin.

Lebih lanjut, “saya berharap momentum ini terciptanya penguatan peran Alumni melalui Ikatan Alumni yang selalu ada untuk bersama, peduli dan berbagi pengalaman dalam pengembangan kapasitas diri (capacity building dibidang akademik, olahraga dan lainnya kepada adik-adik kelas melalui “kelas inspirasi”. Sehingga ukiran prestasi para alumni dapat menjadi virus sukses bagi bagi adik-adiknya dan akan ada generasi virus sukses yang menginspirasi pada zamannya.” harapnya

“Tentunya do’a dan keikhlasan dari Bapak dan Ibu Guru selalu mengiringi  perjalanan karir anak didiknya untuk menjadi teladan yang berkesan dan mudah diterima oleh semua pihak, baik sekolah maupun sesama alumni dan bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.” imbuhnya

Sementara ketua panitia Halal Bihalal virtulal yang juga alumni tahun 2015, Muhammad Riyadi, ST mengatakan bahwa ini sebagai media  silaturahmi antar sesama alumni dan kepada dewan Guru yang menghadirkan salah satu Penyuluh Agama Islam Teladan tahun 2018 tingkat D.I. Yogyakarta yang juga alumni pertama tahun 2003 Ustadz Rustam Nawawi Pelaco, M.Pd. uangkap Riyadi pada redaksi, Kamis, 10/06/2021

 “Dalam pemaparannya Ust. Rustam mengajak para alumni untuk menguatkan ikatan batin dan cinta kepada almamaternya, salah satunya menginisiasi terbentuknya wadah Ikatan keluarga alumni Ma'arif disingkat IKAM Penawaja. 
Kemudian meminta alumni turut  mengaktifkan sendi-sendi media sosil milik sekolah dan membuka komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh lokal seperti penyimbang adat.

Selain itu, mendorong pihak sekolah dapat melakukan studi banding untuk meningkatkan sumberdaya manusianya. Hal ini sebagai strategi dalam rangka mengenalkan adanya perubahan gedung dan mine side di SMK Ma’arif semakin diminati masyarakat.”

Turut Hadir dalam acara itu Guru SMK Ma’arif Riyono Siran, Amat M, Alumni meliputi Romlah, M. Andriyanto Nur Sya'adi, Ansori dan lainnya. (Agus)

Wednesday, June 9, 2021

Sosok Kombespol Margyanta Dimata Praktisi Hukum


warnasumut.com - Banda Aceh. Dalam melaksanakan tugasnya sehari- hari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombespol Margyanta, Selalu meluangkan waktu untuk mengirimkan press Rilis dalam pengungkapan kasus yang lagi ditangani oleh jajarannya.

Banyak kasus korupsi yang terungkap  semenjak dipimpin oleh Kombespol Margyanta,kurang lebih hampir 1 tahun 4 bulan memimpin Jajaran dirkrimsus Polda Aceh.

Margiyanta, alumni Akpol 88 A ini, tengah menangani beberapa kasus di Aceh.

Berdasarkan rekam jejaknya di Kepolisian, Margiyanta menjabat sebagai Dirkrimsus Polda Aceh sejak Februari 2020 lalu, menggantikan Kombes Pol T Saladin yang pada saat itu dimutasi ke Bareskrim Polri.

Disamping melaksanakan tugas-tugas nya untuk memerintahkan anggotanya untuk melalukan tugas pokok dan fungsinya tak ketinggalan juga perwira dengan bunga melati tiga dipundaknya ini meluangkan waktunya untuk melakukan hobinya untuk menjajal Touring Jeep jenis Hartop Kebanggaan nya.

Sosok Kombespol Margyanta,Dimata Praktisi Hukum M,Purba,SH mengatakan bahwa Kombespol Margyanta adalah tempat untuk belajar terkait penanganan kasus korupsi 
Didaerah,apabila kita melaporkan sesuatu kepada beliau akan segera tanggap dan memberikan solusinya.ucap praktisi Hukum ini kepada beberapa Media,9/6/2021.

Dan saya pribadi sangat mengapresiasi kinerja Dirkrimsus selama ini dalam pemberantasan kasus-kasus korupsi dan ilegal minning diwilayah hukum Polda Aceh.

Selamat bertugas ditempat yang baru buat Kombes pol Margyanta.semoga ada hikmahnya dalam setiap hambatan dalam melaksanakan tugas-tugas. (Tim)

Monday, June 7, 2021

Bangunan Megah Tanpa IMB Luput Dari pengawasan


warnasumut.com - Jakarta. Bangunan Tiga Lantai Tanpa Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)  Masih Berjalan.

Lokasi Bangunan tersebut ada di Gang sebelah pombensin Pertamina yang sudah tidak aktif diwilayah Pesing Poglar masuk kecamatan Cengkareng

 Bangunan Tanpa IMB diwilayah Pesing Poglar  Luput Dari pengawasan Pihak Cipta karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Karena Proyek Bangunan itu Masih Tetap melakukan aktivitas Kegiatan, seolah Tidak digubris.

Pihak Sudin Citata dipinta  Tindak Tegas  Bangunan Yang Tidak memiliki IMB itu. Yang dimana Bangunan Berlantai Tiga itu diduga dibekingi Oknum anak ketua RT wilayah.

Menurut pekerja Proyek Bangunan Saat dikonfirmasi pemilik Bangunan itu tidak ada ditempat untuk dapat konfirmasi silakan Bapak ke  anak pak Rt wilayah yaitu pak Iyan," sebut dia saat dikonfirmasi Dilokasi Bangunan.

"Bapak kalau mau tanya tanya bangunan ini ada ijin atau tidak silakan konfirmasi ke Iyan dia Anak RT wilayah karena saya pekerja Baru pak ," Ucap dia kembali menjelaskan, Kamis (03/06/21)

Zaenal Abidin  Tokoh masyarakat pengawa kinerja pemerintah dari sipil menjelaskan pihak walikota Jakarta Barat dipinta untuk Tegas dalam pengawasan kinerja Jajaran Anggota teruta di Bidang penataan Kota ruang Dan pertanahan Agar Tidak Terjadi hal hal yang tidak diinginkan seperti Nepotisme, Korupsi Serta Pungli," Ujar dia 

Dalam menyikapi Bangunan yang tidak memiliki Izin IMB saya Tegaskan, Bahwa siapa pun yang melakukan pelanggaran 
Terkait Perda Harus ditindak," Tegas.dia

Jelas Berdasarkan ketentuan UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (“UUBG”), rumah tinggal tunggal, rumah tinggal deret, rumah susun, dan rumah tinggal sementara untuk hunian termasuk dalam kategori bangunan gedung.

Setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis sesuai dengan fungsi bangunan gedung (Pasal 7 ayat [1] UUBG). Persyaratan administratif bangunan gedung meliputi persyaratan status hak atas tanah, status kepemilikan bangunan gedung, dan izin mendirikan bangunan (Pasal 7 ayat [2] UUBG).

Pembangunan suatu gedung (rumah) dapat dilaksanakan setelah rencana teknis bangunan gedung disetujui oleh Pemerintah Daerah dalam bentuk izin mendirikan bangunan (Pasal 35 ayat [4] UUBG). Memiliki IMB merupakan kewajiban dari pemilik bangunan gedung (Pasal 40 ayat [2] huruf b UUBG).

Pengaturan mengenai IMB diatur lebih lanjut dalam PP No. 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (“PP 36/2005”). Setiap orang yang ingin mendirikan bangunan gedung harus memiliki Izin Mendirikan Bangunan yang diberikan oleh pemerintah daerah (Pemda) melalui proses permohonan izin (Pasal 14 ayat [1] dan [2] PP 36/2005). Permohonan IMB kepada harus dilengkapi dengan (Pasal 15 ayat [1] PP 36/2005):

a.    tanda bukti status kepemilikan hak atas tanah atau tanda bukti perjanjian pemanfaatan tanah;

b.    data pemilik bangunan gedung;

c.    rencana teknis bangunan gedung; dan

d.    hasil analisis mengenai dampak lingkungan bagi bangunan gedung yang menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan.

Untuk wilayah DKI Jakarta, mengenai IMB diatur dalam Pergub DKI Jakarta No. 85 Tahun 2006 tentang Pelayanan Penerbitan Perizinan Bangunan (“Pergub 85/2006”). Berdasarkan Pasal 3 ayat (2) Pergub 85/2006, pemberian IMB diterbitkan berdasarkan Permohonan Izin Mendirikan Bangunan-Penggunaan Bangunan yang disampaikan melalui Seksi Dinas Kecamatan atau Suku Dinas. Selanjutnya, IMB diterbitkan oleh Seksi Dinas Kecamatan atau Suku Dinas atau Dinas (Pasal 3 ayat [3] Pergub 85/2006). Dinas yang dimaksud adalah Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan Provinsi DKI Jakarta.

Pemilik rumah dalam hal ini dapat dikenai sanksi administratif dikenakan sanksi penghentian sementara sampai dengan diperolehnya izin mendirikan bangunan gedung (Pasal 115 ayat [1] PP 36/2005). Pemilik bangunan gedung yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan gedung dikenakan sanksi perintah pembongkaran (Pasal 115 ayat [2] PP 36/2005). Selain sanksi administratif, pemilik bangunan juga dapat dikenakan sanksi berupa denda paling banyak 10% dari nilai bangunan yang sedang atau telah dibangun (Pasal 45 ayat [2] UUBG). Tutup Dia (Red-WarSu)

Wednesday, June 2, 2021

Pemkab Gayo Lues Tindak Lanjuti Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan


warnasumut.com - Gayo Lues. Pemkab Gayo Lues lakukan rapat lanjutan terkait operasional dan penyediaan layanan BPJS ketenagakerjaan bagi tenaga kerja di Gayo Lues, Rabu (2/6/2021).

Berdasarkan hasil rapat pada 1 maret 2021, pemerintahan kabupaten Gayo Lues memutuskan untuk membuka layanan BPJS ketenagakerjaan bagi para pekerja yang direncanakan akan direalisasikan pada tahun 2022 nantinya. 

BPJS ketenagakerjaan sendiri melayani 4 kategori, mulai dari layanan pengobatan kecelakaan kerja, santunan kematian, jaminan hari tua dan dana pensiun.

Namun, pendalaman materi dan pengkajian lebih lanjut akan dilakukan demi menghindari simpang-siur atau salah penafsiran. Untuk itu Asisten II, Irwansyah S.si.,M.M. meminta kepala SKPK, PERKIM, PU dan Kabag Hukum untuk mempelajari hal ini lebih lanjut sebelum mengeluarkan keputusan. 

Pada kesempatan itu kepala BPJS Ketenagakerjaan daerah kabupaten Gayo Lues dan Aceh tenggara, Wira Legawa menyampaikan bahawa ia sudah mengantongi kesepakatan dengan Bupati Gayo Lues dalam hal pelayanan BPJS ketenagakerjaan untuk kabupaten Gayo Lues.

Bupati memutuskan bahwa untuk periode tahun 2021 pelayanan BPJS ketenagakerjaan akan diberikan ke pada tenaga kerja konstruksi. Lalu akan disusul pendaftaran untuk perangkat desa di tahun berikutnya. 

Lebih lanjut, Wira menuturkan bahawa pihaknya menyediakan layananan masayarakat, di kantor perizinan untuk para calon pemohon asuransi untuk menanyakan informasi leboh lanjut terkait BPJS Ketenagakerjaan. (Red-WarSu)

Monday, May 17, 2021

Pengendara Motor Terlindas Truk Hingga Tewas Di Hamparan Perak



warnasumut.com - Deli Serdang. Kecelakaan lalu lintas terjadi di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlindas truk tangki.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Listrik Dusun VIII, Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan adanya korban meninggal dunia pada pukul 07.30 WIB. Kecelakaan yang terlibat antara sepeda motor Honda Scoopy, BK-4879 AHP kontra mobil truk tangki BK-8276-EU," kata Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, Sabtu (15/5/2021).

Siswanto menjelaskan peristiwa itu berawal saat sepeda motor yang dikendarai oleh Restiani (28), warga Medan Deli, melaju dari arah Hamparan Perak menuju simpang Tandem.

Setiba di TKP, dia hendak mendahului satu unit truk tangki yang dikemudikan Joko Susanto (38), warga Medan Marelan, yang berjalan searah.

"Pada saat mendahului truk dari sebelah kanan, sepeda motor tersebut menabrak lubang di badan jalan, sehingga hilang keseimbangan dan terjatuh ke kanan, tepatnya di ban tarik sebelah kanan truk dan terlindas, mengakibatkan korban mengalami luka-luka kemudian meninggal dunia di TKP.

Setelah kejadian tersebut, korban dibawa ke RS Djoelham Binjai untuk dilakukan visum et repertum. Kemudian petugas mengambil keterangan saksi dan melakukan penyelidikan selanjutnya. (Julian)

Sunday, May 16, 2021

Salut! Hairos Water Park Perketat Protokol Kesehatan Dan Batasi Pengunjung


warnasumut.com - Sejumlah objek wisata di Kota/Kabupaten Provinsi Sumatera Utara, tetap dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat serta membatasi pengunjung pada libur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Salah satunya lokasi wisata Hairos Water Park yang berada di Jalan Jamin Ginting Km 14.5, Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara yang ramai dikunjungi wisatawan, Sabtu (15/5/2021).

Kebutuhan anak-anak dan keluarga untuk mendapat kebahagiaan di suatu tempat wisata bisa diwujudkan tanpa merepotkan.

Liputan kru media ini dilokasi wisata ini, tampak penerapan prokes sangat ketat, ketika masuk wajib berhenti di pintu masuk untuk cek suhu tubuh, cuci tangan dan memakai masker.

Selain itu, terlihat ada pengunjung lain hendak masuk tidak memakai masker dan diarahkan petugas memakai masker dahulu baru kemudian bisa memasuki lokasi wisata.

Kemudian, untuk berkunjung ke wisata Hairos Water Park, pengunjung diskrining oleh tim kesehatan yang sudah terlatih, mulai pemeriksaan suhu tubuh dengan menggunakan thermal scanner. 

Selanjutnya, para pengunjung juga harus mencuci tangan pada tempat yang disediakan serta disiapkan hand sanitizer oleh pengelola.

Selain bembatasan pengunjung dan pengetatan prokes, Hairos Water Park juga tampak melibatkan petugas dari aparat desa setempat, Kepolisian, TNI guna melakukan edukasi protokol kesehatan kepada para pengunjung.

Dihubungi dilokasi, GM Hairos Water Part Edi Saputra menerangkan, bahwa pihaknya menetapkan protokol kesehatan yang ketat dan juga pembatasan pengunjung secara maksimal.

"Hairos menetapkan protokol ketat dan pembatasan pengunjung secara maximal," tandas Edi.

Bukan hanya itu, pengelola kata Edi, tidak hanya mengandalkan karyawan untuk menerapkan protokol kesehatan. Namun juga melibatkan unsur muspika Pancur Batu, petugas Polsek, Koramil, Kecamatan dan desa/kepala dusun (kadus).

"Alhamdulillah, demi mengikuti anjuran pemerintah memperhatikan prokes, kami melibatkan unsur muspika Pancur Batu, petugas Polsek, Koramil, Kecamatan dan kepala dusun (kadus)," tambah Edi Saputra disela sela kesibukan sembari mengontrol langsung penerapan prokes oleh petugasnya.

Menurut Edi, jika ada pengunjung yang diketahui memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, maka akan disarankan untuk beristirahat, tidak diperbolehkan memasuki kawasan wisata dan akan dipantau oleh pihak kesehatan.

"Kami selalu mengingatkan ke pengunjung dan wisatawan harus betul betul menjaga protokol kesehatan dan alhamdulillah sejauh ini tingkat kesadaran pengunjung sangat baik," tandasnya.

Sementara, Hairos Water Park juga menawarkan paket promo spesial libur lebaran bagi wisatawan selama Mei 2021.Dan promo ini hanya berlaku untuk wisatawan yang datang ke Hairos Water Park saja.

General Manager Hairos Water Park, Edi Saputra mengatakan, promo yang ditawarkan berlaku liburan pertama hingga kelima 65.000/orang (booklet tidak berlaku), dan lebaran keenam hingga kesepuluh 65.000/orang (booklet berlaku, discount 30%).

"Kami menawarkan Paket Spesial Lebaran yang sangat kompetitif, dan harga tiket masuk masih tetap," ujar Edi Saputra.

Edi menyebutkan, di lokasi wisata Hairos Water Park menyediakan beberapa fasilitas dan tempat permainan yang lengkap dan aman untuk dikunjungi.

Berikut fasilitas yang tersedia di Hairos Water Park Kota Medan :

1. Kolam Air Menari (Water Dancing Fountain) Bersama-sama Meliukkan Badan
2. Kolam Air Terjun (Water Fall) Memberikan Sensasi Tak Terlupakan
3. Kolam Ombak (Wave Pool) Seperti Berlibur di Pantai
4. Kolam Anak (Kiddie Pool) Tempat Aman untuk Anak Bermain Air
5. Water Boom (Water Slide & Water Torpedo) untuk Keseruan dan Sensasi Tertinggi
6. Kolam Arus (Lazy Pool) untuk Pemalas yang Ingin Berpetualang (Rizky Zulianda)

Thursday, May 13, 2021

Tersangka Pembunuhan Di Ringkus Polsek Belawan


warnasumut.com - Medan Belawan. Penangkapan tersangka penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal  dunia berhasil diringkus petugas Polsek Belawan.

Indentitas korban diketahui ERI SINATRA (38 thn) warga Lingkungan 23 Wiraswasta, Lor.Dermawan Kel.Belawan I Kec.Medan Belawan dengan kondisi mengalami luka bacok pada bagian kepala dan memar pada bagian wajah, hidung, kening dan pipih sebelah kiri.

Menurut keterangan saksi -saksi ditempat kejadian menjelaskan, kedua tersangka Agustami, 36 Tahun, Islam, Mocok-mocok, Jln. Stasiun Komplek PJKA Kel. Belawan II Kec. Medan Belawan,Buhari als. Abu, 25 Thn, islam, mocok-mocok, Jln. Selebes  Gg XI Paluh Kel. Belawan II Kec. Medan Belawan.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 13 Mei 2021 sekira pukul 01.30 Wib ,dijalan Selebes GG.11 Paloh Lk 31 Kel.belawan II Kec.Medan Belawan, dengan ditemukannya barang bukti dari TKP  (satu)buah senjata tajam Berupa Pedang, (satu) buah Batu koral, 1 (satu) Batang kayu., 1 buah dompet warna coklat milik Korban berisikan identitas Korban
Atas peristiwa tersebut seluruh warga langsung mendalami Kronologis Kejadian, dengan  keterangan Saksi An.Diana  , Dimana pada  Kamis tanggal 13 Mei 2021 sekira pukul 01.30 Wib, pada saat itu Saksi yang berada di teras rumahnya melihat Korban berjalan kaki memegang 1 buah kelewang bersama temannya masuk kedalam gg.11 Paloh tersebut, beberapa saat kemudian saksi mendengar adanya keributan lalu melihat korban sudah tergeletak bersimpah darah dibagian wajah dan kepala.

Beberapa saat kemudian Masyarakat setempat berdatangan ke TKP dan memberitahukan kejadian tsb  kpd Kepling Lk. 31 Kel.Belawan II, An.HASAN BASRI selanjutnya KEPLING menghubungi Polsek Belawan, 
lanjut Personil Polsek Belawan bersama warga membawa Korban dari Tkp menuju Rumah sakit AL KOMANG MAKES, Namun pihak R.S tersebut merujuk Korban ke R.S ESMUN Marelan.

Setelah Korban dibawa ke R.S ESMUN guna mendapat perawatan medis, sekira pukul 04.30 Wib Korban meninggal dunia.

“KRONOLOGIS Pada hari ini Kamis tanggal 14 Mei 2021, Unit Reskrim mendapat informasi tentang adanya seseorang (ciri ciri telah diketahui) Pelaku Pengniayaan yg menyebabkan Matinya Orang yang dilakukan oleh T.O tersebut.

Menyikapi taruna tersebut, Bapak Kapolsek Belawan KOMPOL D.J NAIBAHO, SH melalui Kanit Reskrim IPTU A.R RIZA, SH memerintahkan Unit Reskrim Piket 7.0 untuk melakukan penindakan terhadap T.O tersebut.

Selanjutnya, sekitar pukul 05.30 Wib Unit Reskrim Piket 7.0 yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu AR. Riza SH. beserta anggota melakukan undercover  terhadap lokasi dimana tempat persembunyian T.O tersebut. tepatnya di jalan  Selebes Gg. XI Paluh Kel.Belawan II Kec.Medan Belawan , setelah termonitor A1, team melakukan penyergapan terhadap Tsk a.n Buhari dan sekira Pukul 06.00 wib  Mendapat informasi keberadaan tsk A.n Agustami dan melakukan penyergapan Di Jln. Stasiun Komplek PJKA tepatnya didalam rumah temannya.
 Atas penangkapan tersebut selanjutnya Tsk dan barang bukti diamankan oleh Team guna interogasi dan proses Sidik ke Mako Polsek Belawan.

Sehingga polisi langsung mendalami kasus tersebut dengan menjelaskan keterangan dari Tsk 1 a.n Agustami  Mengakui bahwa korban bersama temannya membawa parang masuk kedalam Gg XI Paluh kemudian Korban menyerang Tsk Buhari dan tsk Buhari terkena luka bacok di lengan kanan nya dan kemudian buhari memukul dan menolak korban hingga terjatu telentang dan Tsk agus mengkui telah menendang wajah Korban sebanyak 4 kali sambil memegang sajam berupa Parang dengan posisi korban terlentang. 
Kemudian Tsk a.n agustami mengakui Tsk a.n Ramat dan Yusuf melakukan pembacokan dibagian kepala dan wajah korban.(Tim)

Tuesday, May 11, 2021

THR Dan Sertifikasi Cair, Guru Di Sumut Berterimakasih


warnasumut.com - Medan. Sejumlah guru SMAN sederajat menelpon Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, Senin (10/5/2021). Mereka menyampaikan ucapan terimakasih, karena Ombudsman RI Perwakilan Sumut telah membantu para guru, sehingga dana sertifikasi dan THR mereka cair.

Para guru yang menelpon tersebut ada yang dari Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Binjai dan sebagainya. 

Selain menelpon, ada juga yang mengirim ucapan terimakasih melalui pesan WhatApss. "Terimakasih ketua. Sore ini sertifikasi cair. THR besok. Karena harus diamprah," demikian salah satu pesan lewat WhatsApss yang masuk ke handphone Abyadi Siregar.

Pesan lain yang dikirim lewat WhatApss juga menyampaikan seperti demikian: "As.wb. Pak Adi...kami atas nama guru tingkat SMA se Sumut mengucapkan byk terimakasi atas perjuangan bpk yg udah mendengarkan keluhan suara guru....sekali lagi terimakasih ya pak...semoga allah membalas kebaikan bapak. aamiin...as.wb".

Selain pesan WhatApss, ada juga yang menelpon secara langsung.
"Alhamdulillah. Sudah cair. Terimakasih ya Ombudsman. Teman teman guru dari Tebingtinggi juga menyampaikan salam dan terimakasih kepada Ombudsman," kata Abyadi Siregar, menirukan ucapan terimakasih seorang guru yang disampaikan lewat telepon.

"Alhamdulillah. Akhirnya jadi berlebaran," kata penelpon lain sambil tertawa lebar.

TERIMAKASIH PEMPROVSU
Menanggapi hal itu, Abyadi Siregar justru menyampaikan terimakasih kepada Pemprov Sumut, terutama kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajek Shah dan Sekda Provsu Hj Sabrina yang telah menindaklanjuti laporan para guru yang disampaikan lewat Ombudsman. 

"Tanpa perhatian Pak Gubernur, Pak Wagub dan Ibu Sekda, ini tidak akan selesai dengan cepat. Prosesnya sangat cepat. Saya kira, ini bukti bahwa Pemprov Sumut ingin memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat, terutama kepada para tenaga guru di bawah naungan Pemprov Sumut," kata Abyadi Siregar.

Abyadi juga menyampaikan terimakasih kepada para jurnalis dari berbagai media. Karena tanpa peran teman teman media, masalah ini mungkin tidak akan sampai dengan cepat kepada Pak gubernur, pak wakil gubernur dan ibu sekda. "Sekali lagi, terimakasih teman teman media," kata Abyadi.

Sebelumnya, sejumlah guru SMAN dari beberapa kabupaten kota di Sumut, menelpon Abyadi Siregar. Mereka menyampaikan, THR dan dana sertifikasi mereka belum cair hingga lima (5) hari lagi sebelum lebaran.

Keluhan para guru yang menelpon tersebut adalah, suara hati ribuan guru SMAN/sederajat yang ada di Sumut. Karena hingga menjelang lebaran, THR dan dana sertifikasi mereka belum cair. Mendengar itu, Ombudsman RI Perwakilan Sumut meminta agar Pemprov segera mencairkannya. Dan, kini, harapan para guru tersebut sudah direalisasikan Pemprov Sumut. (Rizky Zulianda)

Karutan I Medan Theo Adrianus Bangun 5 Kamar Straft Cell Jati Diri


warnasumut.com - Medan. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan, giat membangun. Kali ini, pembangunan 5 kamar straft cell (sel pengasingan) diperuntukkan khusus bagi napi yang melakukan pelanggaran berat.

Karutan Kelas I Medan Theo Adrianus Purba ketika dihubungi wartawan mengatakan, straft cell dibangun sangat kuat dan kokoh, seperti bawah lantainya di timbun dengan batu kelapa dan coran semen tebal dengan anyaman tikar besi ulir.

"Begitu juga dengan bangunan dindingnya, yang ketebalannya sangat sulit utntuk bisa dibobol, karena menggunakan batu bata berlapis, serta plafonnya yang dicor tebal dengan tikar besinya," jelasnya.

5 kamar straft cell itu sendiri, bisa terbangun atas upaya Karutan Theo Adrianus serta pastisipasi masyarakat yang peduli dengan Rutan I Medan.

"Straft Cell ini saya sebut sebagai Straft Cell jati diri, artinya disiapkan untuk napi yang selama ini lupa diri dan tak tak tau diri, karena masih mau lagi melakukan kesalahan yang berulang. Jadi, kalau masuk disini dia akan terasing, menyendiri,melakukan koreksi untuk memperbaiki diri dalam mencari jati dirinya," tandas Theo seraya menyebutkan dalam pemberian hukuman itu tetap diperlakukan petugas secara humanis. (Avid)

20 Napi Dipindahkan Dari Rutan Perempuan Medan, Ada Apa??


warnasumut.com - Medan. Sebanyak 20 orang narapidana Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Medan, dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (Lapas) Kelas II A Medan Jalan Pemasyarakatan Tanjung Gusta.

Kepala Rutan Perempuan Kelas II A Medan Ema Puspita Bc.IP, S.Pd, MH saat dihubungi wartawan, Selasa (11/05/2021) menjelaskan,
pemindahan narapidana itu lantaran kondisi di Rutan Perempuan Medan sudah mengalami over kapasitas.

" Pemindahan napi itu juga sesuai dengan surat edaran Dirjen PAS Kemenkumham RI Nomor : PAS-1152. PK.01.01.02 Tahun 2020 tentang rencana aksi tata kelola sistem pemasyarakatan optimalisasi penempatan narapidana di Rutan, 24 bulan menjadi 12 bulan, "katanya.

Kepala Rutan Perempuan Medan Ema Puspita menerangkan, pemindahan para narapidana akan dilakukan secara bertahap, sehingga dapat mengembalikan fungsi keberadaan rumah tahanan tersebut.

Pemindahan ke 20 narapidana wanita itu, dilakukan Senin  (10/05/2021), dengan pelayanan yang humanis dari petugas, sehinga berlangsung tertib dan lancar. (Julian)

Saturday, May 8, 2021

Terlalu, H-5 THR Dan Dana Sertifikasi Guru SMA/Sederajat Di Sumut Belum Cair

warnasumut.com - Medan. Terlalu Meski lebaran tinggal lima hari lagi (H-5) tapi Tunjangan Hari Raya (THR) guru SMA/sederajat di Sumut hingga kini belum cair. Tidak cuma itu. Dana sertifikasi selama enam bulan, sejak Desember 2020 hingga Mei 2021, juga belum dibayarkan.

Kondisi ini membuat para guru SMA/seserajat kelimpungan menghadapi lebaran yang tinggal hitungan hari. Dalam satu Minggu terakhir, beberapa guru menelpon Ombudsman RI Perwakilan Sumut untuk melaporkan Disdik Sumut.

"Beberapa guru SMA/sederajat dari kabupaten/kota se Sumut, menelpon saya. Dengan kalimat bernada kalut sembari memohon agar namanya dirahasiakan, mereka menjelaskan bahwa THR dan dana sertifikasi mereka belum cair. Mereka pun memohon agar Disdik segera membayarkannya," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, menjawab wartawan, Sabtu (8/5/2021).

Abyadi mengaku merasakan kebingungan para guru itu menghadapi lebaran ini, setelah mendengarkan langsung keluhan mereka melalui telepon.
"Ini banyak kebutuhan lebaran. Masih banyak yang belum beres. Urusan pengadaan kue lebaran, tuntutan anak-anak beli baju lebaran hingga bayar zakat. Gawat ini. Gimana ini?" kata beberapa seorang guru lewat telepon yang mohon namanya dirahasiakan. 

Abyadi sendiri awalnya tidak percaya bila Pemprov Sumut belum mencairkan THR  dan dana sertifikasi para guru tersebut. Karena menurut Abyadi, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajek Shah, tidak akan tega membiarkan para guru di bawah naungan Pemprov Sumut itu kesusahan menyambut hari bahagia Hari Raya Idul Fitri ini. Apalagi, tegas Abyadi, ini soal hak. Para guru, lanjut Abyadi, hanya menuntut haknya di saat yang tepat, yakni menjelang lebaran.

"Karena itu, saya menduga, Pak Gubernur dan Pak Wagub tidak mengetahui persoalan belum dibayarnya THR dan dana sertifikasi para guru di bawah naungan Pemprov Sumut ini. Apalagi, yang saya tau, Pak Edy dan Pak Ijek (Musa Rajek Shah-red) adalah dua sosok pemimpin yang taat asas. Taat aturan. Bila aturan sudah menetapkan itu hak para guru, maka Pak Edy dan Pak Ijek pasti berharap segera dibayarkan. Apalagi ini jelang lebaran," kata Abyadi Siregar.

Abyadi menduga, masalah ini hanya murni di Disdik Provinsi Sumut. "Saya yakin, mandegnya hanya di Disdik Sumut. Apa motifnya, kita belum tau secara persis. Nanti saya akan coba minta konfirmasi ke Disdik. Mudah mudahan bisa segera dicairkan. Jangan ditahan-tahan. Ini hak orang. Kan kasihan para guru di bawah naungan Pemprov Sumut ini. Saya kira, para guru di bawah naungan Pemko Medan dan kabupaten kota lainnya nggak begitu. Masa di Pemprov begini? Kasihan itu para guru di bawah naungan Pemprov," kata Abyadi Siregar. 

Abyadi tidak menampik mencium ada yang tidak beres dalam masalah ini. Kecurigaan ini muncul, karena dana sertifikasi tahun 2020 belum cair satu bulan lagi. "Kenapa dana sertifikasi satu bulan lagi di tahun 2020 belum cair? Padahal, ini sudah memasuki Minggu kedua Mei 2021," tanya Abyadi.

Pencairan dana sertifikasi itu, lanjut Abyadi, kan biasanya dilakukan per triwulan? Nah, mestinya dana sertifikasi triwulan pertama (Januari-Maret) tahun 2021 sudah cair. "Tapi ini, tahun 2020 saja masih ada satu bulan lagi yang belum dibayar. Kemana dana itu digunakan? Berapa guru di Sumut? Banyak itu nilainya," kata Abyadi Siregar bernada bingung. (Rizky Zulianda)